- Bupati Natsir Ali Buka Jalan Generasi Selayar ke Unhas, Seleksi Kini Digelar di SMK Negeri 1 Selayar
- Lewat BESTARI Saintek, Ketua TP PKK Selayar Perkuat Peran Perempuan dalam Hilirisasi Kelapa
- Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Ekonomi Kelapa, Wabup Dorong Inovasi Berkelanjutan
- Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
- Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi
- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Setelah sebelumnya menyerahkan santunan sebesar Rp29 juta kepada keluarga 24 korban hilang dan satu korban meninggal dunia di Posko Jampea, BAZNAS Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menyalurkan bantuan kepada empat penumpang yang selamat dari tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa.
Penyerahan santunan berupa uang tunai berlangsung di Kantor BAZNAS Kepulauan Selayar, pada Selasa (21/7) lalu. Salah satu penerima bantuan, Salla, tampak haru didampingi istri, anak, dan rekannya saat menerima santunan tersebut.
Wakil Ketua II BAZNAS Kepulauan Selayar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Leonardo M. Siregar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada para penyintas.
Baca Lainnya :
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian 0
- Kolaborasi BAZNAS dan Dinsos Selayar Bantu Pemulihan Warga Terlantar0
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 050
- Dukung Gemerlap, Baznas Selayar Siap Bantu 100 Kaum Dhuafa Kelola Lahan Kelapa0
- PMIāBaznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H0
"Ini adalah bantuan dari BAZNAS. Semoga dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga setelah mengalami musibah tenggelamnya KLM Nurul Salsa," ujar Leonardo saat menyerahkan santunan, disaksikan Koordinator Auditor Saiful Arif, Wakil Ketua IV Bidang Umum dan Pelaporan Abd. Karim, serta staf BAZNAS.
Sebelum menerima bantuan, Salla, warga Dusun Kayuangin, Desa Massungke, menceritakan detik-detik sebelum kapal mengalami musibah.
Menurutnya, kerusakan bermula dari sistem pendingin mesin kapal. Mesin sempat kembali berfungsi setelah diperbaiki, namun tidak lama kemudian komponen pendingin kembali terlepas hingga menyebabkan mesin mati total.
Melihat kondisi tersebut, Salla sempat berusaha menghubungi keluarganya di Pulau Polassi untuk meminta pertolongan, namun tidak berhasil karena jaringan komunikasi tidak tersambung. Istrinya, Nasmawati, kemudian kembali mencoba menghubungi keluarga.
Tak lama berselang, sebuah kapal kayu kecil terlihat dari kejauhan dan perlahan mendekati KLM Nurul Salsa. Kesempatan itu dimanfaatkan Salla dan keluarganya untuk menyelamatkan diri.
Mereka lebih dahulu menyeberangkan putra mereka, Muhammad Riswan, kemudian disusul Salla dan istrinya. Salla mengaku sempat mengajak penumpang lain ikut berpindah ke kapal kecil tersebut, namun hanya sebagian yang bersedia. Sebagian lainnya memilih tetap bertahan dengan harapan mesin kapal dapat kembali berfungsi.
Sekitar pukul 15.00 WITA, Salla bersama keluarganya meninggalkan KLM Nurul Salsa, sekitar lima jam setelah kapal mengalami kerusakan mesin.
Perjalanan menuju Pulau Polassi tidak mudah. Kapal kecil yang mereka tumpangi terus dihantam gelombang tinggi. Meski demikian, mereka akhirnya berhasil tiba dengan selamat.
"Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan keselamatan. Bantuan dari BAZNAS ini tentu sangat berarti bagi kami," ungkap Salla. (*)










.jpeg)