- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian

MAKASSAR – Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan Biddokkes Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa. Kedua jenazah tersebut adalah Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kelurahan Bontobaru, Kecamatan Pasimasunggu Timur, dan Bau Intang (52), warga Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Perkembangan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Biddokkes Polda Sulsel, Kamis (23/7/2026), dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, didampingi Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel.

Baca Lainnya :
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa0
- Wabup Selayar Bertolak ke Jampea Bawa Bantuan Logistik bagi Korban KLM Nurul Salsa0
- Wabup Selayar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban KLM Nurul Salsa, Pencarian 24 Korban Masih Berlanjut0
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 050
Kabiddokkes Polda Sulsel menjelaskan, Hasriati diidentifikasi melalui pencocokan data gigi, data medis, dan properti. Sementara Bau Intang teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan data medis. Setelah proses identifikasi selesai, kedua jenazah diserahkan kepada Polres Kepulauan Selayar untuk diteruskan kepada keluarga masing-masing.
Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan, dari total 76 penumpang KLM Nurul Salsa, sebelumnya telah ditemukan 59 orang yang terdiri atas 58 korban selamat dan satu korban meninggal dunia di atas kapal. Pada perkembangan terbaru, tim SAR gabungan juga menemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki di wilayah Pulau Matalaang yang masih menjalani proses identifikasi.
Dengan perkembangan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini tersisa 14 orang.
Sementara itu, Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel telah menerima laporan ante mortem sebanyak 16 korban dari total 17 korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Di sisi lain, penyelidikan juga terus berjalan dengan jumlah saksi yang telah diperiksa bertambah dari 21 menjadi 23 orang. Polda Sulsel menyatakan perkembangan penanganan korban maupun proses hukum akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala. (Im)











.jpeg)