- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Bank Sulselbar Selayar Imbau Warga Waspada Iklan Palsu Mengatasnamakan Bank Sulselbar

KEPULAUAN SELAYAR — Bank Sulselbar mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat terkait beredarnya iklan dan pesan yang mengatasnamakan Bank Sulselbar, khususnya mengenai pengisian formulir tarif transaksi antar bank. Informasi tersebut dipastikan palsu (hoaks) dan tidak berasal dari kanal resmi Bank Sulselbar.
Kepala Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan pemberitahuan maupun formulir seperti yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Baca Lainnya :
- Rakor dengan Berbagai Unsur, Bupati Basli Ali Kembali Sampaikan Keluhan Warganya0
- Bupati Kepulauan Selayar Lepas Peserta Bupati Cup Open Race 20220
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik Pejabat Funsional Penyetaraan, Ini Pesannya0
- Bidang Humas Diskominfo Selayar Bersama Usaid Erat Bahas Pemanfaatan SP4N LAPOR melalui Lokakarya0
- Kadis Kominfo SP Imbau Jajarannya Fokus Bekerja Sesuai Tufoksi0
“Kami pastikan informasi itu hoaks. Bank Sulselbar tidak pernah meminta nasabah mengisi formulir tarif seperti yang beredar, apalagi dengan ancaman penetapan tarif otomatis. Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi,” tegas Nasrum, senin (17/11)
Dia menegaskan bahwa iklan yang menyebutkan adanya biaya Rp150.000 apabila nasabah tidak mengisi formulir adalah penipuan. Modus ini diduga digunakan untuk mengarahkan masyarakat masuk ke tautan tertentu yang berpotensi mencuri data pribadi nasabah.
Nasrum menambahkan bahwa seluruh informasi resmi Bank Sulselbar hanya dikeluarkan melalui: Website resmi: www.banksulselbar.co.id
“Jika masyarakat menerima pesan mencurigakan, segera hubungi kantor cabang terdekat atau call center. Jangan pernah membagikan data rekening, PIN, OTP, atau password kepada siapa pun,” ujar Nasrum.
Pihaknya memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan nasabah adalah prioritas, serta mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi digital yang mengatasnamakan perbankan.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan tidak panik dan selalu merujuk pada informasi yang bersumber dari kanal resmi Bank Sulselbar. (HUMAS-IC)










.jpeg)