- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
- Perpanjang Penerbangan H. Aroepala, Bupati Selayar: Konektivitas Kunci Dorong Pariwisata
- Terima Mahasiswa KKN ITSBM, Sekda Selayar: Beri Manfaat dan Gali Potensi Desa
- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
Bank Sulselbar Selayar Imbau Warga Waspada Iklan Palsu Mengatasnamakan Bank Sulselbar

KEPULAUAN SELAYAR — Bank Sulselbar mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat terkait beredarnya iklan dan pesan yang mengatasnamakan Bank Sulselbar, khususnya mengenai pengisian formulir tarif transaksi antar bank. Informasi tersebut dipastikan palsu (hoaks) dan tidak berasal dari kanal resmi Bank Sulselbar.
Kepala Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan pemberitahuan maupun formulir seperti yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Baca Lainnya :
- Saiful Arif Disambut Dengan Atraksi Bernuansa Patriotik oleh Anggota Pramuka SMKN 4 Pasimasunggu0
- Bupati Kepulauan Selayar Teken MOU Dengan Kansilog Subdivisi Regional Wilayah V0
- Sekda Selayar Pimpin Anjangsana Korpri ke RSUD KH. Hayyung0
- Bankom RAPI Selayar Siap Kolaborasi dengan BPBD Tanggulangi Bencana0
- FGD di Makassar, Bahas Penetapan Alur Pelayaran Pada Kawasan Taman Nasional Takabonerate 0
“Kami pastikan informasi itu hoaks. Bank Sulselbar tidak pernah meminta nasabah mengisi formulir tarif seperti yang beredar, apalagi dengan ancaman penetapan tarif otomatis. Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi,” tegas Nasrum, senin (17/11)
Dia menegaskan bahwa iklan yang menyebutkan adanya biaya Rp150.000 apabila nasabah tidak mengisi formulir adalah penipuan. Modus ini diduga digunakan untuk mengarahkan masyarakat masuk ke tautan tertentu yang berpotensi mencuri data pribadi nasabah.
Nasrum menambahkan bahwa seluruh informasi resmi Bank Sulselbar hanya dikeluarkan melalui: Website resmi: www.banksulselbar.co.id
“Jika masyarakat menerima pesan mencurigakan, segera hubungi kantor cabang terdekat atau call center. Jangan pernah membagikan data rekening, PIN, OTP, atau password kepada siapa pun,” ujar Nasrum.
Pihaknya memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan nasabah adalah prioritas, serta mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi digital yang mengatasnamakan perbankan.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan tidak panik dan selalu merujuk pada informasi yang bersumber dari kanal resmi Bank Sulselbar. (HUMAS-IC)











.jpeg)