- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
Bank Sulselbar Selayar Imbau Warga Waspada Iklan Palsu Mengatasnamakan Bank Sulselbar

KEPULAUAN SELAYAR — Bank Sulselbar mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat terkait beredarnya iklan dan pesan yang mengatasnamakan Bank Sulselbar, khususnya mengenai pengisian formulir tarif transaksi antar bank. Informasi tersebut dipastikan palsu (hoaks) dan tidak berasal dari kanal resmi Bank Sulselbar.
Kepala Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan pemberitahuan maupun formulir seperti yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Baca Lainnya :
- Bupati Selayar Berpesan Agar ASN Hidup Sederhana, Jangan Mengejar Gaya Hidup Glamor0
- Arfang Arif Launching Inovasi Empat Pejabat Administrator, Salah Satunya Go Green Contruction0
- Dikunjungi Pj. Ketua TP PKK Sulsel, Musrifah Basli Paparkan Progres Capaian 10 Program PKK 0
- Produk Lokal Selayar Laris Manis pada Pameran UMKM MTQ XXXIII Sulsel0
- CCRES Pilih Selayar Sebagai Lokasi Penelitian0
“Kami pastikan informasi itu hoaks. Bank Sulselbar tidak pernah meminta nasabah mengisi formulir tarif seperti yang beredar, apalagi dengan ancaman penetapan tarif otomatis. Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi,” tegas Nasrum, senin (17/11)
Dia menegaskan bahwa iklan yang menyebutkan adanya biaya Rp150.000 apabila nasabah tidak mengisi formulir adalah penipuan. Modus ini diduga digunakan untuk mengarahkan masyarakat masuk ke tautan tertentu yang berpotensi mencuri data pribadi nasabah.
Nasrum menambahkan bahwa seluruh informasi resmi Bank Sulselbar hanya dikeluarkan melalui: Website resmi: www.banksulselbar.co.id
“Jika masyarakat menerima pesan mencurigakan, segera hubungi kantor cabang terdekat atau call center. Jangan pernah membagikan data rekening, PIN, OTP, atau password kepada siapa pun,” ujar Nasrum.
Pihaknya memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan nasabah adalah prioritas, serta mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi digital yang mengatasnamakan perbankan.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan tidak panik dan selalu merujuk pada informasi yang bersumber dari kanal resmi Bank Sulselbar. (HUMAS-IC)










.jpeg)