- Hari Pertama Pertandingan, Dayung Selayar Langsung Sabet Emas dan Perak di Porprov XVIII Sulsel 2026
- Guru Olahraga Asal Selayar Andi Azis Pimpin Tim Bridge Raih Medali Perak Porprov XVIII Sulsel 2026
- Tiba di Bone, Kontingen Selayar Disambut Hangat Pemkab dan KONI Bone
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
Pemkab Selayar Raih WTP Beruntun di Era Pemerintahan BAZ

Keterangan Gambar : Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel Wahyu Priyono menyerahkan hasil pemeriksaan BPK atas LKPD Kabupaten Kepulauan Selayar TA 2018 kepada Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel. (FOTO BY IMMANK)
MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2018.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan Wahyu Priyono, S.E., M.M., CA., Ak., kepada Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Sulsel, Selasa (28/5/2019).
WTP kali ini adalah untuk yang ketiga kalinya secara berturut-berturut, setelah WTP sebelumnya pada Tahun 2016, dan Tahun 2017 diri era pemerintahan Basli Ali - Zainuddin (BAZ).
Baca Lainnya :
- Ini Himbauan Kadisbud Selayar Pantau Kehadiran Kepsek dan Guru 0
- Korban Sandera Kelompok Abu Sayyaf Tiba di Selayar, Begini Suasananya 0
- Pengurus HWK Kecamatan Pasimasunggu Periode 2018-2022 Resmi Terbentuk0
- Catat Tanggalnya, Jelajah Alam Bumi Tanadoang #3, Meriahkan Hari Jadi Selayar 0
- POLRES KEPULAUAN SELAYAR RILIS RATUSAN BARANG KORBAN YANG BERHASIL DIAMANKAN0
Hadir Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd., Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Asisten Administrasi Drs Dahlul Malik, M.H., Kepala Inspektorat Ar. Krg. Magassing, S.H., M.H., Kepala BKPPD Nur Halik, SE, bersama sejumlah rombongan lain dari Pemda Kepulauan Selayar.
Atas WTP tersebut Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD atas peran dan kerjasamanya.
"WTP pada tahun ketiga ini tidak lepas atas kerjasama semua OPD dan pihak terkait yang telah bersama-sama membangun agar pengelolaan keuangan yang selama ini baik tetap kita dapat pertahankan," kata H. Muh. Basli Ali.
Baca juga : Jelang Idul Fitri 1440 H, Plt. Kadinsos Bagi Paket Sembako Kepada Keluarga Rentan Sosial
Basli juga menghaturkan terima kasih kepada BPK atas bimbingan dan arahannya, sehingga apa yang menjadi kelemahan bisa diperbaiki hingga mendapatkan WTP yang ketiga kalinya.
Sementara Sekda Selayar Marjani Sultan mengatakan opini WTP dari BPK itu menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sudah semakin membaik. Hal tersebut kata Marjani Sultan adalah salah satu kriteria untuk menuju kepada good governance dan clean government.
"Saya kira capaian ini semua OPD memberikan kontribusi. Karena kalau satu saja OPD yang tidak melakukan perbaikan pengelolaan keuangan, tentu kita tidak akan mencapai ini semua. Saya selaku Sekda mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua perangkat daerah, yang telah berupaya keras untuk mewujudkan opini WTP," kata Marjani Sultan.
Selain Kabupaten Kepulauan Selayar, 8 kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan meraih predikat yang sama, yaitu Enrekang, Lutim, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Luwu Utara, Maros, dan Kabupaten Barru.
Salah satu kabupaten diantaranya belum naik predikat sehingga harus bertahan di predikat WDP. Namun demikian Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel enggan menyebut nama kabupaten tersebut. (IM / AFRISTA)











.jpeg)