- Dari Jamnas Cibubur, Pramuka Garuda Selayar Pulang dengan Dukungan Kodaeral VI dan Permas Jakarta
- Hadiri Maulid di Desa Onto, Wabup Selayar Ajak Masyarakat Istiqamah dalam Kebaikan
- Rapat Paripurna DPRD, Wabup Muhtar Tegaskan APBD 2025 Dikelola Transparan hingga Raih WTP
- Selayar Kembali Jadi Lokasi Pengabdian, 61 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Turun ke Desa
- Wisuda Perdana ITSBM Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan: Ilmu Harus Jadi Amanah Pengabdian
- Bupati Natsir Ali Bangun Fondasi Industri Kelapa, Unhas Mulai Susun Studi Kelayakan
- Ketua TP PKK Selayar: Pelayanan Kesehatan Tak Bisa Berjalan Sendiri
- Wabup Muhtar Apresiasi Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat Bontoharu dan Sponsor Sukseskan Peringatan HUT ke-81 RI
- Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI, Bupati Apresiasi Paskibraka dan Masyarakat Selayar
- Wabup Muhtar Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Kades Barugaiya Salurkan BLT-DDS kepada 106 KK

KEPULAUAN SELAYAR - Kepala Desa Barugaia Kecamatan Bontomanai Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan Muhammad Yusri, S.Si bersama tim menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DDS) TA 2020 kepada warganya yang terdampak Covid-19. Penyaluran bantuan itu berlangsung di posko relawan desa lawan Covid-19 Kantor Desa Barugaia, Senin (18/5/2020).
Muhammad Yusri mengatakan, sesuai keputusan musyawarah desa, dan hasil verifikasi data dari Dinsos, penerima BLT berjumlah 106 KK.
"Verifikasi data dari Dinsos ini dimaksudkan agar penyaluran bantuan terdampak COVID-19 merata kemasyarakat, karena ada juga beberapa bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial selaku leading sektornya seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang sudah berjalan sebelum pandemi virus corona serta ada juga bantuan dari OPD lain seperti halnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah," terang Yusri
Baca Lainnya :
- Pemkab Selayar Terima Bantuan APD dari Para Relawan di Jakarta0
- Sekda Selayar Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Dusun Patori0
- Tersebar Informasi Staf BPD Terindikasi Corona, MBA Sebut "Itu Hoax"0
- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Selayar, Umumkan Pasien Pertama Positif Corona0
- Covid-19, MBA Pantau Tempat Isolasi Warga dari Zona Merah0
Yusri mengemukakan penyaluran BLT DDS bagi masyarakat yang terdampak COVId-19 merupakan upaya pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui APBDes Barugaia untuk membantu beban masyarakat yang kurang mampu dan kehilangan mata pencaharian, terlebih adanya himbauan pemerintah pembatasan aktivitas di luar rumah karena adanya wabah virus corona yang setiap saat bisa mengancam kesehatan bahkan bisa mengakibatkan korban jiwa.
"Semenjak pandemi covid-19 ini pemerintah pusat dan daerah melalui Kementerian Desa menginstruksikan kepada para kepala desa di seluruh Indonesia untuk segera melakukan perubahan APBDes agar di dalam APBDes hanya ada 3 (tiga) jenis program prioritas yakni Penanggulangan COVId-19, Padat Karya Tunai Desa, dan Pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa," jelasnya.
Menyikapi hal itu, Kepala Desa Barugaia mengambil langkah cepat dengan melakukan musyawarah desa khusus dengan menghadirkan para Kepala Dusun, Ketua BPD beserta jajarannya, para RK dan RT, serta masyarakat dengan agenda tunggal Validasi dan penetapan "by name by addres" penerima BLT DDS di Desa Barugaia pada tanggal 20 April 2020 di Posko Relawan Desa Lawab Covid-19 halaman kantor Desa Barugaia.
Dari hasil musyawarah itu kata Yusri, menghasilkan kesepakatan bahwa sesuai edaran Menteri Desa dan Daerah Tertinggal, masyarakat yang terdampak COVID-19 akan mendapatkan BLT DDS dengan beberapa kriteri atau persyaratan yakni bahwa penerima BLT DDS adalah masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan sosial yang di keluarkan oleh Dinas Sosial dengan merujuk pada Basis Data Terpadu.
"Kalau dari Dinas Sosial ada beberapa jenis bantuan yang disalurkan ke masyarakat, terkhusus di Desa Barugaia diantaranya bantuan sembako yang akan di berikan kepada 100 KK, Bantuan Sosial Tunai via BRI 5 KK, via Post 30 KK dan via BNI 2 KK, dan juga ada perluasan PKH dan BPNT tambahan khusus diberikan kepada masyarakat miskin terdampak pandemi virus corona sebanyak 42 KK," tuturnya.
Yusri mengungkapkan bahwa BLT-DDS yang terima oleh masyarakat dalam keadaan utuh sesuai yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo sebesar Rp. 600.000 akan diterima selama 3 bulan yakni periode Bulan April sampai dengan Bulan Juni 2020.
"Dan harapan kami selaku pemerintah desa bahwa dengan adanya BLT ini, dapat bermanfaat secara maksimal sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat selama mewabahnya virus corona yang entah kapan berakhir," ucapnya.
Meski penyaluran BLT DDS itu terpusat di Kantor Desa Barugaia, namun tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga masyarakat diatur sedemikian rupa sehingga tetap menjaga jarak atau phisical distancing demi mencegah penyebaran virus corona dan dianjurkan menggunakan masker dan mencuci tangan ketika masuk di halaman kantor Desa Barugaia.
Turut menghadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lurah/Desa Kabupaten Kepulauan Selayar Irwan Baso, S.IP, Camat Bontomanai Zulfikri, S.STP, Danramil Bontomatene Mayor CBA Bakri, SE, Kepala Desa Barugaia Muhammad Yusri, S.Si, Babinkamtibmas AIPDA Muh. Ilyas, Babinsa Serda Jainuri, Ketua BPD beserta anggota, Para Kepala Dusun, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Lokal Desa dan penerima manfaat BLT DDS. (HUMAS)










.jpeg)