- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bagian Kesra Gelar Pembinaan Rohani, Berikut Materi Wabup Kepulauan Selayar

SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menghadiri sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan pembinaan rohani yang diselenggarakan Bagian Kesra Setda, di ruang Pola kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (27/08/2019).
Hadir pula Asisten Ekbangkes Ir. H. Arfang Arif sekaligus sebagai pemateri kedua, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Mustakim KR, M.M., M.Pd, Kasubag Kesra, Kabid Pembinaan SMP, para kepala sekolah, dan guru serta undangan lainnya.
Pembinaan rohani tersebut mengangkat tema Raihlah Kecerdasan Secara Majemuk Demi Sukses dan Selamat Dunia Akhirat.
Baca Lainnya :
- Warga Dusun Lebo Penuh Antusias Sambut Kunjungan Silaturrahim Wakil Bupati Kepulauan Selayar 0
- Basli Ali Serahkan Bansos Non Tunai Untuk Warga Kecamatan Buki dan Bontomatene 0
- Ketua PMI Sulsel Kunjungi RSUD KH. Hayyung Selayar0
- Grand Final EcoBiz Ramah Lingkungan, Ini Pemenangnya 0
- Pemda Kep. Selayar Presentase tentang Kemarin dan Harapan Hari Esok Selayar0
Dalam materinya Wabup mengatakan bahwa dimensi manusia ada tiga yaitu dimensi hati, lisan dan perilaku. Pembinaan rohani ini kata dia bertujuan membina watak keteladanan yang dapat memberikan tanggung jawab sebagai guru serta memberikan pengajaran yang beriman kepada masyarakat.
"Jadilah orang yang cerdas dalam sudut intelektual, emosional, serta spritual inilah yang akan membawa diri menjadi orang sukses dan selamat dunia akhirat," terang H. Zainuddin
"Sebagai mahluk sosial ada kebutuhan sandang, pangan serta cinta mencintai, kebutuhan untuk saling menghormati, kebutuhan memiliki potensi sebagai makhluk sosial juga ada kebutuhan interaksi di dalam masyarakat," lanjut Wabub.
Senada dengan Ekbangkes Ir. H. Arfang Arif sebagai pemateri kedua mengatakan kunci dari kecerdasan itu adalah kecerdasan hati yang harus dimiliki oleh seseorang dan harus mampu memadukan kemampuan intelektual, kemampuan emosional dan kemampuan spritual.
"Materinya ini sengaja diangkat agar bapak dan ibu guru dapat membekali bukan hanya kemampuan intelektual, tetapi dibekali dengan kemampuan emosional dan spritual kepada generasi dalam menetukan Indonesia, khususnya Kabupaten Kepulauan Selayar di masa yang akan datang," tutur Arfan Arif. (AE)











.jpeg)