- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Ada 30 Desa di Daratan Selayar Jadi Sasaran Pendataan Kelistrikan

KEPULAUAN SELAYAR - Sebanyak 30 desa di daratan pulau besar Selayar akan menjadi sasaran prioritas pendataan keterlayanan listrik PLN. Hal ini merupakan bagian dari upaya peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE) dan pemerataan akses listrik ke seluruh desa di Indonesia melalui program listrik pedesaan.
Wakil Bupati Selayar Saiful Arif, menyampaikan hal tersebut kepada awak media, Selasa (29-11) malam, melalui komunikasi selulernya.
Dalam kaitan ini, lanjut wabup, Ditjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM bekerjs sama dengan USAID - SINAR mengembangkan aplikasi mobile berbasis android KASABELA (Keluarga dan Desa Belum Menyala) yang terintegtasi dengan data base monitoring dan evaluasi Listrik Pedesaan (Melisa) di Ditjen Ketenagalistrikan.
Baca Lainnya :
- INCE RAHIM: "Warga Binaan Rutan Selayar Tidak Boleh dikucilkan"0
- Tour Lari Marathon 10K, Siap Jadi Event Pertama Kalender Event Kab. Kepulauan Selayar 2018 0
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Onto, Ini Pesannya 0
- Drs. Ahmad Yani Resmi Nakhodai Kecamatan Bontoharu 0
- Sekda Kepulauan Selayar Buka Rembuk Stunting 20200
Dalam kaitan ini, Ditjen Ketenagalistrikan menurunkan Tim Terpadu untuk melakukan pendataan beranggotakan 12 orang dipimpin Kusuma telah berangkat kemarin malam menuju Selayar papar Wabup yang menyempatkan diri ke Kantor Perwakilan Bus Aneka untuk mendiskusukan hal - hal yang akan melancarkan tugas tim selama di Selayar yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Desember mendatang.
Dalam rakor persiapan yang dihadiri langsung Wabup Saiful Arif dipimpin Kabid Energi Baru Terbarukan dan Ketenagalistrikan Jamaluddin, ST, M.T. di Kantor Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Makasar Senin (28-11) siang, terungkap bahwa pendataan ini sesungguhnya berasal dari harapan Bappenas untuk melakukan peningkatan perekonomian dengan didukung penuh ketersediaan pasokan listrik yang Cukup dari pihak PLN.
Pasalnya, banyak wilayah yang sesungguhnya berpotensi berkembang ekonominya namun terkendala oleh pasokan listrik, termasuk di Selayar,
Wabup Selayar Saiful Arif memaparkan, salah satu program prioritas pembangunan di Selayar antara lain Pariwisata dan kawasan Industri Perikanan, namun keduanya tak akan bisa maksimal jika tdk mendapat dukungan liatrik yang cukup. Karena itu, Wabup sangat berterima kasih atas adanya upaya percepatan ini.
Kami berharap, agar pihak PLN segera menginfokan kepada kami, rencana jangka pendek, menengah, dan Jangka Panjang, agar tugas dan kewajiban sesuai kewenangan kami, dapat kami laksanakan sejak dini, misalnya persiapan dan kesiapan lahan.
Seusai Rakor, Wabup Saiful Arif yang didampingi Supriadi (Bappelitbangda) dan Ahriani (bag. Ekonomi Setda Kep. Selayar) segera menghubungi Asisten terkait, Ka. Bappelitbangda, Kadis PMD, Kabag Ekonomi dan Pihak Masata, untuk berkordinasi agar tugas team survey Terpadu USAID SINAR dan Kementrian ESDM berjalan lancar.
Karena hanya 30 desa yang akan dijangkau, maka perlu didata yang prioritas, dengan pertimbangan keterisoliran, belum terjangkau listrik PLN, potensi pengembangan ekonomi, atau pariwisata, maupun pertanian dan atau perikanan, serta industri Rumah Tangga.Juga pertimbangan aspek pendidikan, kesehatan dan potensi pengembangan ekonomi setempat, pungkas Wabup Saiful Arif. (rls)










.jpeg)