- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Launching Kurikulum Muatan Lokal Kesenian dan Kebudayaan Daerah

kepulauanselayarkab.go.id - Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., launching kurikulum muatan lokal mata pelajaran Kesenian dan Kebudayaan daerah, di Auditorium Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Selayar, Kamis (30/11/2017) malam.
Launching kurikulum muatan lokal ini dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Mustakim KR, M.M., M.,Pd., sebagai pelaksana kegiatan, Asisten Pemerintahan Drs. Andi Rahman, Wakapolres, Kasdim 1415, para pimpinan OPD, para Kepala Sekolah dan guru Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kurikulum muatan lokal tersebut merupakan gagasan dan inovasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Jadi Irup Upacara Hardiknas, Bupati Kepulauan Selayar Sekaligus Buka Pameran Pendidikan 0
- Sekda Pimpin Rakor, Pastikan Kesiapan Panitia Jelang Kedatangan Ketua DPR RI0
- Tiga Hari Pengoperasian Mobil Damri Digratiskan0
- Bupati Kepulauan Selayar Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Meninggalnya (Alm) Andi Palaloi0
- Ketua TP PKK Kepulauan Selayar Buka Pelatihan Kader PKBN, dan PKDRT0
“Kurikulum muatan lokal ini berkaitan dengan diklatpim II yang baru saja kami laksanakan. Setiap peserta diklat diwajibkan untuk membuat gagasan dan inovasi, terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas kami. Olehnya itu saya berinovasi untuk membuat kurikulum muatan lokal, khusus mata pelajaran Kesenian dan Kebudayaan Daerah Selayar. Mata pelajaran ini akan kita mulai pada tahun pelajaran 2018/2019,” kata Mustakim KR, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menyinggung persoalan efektifitas dari pendidikan, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H., mengatakan akan sangat tergantung pada ketersediaan sumber kerja, sumber daya, baik kuantitas maupun kualitas. Semua sumber kerja memiliki posisi yang dominan, karena tanpa satupun diantaranya proses belajar mengajar tidak akan jalan.
“Ketika bicara tentang sumber kerja, antara lain menyangkut SDM, sarana dan parasarana, waktu, biaya, lingkungan yang menunjang, SOP,” kata Wakil Bupati Kepulauan Selayar.
Meski demikian, Wakil Bupati menggaris bawahi bahwa peranan guru sebagai bagian yang integral dari SDM itu sangat sentral dari dunia pendidikan.
“Guru itu minimal memiliki dua disiplin ilmu, yaitu ilmu substansi tentang materi yang diajarkan, dan ilmu metologi belajar mengajar. Jangan pernah ada seorang guru berpikir untuk cerdas sendiri, tapi harus bisa mencerdaskan orang lain,” papar Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H.
Berita Terkait : Pemkab Kepulauan Selayar Gelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI
Usai menyampaikan sambutannya, Wakil Bupati Keplauan Selayar melaunching kurikulum muatan lokal mata pelajaran Kesenian dan Kebudayaan Daerah untuk diajarakan di sekolah-sekolah mulai tahun pelajaran 2018/2019.
Sekadar diinfokan bahwa launching kurikulum muatan lokal itu adalah salah satu rangkaian kegiatan pada acara malam resepsi Hari Guru Nasional Tahun 2017 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati juga mengukuhkan para komite sekolah yang akan menjadi mitra sekolah, penerimaan kembali kontingen Porseni PGRI yang membawa prestasi peringkat 6 dari 24 kabupaten/kota di Sulsel pada Porseni di Malili Luwu Timur. (Firman)










.jpeg)