- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
- BBM dan LPG Jadi Sorotan, Pemkab Selayar Libatkan TNI-Polri dan Kejaksaan Bentuk Satgas Pengawasan
- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
Wabup Kepulauan Selayar Briefing Pimpinan OPD, Berikut Arahannya

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S. H., meminta seluruh perangkat daerah agar mempercepat pelaksanaan program kegiatan di Tahun Anggaran 2022.
Permintaan yang bersifat penegasan tersebut disamaikan Wabup Saiful Arif dalam Briefing lingkup Pemerintah Kabupaten Kepukauan Selayar yang hadiri Sekretaris Daerah Mesdiyono, para Pejabat Eselon II dan III di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa, (4/01/2022)
Dikatakan, Briefing yang dilaksanakan itu sebagai bentuk evaluasi penyelenggaraan pemerintahan ditahun sebelumnya. Selain itu juga dalam rangka peningkatan etos kerja.
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Desa Buki0
- Gunting Pita, Wakil Bupati Resmikan GOR Tanadoang Selayar0
- Lagi-Lagi Hujan Deras Guyur Upacara Penurunan Bendera di Kabupaten Kepulauan Selayar0
- BPJS Ketenagakerjaan Selayar Tunjukkan Eksistensinya, Satu Warga Patilereng Terima Santunan JKM0
- Wabup Selayar Buka Resmi Workshop Penguatan Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Kawasan TNTB0
"Kita ingin ada perubahan dan percepatan dari sebelumnya, tancap gas dari sekarang, jangan biarkan pekerjaan bertumpuk dipertengahan atau bahkan akhir tahun", ucapnya.
Selain mendorong mempercepat pelaksanaan program kegiatan masing-masing perangkat daerah, Wabup Saiful Arif juga intruksikan agar para pejabat daerah memperhatikan beberapa point penting salah satunya adalah pengelolaan keuangan daerah.
"Dalam pengelolaan keuangan daerah, para pejabat pelaksana teknis kegiatan harus mengacu dan memperhatikan petunjuk penggunaan APBD" jelasnya
Pada kesempatan tersebut Saiful Arif juga mengingatkan kembali point visi misi, dengan harapan seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap perangkat daerah memiliki fokus dan prioritas yang jelas, serta bermuara pada terwujudnya visi dan misi kabupaten.
Hal ini dimaksudkan agar rencana kerja masing-masing perangkat daerah dalam pelaksanaan program dan kegiatan dapat berimplikasi terhadap pencapain indikator kinerja sasaran yang secara langsung berpengaruh pada pencapaian target visi misi serta program prioritas yang akan dicapai, lanjutnya.
"Misi adalah cara untuk mencapai visi dalam kondisi ideal, meski dalam setiap program perioritas dalam visi misi, ada OPD inti sebagai penanggungjawab, namun harus ditopang OPD lainnya" tegasnya
Perolehan penghargaan opini WTP lima kali secara berturut atas laporan keuangan tak luput jadi bahan evaluasi dan ditegaskan untuk dipertahankan.
"Jarang Kabupaten memperoleh opini WTP lima tahun berturut-turut, persoalan WTP, jangan serahkan sepenuhnya ke Inspektorat, harus ada support dari OPD lainnya," tegasnya.
Menambahkan apa yang disampaikan, Wabup kemudian menyegarkan dan mencerahkan para pemangku jabatan dengan Panca Tertib Administrasi.
"Inti dari semuanya adalah tertib administrasi keuangan, perlengkapan, perkantoran kepegawaian, serta tertib administrasi peraturan perundangan-undangan," tambah Wabup.
Mengakhiri arahannya Wabup Saifu Arif mengutip kata filosofi yang berisi nasehat sehubungan dengan peningkatan etos kerja dan percepatan.
"Dijalan ini tak ada tempat untuk berhenti, bersikap lamban berarti mati, mereka yang bergerak, merekalah yang didepan memegang panji-panji kemenangan, berhenti sejenak sekalipun, pasti tergilas oleh roda dan zaman" ucapnya sembari menutup arahannya. (Diskominfo-SP/IC)











.jpeg)