Breaking News
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Tim Komisi V DPR RI Tinjau Lokasi Karamnya KMP Lestari Maju, Berikut Tanggapannya

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Tim Komisi V DPR RI, Rabu (11/7/2018) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi terkait kecelakaan KMP. Lestari Maju di Kabupaten Kepulauan Selayar 3 Juli lalu.
Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Drs. H. Ibnu Munzir dari Fraksi Partai Golongan Karya. Tampak hadir pula Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali menyambut kedatangan tim Komisi V DPR RI. Hadir juga Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd., Kadis Perhubungan Selayar Andi Baso, S.H., M.H., unsur Forkompinda serta undangan lainnya.
Tim Komisi V DPR RI turun langsung melakukan peninjauan pada lokasi karamnya KMP Lestari Maju di Pantai Pa'badilan Desa Bongayya Kecamatan Bontomatene Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ibnu Munzir mengatakan menyangkut kecelakaan KMP Lestari Maju menyangkut pertanggungjawaban hukum, terlebih banyak menelan korban jiwa. Menurutnya ini menjadi kewenangan kepolisian dan pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Saya kira konstruksi kapal yang seperti ini tidak cocok untuk memuat penumpang, apalagi posisi dinding kapal yang terbuka rawan kemasukan air. Terlebih perairan laut Selayar yang terkenal ombaknya yang besar, apalagi data yang kita terima dari KNKT tidak ada kebocoran di lambung kapal," kata Ibnu Munzir.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi ke pihak KNKT terkait penyebab karamnya KMP. Lestari Maju. (MAN).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)