Breaking News
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta
- Bupati Selayar Natsir Ali Temui Menteri PU, Perjuangkan Jalan, Irigasi, hingga Pengamanan Pantai
- Wabup Muhtar Buka Musrenbang RKPD 2027 Sekaligus Sosialisasikan Program GEMERLAP dan GEMETAR di Bontoharu
- Isra Mi raj 1447 H Pemkab Selayar, Tekankan Shalat Berjamaah Jadi Inspirasi Kepemimpinan
- TNI AL Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan Patilereng yang Sempat Hilang
- Isak Haru Warnai Pelepasan Kajari Selayar Dr. Asri Irwan ke Tugas Baru, Wabup Sebut Ia Sosok Tegas dan Humanis
- Wabup Muhtar Resmi Tutup Turnamen Kajari Cup I 2026, Dispora FC Tampil Sebagai Juara
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan MTQ XXXIV Tahun 2026
- Pemkab Selayar Dukung Penuh PS Kepulauan Selayar Berlaga di Liga 4 Sulsel
- Sekda Andi Abdurrahman Mendadak Kumpulkan Sopir, Perlengkapan, Pol PP, dan Humas
Tim Komisi V DPR RI Tinjau Lokasi Karamnya KMP Lestari Maju, Berikut Tanggapannya

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Tim Komisi V DPR RI, Rabu (11/7/2018) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi terkait kecelakaan KMP. Lestari Maju di Kabupaten Kepulauan Selayar 3 Juli lalu.
Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Drs. H. Ibnu Munzir dari Fraksi Partai Golongan Karya. Tampak hadir pula Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali menyambut kedatangan tim Komisi V DPR RI. Hadir juga Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd., Kadis Perhubungan Selayar Andi Baso, S.H., M.H., unsur Forkompinda serta undangan lainnya.
Tim Komisi V DPR RI turun langsung melakukan peninjauan pada lokasi karamnya KMP Lestari Maju di Pantai Pa'badilan Desa Bongayya Kecamatan Bontomatene Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ibnu Munzir mengatakan menyangkut kecelakaan KMP Lestari Maju menyangkut pertanggungjawaban hukum, terlebih banyak menelan korban jiwa. Menurutnya ini menjadi kewenangan kepolisian dan pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Saya kira konstruksi kapal yang seperti ini tidak cocok untuk memuat penumpang, apalagi posisi dinding kapal yang terbuka rawan kemasukan air. Terlebih perairan laut Selayar yang terkenal ombaknya yang besar, apalagi data yang kita terima dari KNKT tidak ada kebocoran di lambung kapal," kata Ibnu Munzir.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi ke pihak KNKT terkait penyebab karamnya KMP. Lestari Maju. (MAN).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)