Breaking News
- Dikukuhkan Bupati, Paskibraka Selayar 2026 Siap Emban Amanah Merah Putih
- Wabup dan Sekda Pantau Kesiapan Upacara Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Pemuda Benteng
- BPBD, Kodim dan Polres Selayar Terus Pantau Perkembangan Gempa, Peringatan Tsunami Berakhir
- Peringatan Tsunami Berakhir, Bupati Selayar Imbau Warga Tetap Tenang dan Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
- Bupati Selayar Respons Cepat Gempa M7,7, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Silaturahmi Kebangsaan, Dzikir dan Doa HUT ke-81 RI, Bupati Natsir Ali Ajak Jaga Kerukunan
- Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Digelar di Lapangan Gelora Bontomatene, Camat Rusmin Sampaikan Apresiasi
- Hadapi Perkembangan Zaman, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka
- Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Bupati Natsir Ali : Pramuka Harus Berperan Dukung Swasembada Pangan
- Ketua Kwarcab Selayar Pimpin Renungan dan Ulang Janji Pramuka
Tim Komisi V DPR RI Tinjau Lokasi Karamnya KMP Lestari Maju, Berikut Tanggapannya

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Tim Komisi V DPR RI, Rabu (11/7/2018) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi terkait kecelakaan KMP. Lestari Maju di Kabupaten Kepulauan Selayar 3 Juli lalu.
Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Drs. H. Ibnu Munzir dari Fraksi Partai Golongan Karya. Tampak hadir pula Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali menyambut kedatangan tim Komisi V DPR RI. Hadir juga Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd., Kadis Perhubungan Selayar Andi Baso, S.H., M.H., unsur Forkompinda serta undangan lainnya.
Tim Komisi V DPR RI turun langsung melakukan peninjauan pada lokasi karamnya KMP Lestari Maju di Pantai Pa'badilan Desa Bongayya Kecamatan Bontomatene Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ibnu Munzir mengatakan menyangkut kecelakaan KMP Lestari Maju menyangkut pertanggungjawaban hukum, terlebih banyak menelan korban jiwa. Menurutnya ini menjadi kewenangan kepolisian dan pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Saya kira konstruksi kapal yang seperti ini tidak cocok untuk memuat penumpang, apalagi posisi dinding kapal yang terbuka rawan kemasukan air. Terlebih perairan laut Selayar yang terkenal ombaknya yang besar, apalagi data yang kita terima dari KNKT tidak ada kebocoran di lambung kapal," kata Ibnu Munzir.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi ke pihak KNKT terkait penyebab karamnya KMP. Lestari Maju. (MAN).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)