- Silaturahmi Kebangsaan, Dzikir dan Doa HUT ke-81 RI, Bupati Natsir Ali Ajak Jaga Kerukunan
- Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Digelar di Lapangan Gelora Bontomatene, Camat Rusmin Sampaikan Apresiasi
- Hadapi Perkembangan Zaman, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka
- Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Bupati Natsir Ali : Pramuka Harus Berperan Dukung Swasembada Pangan
- Ketua Kwarcab Selayar Pimpin Renungan dan Ulang Janji Pramuka
- Seru-Seruan Sambut HUT Kemerdekaan, Sekda Pandu Lomba Tebak Suara di Sekretariat Daerah
- Jelang HUT ke-81 RI, Tim Penilai Mulai Lakukan Penilaian Kebersihan Kantor OPD
- Turnamen Domino Antarinstansi Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Selayar
- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
Tatap Muka dengan Warga Pasimasunggu, Bupati Natsir Ali Serap Aspirasi dan Dorong Program Prioritas

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, didampingi Sekretariat Daerah Andi Abdurrahman menggelar tatap muka bersama masyarakat Kecamatan Pasimasunggu di Aula Kantor Camat, Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan OPD, unsur pemerintah Kecamatan Pasimasunggu, Kapolsek, Danramil, serta para kepala desa se-Kecamatan Pasimasunggu.
Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, dalam laporannya menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah, termasuk pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan, serta sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar, Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 12 di Debarkasi Sudiang Makassar 0
- Wabup Saiful Arif Lantik Asnawi Dahlan Sebagai Direktur Utama PDAM Selayar Masa Bakti 2023-20280
- Bupati Selayar Sholat Idul Fitri 1445 H di Mesjid Rahmatan Lil Alamin, Wabup di Kelurahan Batangmata0
- Percepat Transformasi Digital, Selayar Latih ASN, UMKM, dan Pelajar lewat DTS 20250
- Dua Hari Kunjungan TP2D Sulsel, Ini Kata Prof.Dr. Ir. Syamsu Alam, M.Si0
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dari tingkat bawah ke atas sebagai bentuk penyaluran aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Camat memaparkan lima usulan prioritas, di mana beberapa di antaranya telah mendapatkan alokasi anggaran tahun 2026, seperti pembangunan Jembatan Magatti dan Marege.
Selain itu, terdapat pengembangan lahan “Gemerlap” dan “Gemetar” seluas 638,23 hektare, meskipun sebagian lahan “Gemetar” mengalami kendala akibat musim kemarau yang cukup panjang tahun ini
Pada tatap muka ini, Bupati H. Muh. Natsir Ali menyampaikan sejumlah program strategis yang akan dan telah dilaksanakan di wilayah kepulauan, khususnya di Jampea.
Di antaranya, pembangunan 20 titik sumur bor pada tahun 2025 yang berpotensi ditambah pada tahun 2026, serta program bedah rumah sebanyak 10 unit per desa dengan penekanan agar proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa diskriminasi.
“Jangan ada istilah pendukung atau bukan pendukung. Semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan selama memenuhi kriteria,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan rencana pengadaan satu unit traktor roda empat untuk setiap desa, serta optimalisasi lahan melalui pembentukan lima brigade kelompok tani. Setiap brigade direncanakan mendapat dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekitar Rp3 miliar.
Program lain yang turut disampaikan meliputi pengembangan Kampung Nelayan, pembangunan gudang Bulog dan pabrik pengolahan beras, serta dorongan pembangunan Koperasi Merah Putih.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dipandu langsung oleh Camat Pasimasunggu. Sejumlah masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, yang langsung ditanggapi oleh Bupati.
Dalam sesi dialog, isu sektor perikanan turut menjadi perhatian. Bupati menegaskan pentingnya kekompakan masyarakat dalam menyikapi aktivitas kapal nelayan luar yang melakukan penangkapan ikan di perairan Selayar.
“Awalnya mungkin terasa berat, tapi ini adalah hak kita. Selama ini kita lebih banyak menerima dampak kerusakan, sementara data perikanan justru tercatat di daerah asal nelayan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mendorong perlunya penguatan sistem pengawasan, termasuk pembentukan titik pemeriksaan (check point) guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Baznas berupa uang tunai dan beras kepada keluarga kurang mampu.
Usai kegiatan tatap muka, Bupati melanjutkan kunjungan lapangan ke proyek sumur JIAT di Desa Kembang Ragi sebagai bagian dari upaya memastikan langsung progres pembangunan di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)