- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
- Pelestarian Alam dan Kesadaran Hukum Diperkuat, Bupati Natsir Ali Terima Dua Kunjungan Strategis
- Wabup Selayar Sidak Kendaraan ASN di Dua OPD, Periksa Langsung Kepatuhan Pajak Kendaraan
- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
Tatap Muka dengan Warga Pasimasunggu, Bupati Natsir Ali Serap Aspirasi dan Dorong Program Prioritas

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, didampingi Sekretariat Daerah Andi Abdurrahman menggelar tatap muka bersama masyarakat Kecamatan Pasimasunggu di Aula Kantor Camat, Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan OPD, unsur pemerintah Kecamatan Pasimasunggu, Kapolsek, Danramil, serta para kepala desa se-Kecamatan Pasimasunggu.
Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, dalam laporannya menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah, termasuk pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan, serta sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Warga Desa Onto Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Harapan MBA 0
- Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati, Disperinaker Selayar Gelar Pelatihan Briket Kelapa untuk UMKM 0
- Paparkan Capaian Kinerjanya, Berikut Penjelasan Kadis PMPTSPTK Selayar0
- Dikunjungi Pj. Ketua TP PKK Sulsel, Musrifah Basli Paparkan Progres Capaian 10 Program PKK 0
- Resmi Ditutup, Kelurahan Benteng Selatan Juara Umum MTQ Tingkat Kecamatan Benteng0
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dari tingkat bawah ke atas sebagai bentuk penyaluran aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Camat memaparkan lima usulan prioritas, di mana beberapa di antaranya telah mendapatkan alokasi anggaran tahun 2026, seperti pembangunan Jembatan Magatti dan Marege.
Selain itu, terdapat pengembangan lahan “Gemerlap” dan “Gemetar” seluas 638,23 hektare, meskipun sebagian lahan “Gemetar” mengalami kendala akibat musim kemarau yang cukup panjang tahun ini
Pada tatap muka ini, Bupati H. Muh. Natsir Ali menyampaikan sejumlah program strategis yang akan dan telah dilaksanakan di wilayah kepulauan, khususnya di Jampea.
Di antaranya, pembangunan 20 titik sumur bor pada tahun 2025 yang berpotensi ditambah pada tahun 2026, serta program bedah rumah sebanyak 10 unit per desa dengan penekanan agar proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa diskriminasi.
“Jangan ada istilah pendukung atau bukan pendukung. Semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan selama memenuhi kriteria,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan rencana pengadaan satu unit traktor roda empat untuk setiap desa, serta optimalisasi lahan melalui pembentukan lima brigade kelompok tani. Setiap brigade direncanakan mendapat dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekitar Rp3 miliar.
Program lain yang turut disampaikan meliputi pengembangan Kampung Nelayan, pembangunan gudang Bulog dan pabrik pengolahan beras, serta dorongan pembangunan Koperasi Merah Putih.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dipandu langsung oleh Camat Pasimasunggu. Sejumlah masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, yang langsung ditanggapi oleh Bupati.
Dalam sesi dialog, isu sektor perikanan turut menjadi perhatian. Bupati menegaskan pentingnya kekompakan masyarakat dalam menyikapi aktivitas kapal nelayan luar yang melakukan penangkapan ikan di perairan Selayar.
“Awalnya mungkin terasa berat, tapi ini adalah hak kita. Selama ini kita lebih banyak menerima dampak kerusakan, sementara data perikanan justru tercatat di daerah asal nelayan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mendorong perlunya penguatan sistem pengawasan, termasuk pembentukan titik pemeriksaan (check point) guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Baznas berupa uang tunai dan beras kepada keluarga kurang mampu.
Usai kegiatan tatap muka, Bupati melanjutkan kunjungan lapangan ke proyek sumur JIAT di Desa Kembang Ragi sebagai bagian dari upaya memastikan langsung progres pembangunan di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)