- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
Tatap Muka dengan Warga Pasimasunggu, Bupati Natsir Ali Serap Aspirasi dan Dorong Program Prioritas

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, didampingi Sekretariat Daerah Andi Abdurrahman menggelar tatap muka bersama masyarakat Kecamatan Pasimasunggu di Aula Kantor Camat, Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan OPD, unsur pemerintah Kecamatan Pasimasunggu, Kapolsek, Danramil, serta para kepala desa se-Kecamatan Pasimasunggu.
Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, dalam laporannya menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah, termasuk pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan, serta sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Musnahkan 2.340 Karung Pupuk Amonium Nitrat, Bupati Apresiasi Kinerja Jajaran Polres Selayar 0
- Bupati Selayar Launcing Proyek Perubahan PKN Angkatan V 20240
- Kunker Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Akan Mengunjungi Pulau Tinabo Selayar 0
- Syiar Islam di Momentum HUT ke-80 RI, Pemkab Selayar Gelar Lomba Tadarrus Al-Qur'an Antar OPD0
- 100 Alumni BLK Terima Bansos Permodalan Penanganan Inflasi Dampak Kenaikan BBM0
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dari tingkat bawah ke atas sebagai bentuk penyaluran aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Camat memaparkan lima usulan prioritas, di mana beberapa di antaranya telah mendapatkan alokasi anggaran tahun 2026, seperti pembangunan Jembatan Magatti dan Marege.
Selain itu, terdapat pengembangan lahan “Gemerlap” dan “Gemetar” seluas 638,23 hektare, meskipun sebagian lahan “Gemetar” mengalami kendala akibat musim kemarau yang cukup panjang tahun ini
Pada tatap muka ini, Bupati H. Muh. Natsir Ali menyampaikan sejumlah program strategis yang akan dan telah dilaksanakan di wilayah kepulauan, khususnya di Jampea.
Di antaranya, pembangunan 20 titik sumur bor pada tahun 2025 yang berpotensi ditambah pada tahun 2026, serta program bedah rumah sebanyak 10 unit per desa dengan penekanan agar proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa diskriminasi.
“Jangan ada istilah pendukung atau bukan pendukung. Semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan selama memenuhi kriteria,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan rencana pengadaan satu unit traktor roda empat untuk setiap desa, serta optimalisasi lahan melalui pembentukan lima brigade kelompok tani. Setiap brigade direncanakan mendapat dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekitar Rp3 miliar.
Program lain yang turut disampaikan meliputi pengembangan Kampung Nelayan, pembangunan gudang Bulog dan pabrik pengolahan beras, serta dorongan pembangunan Koperasi Merah Putih.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dipandu langsung oleh Camat Pasimasunggu. Sejumlah masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, yang langsung ditanggapi oleh Bupati.
Dalam sesi dialog, isu sektor perikanan turut menjadi perhatian. Bupati menegaskan pentingnya kekompakan masyarakat dalam menyikapi aktivitas kapal nelayan luar yang melakukan penangkapan ikan di perairan Selayar.
“Awalnya mungkin terasa berat, tapi ini adalah hak kita. Selama ini kita lebih banyak menerima dampak kerusakan, sementara data perikanan justru tercatat di daerah asal nelayan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mendorong perlunya penguatan sistem pengawasan, termasuk pembentukan titik pemeriksaan (check point) guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Baznas berupa uang tunai dan beras kepada keluarga kurang mampu.
Usai kegiatan tatap muka, Bupati melanjutkan kunjungan lapangan ke proyek sumur JIAT di Desa Kembang Ragi sebagai bagian dari upaya memastikan langsung progres pembangunan di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)