- Seru-Seruan Sambut HUT Kemerdekaan, Sekda Pandu Lomba Tebak Suara di Sekretariat Daerah
- Jelang HUT ke-81 RI, Tim Penilai Mulai Lakukan Penilaian Kebersihan Kantor OPD
- Turnamen Domino Antarinstansi Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Selayar
- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
Selayar Masuk 10 Besar dari 33 Pemegang Saham di Bank Sulselbar

KEPULAUAN SELAYAR - Tak ketinggalan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar memberikan perhatian dan dukungan pada peningkatan fungsi dan peranan PT Bank Sulselbar, baik dalam penyertaan modal, maupun dalam bentuk saran dan masukan.
Seperti yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Senin (13/3/2023) di Hotel The Rinra Makassar, Saiful Arif menyarankan agar CSR perusahaan secara keseluruhan sudah dibagi secara proforsional berdasarkan jumlah penyertaan modal, dan pemanfaatannya, tergantung pada pemda masing-masing. Hal ini ditambahkan peserta lain, juga disesuaikan dengan jumlah tabungan dan keuntungan di daerahnya. Selain itu, juga perlu disisihkan dari CSR tersebut sebagai dana cadangan, misalnya untuk membantu warga atau daerah yang terkena bencana.
Dalam RUPS itu dihadiri para pemegang saham yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Sulselbar serta Pemerintah Kabupaten/Kota di dua provinsi tersebut
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Bekali Pekerja Kontruksi dengan Bimtek SMKK0
- Bantuan Terus Mengalir Untuk Korban Kebakaran di Tile-Tile, Kini Giliran Pengurus DWP Selayar0
- Kabag. Humas dan Protokol Setda Selayar Bersama Staf Rapat Perdana TA 20190
- Ketua TP PKK Selayar Buka Sosialisasi Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari0
- Dishub Selayar Batasi Operasional Kendaraan Angkutan Barang di Pelabuhan Pamatata dan Bira Saat Mudik 0
Plt. Sekda Provinsi Sulsel Andi Aslam Patonangi dalam sambutannya sebelum membuka RUPS tersebut menyatakan RUPS merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahun sesuai regulasi. Untuk tahun ini ada dua agenda utama yakni RUPS tahunan Tahun 2022 dan RUPS LB Tahun 2023, paparnya seraya menjelaskan posisi dan fungsi direksi sesuai regulasi.
Kepada pewarta Saiful Arif, Senin 13-3 malam sesaat tiba di Jakarta untuk mengikuti penyerahan penghargaan Universal Health Coverage (UHC), Selasa (14-3), menyatakan seperti dimuat dalam laporan tahunan direksi PT. Bank Sulselbar, ada 33 pemegang saham sampai periode 31 Desember 2022. Dua puluh Lima di Sulawesi Selatan dan 8 di Sulawesi Barat. Selayar berada di urutan ke 8 di antara 24 Kabupaten /Kota di Sulsel dengan jumlah modal yang di sertakan sebesar Rp 63.349.000.0000.
“Terbanyak perta, Luwu Timur sebesar RP 153.000.000.000, disusul Wajo di urutan kedua sebesar RP 97.049.000.000, ketiga Makassar RP 91.148.000.000; keempat Soppeng Rp 88.849.000.000;, kelima Bone Rp 80.439.000.000; ke enam Enrekang Rp 73.542.000.000; ketujuh Pangkep Rp 71.306.000.000; kedelapan, Kepulauan Selayar RP. 63.349.000.000, ke sembilan Pinrang Rp 58.300.000.000, dan ke sepuluh Maros RP. 57.374.000.000. Total modal yang distor oleh 33 pemegang saham sebesar Rp 2.187.068.000.000.,” pungkas Saiful.
Dari pantauan media RUPS berjalan lancar dan sangat dinamis diwarnai saran dan masukan dari para peserta antara lain dari Makassar, Gowa, Soppeng, Luwu Timur, Barru, Bulukumba, Toraja Utara, dan Kabupaten Pasang Kayu Provinsi Sulawesi Barat, serta dari Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif. (Rls)










.jpeg)