- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Sambut HKBN Ramadhan dan Idul Fitri 2021, Bupati Selayar Hadiri HLM TPID Sulsel

MAKASSAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Kamis (1/4/2021).
HLM yang bertemakan "Sinergi Penguatan Pasokan, Distribusi Pangan Dan Pengelolaan Ekspektasi Untuk Stabilitas Harga” digelar oleh Pemprov Sulsel kerja sama dengan Bank Indonesia (BI), dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2021.
HLM ini dihadiri oleh Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, ST., Deputi I (Ekonomi Makro dan Keuangan) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI , Dr. Iskandar Simorangkir, S.E, MA., bersama para Kepala Daerah di Sulsel dan undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Vicon Bersama Gubernur Sulsel, Bupati Selayar Sampaikan Tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 H0
- Basli Ali Ikuti Video Conference dengan Mendagri Tito Karnavian0
- Pemkab Selayar Raih Pinisi Sultan Award 2021 Terbaik I, Ini Kategorinya0
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kunjungan Danrem 141/Toddopuli0
- Terima Kunjungan Staf Telkomsel, Basli Minta Jaringan Terjangkau Hingga ke Desa Terluar0
Terpantau Deputi I (Ekonomi Makro dan Keuangan) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI , Dr. Iskandar Simorangkir, S.E, MA., dalam arahannya membahas terkait integrasi program pengendalian inflasi nasional dan daerah.
"Tantangan TPID dalam masa pandemi ini bukan hanya terkait dengan bagaimana kita menekan inflasi. Tapi tantangan utama adalah bagaimana pemerintah pusat dan daerah mendorong pertumbuhan ekonomi karena seiring dengan Covid-19 kita mengetahui dampaknya adalah dalam masalah ekonomi, dimana semua negara mengalaminya," kata Iskandar Simorangkir.
Dalam keterangannya, yang perlu menjadi perhatian bersama bagi anggota TPID, bukan hanya bagaimana strategi pengendalian inflasi, tapi juga strategi yang tidak terlepas dari bagaimana mengelola pemulihan ekonomi.
Sedangkan Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan selama semua bisa terkendali dan teridentifikasi yang mana faktor yang harus dijaga maka data itulah yang dijadikan rujukan sementara dari BPS, sehingga kita bisa mengambil kebijakan-kebijakan dalam pengendalian dan mencoba menghentikan inflasi.
"Pertumbuhan ekonomi Sulsel alhamdulillah bagus, karena jika kita melihat secara geografis sistem perekonomian kita ini lumayan stabil bahkan di waktu krisis terburuk pun. Hal ini terjadi karena jika kita melihat kultur dan demografi Sulawesi Selatan yaitu 70%- 80% adalah dari sektor pertanian, nelayan, dan sebagainya yang langsung berinteraksi dengan persoalan yang tidak bisa di digitalisasi. Oleh karena itu ini adalah salah satu kearifan lokal yang kita miliki sebagai faktor yang sangat besar dalam pertumbuhan ekonomi yang menjadikan kita dapat survei di Sulawesi Selatan ini," terang Andi Sudirman. (*)










.jpeg)