- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Saiful Arif : Selayar Terpisah, Tapi Kita Tak Rela Terbelakang dalam KPPD

MAKASSAR - Wabup Saiful Arif menyatakan, Selayar satu satunya kabupaten yang seluruh wilayahnya secara geografis terpisah dari daratan Pulau Sulawesi. Namun, kami tak ingin menjadi kabupaten terakhir yang menerapkan sistem dan aplikasi "Kartu Kredit Pemerintah Daerah" (KKPD) di Sulawesi Selatan.
Menjadi penanggap pertama dalam babakan tanya jawab dan diskusi pada Sosialisasi "Kartu Kredit Pemerintah Daerah" (KPPD) di Hotel Claro Makassar, Selasa (29-8) siang, Wabup Saiful Arif meminta para Nara Sumber dan atau Panitia melaksanakan Monev rutin, baik secara Nasional, maupun level reginonal Sulsel, sehingga setiap waktu tertentu dapat dipantau perkembangannya, sekaligus diketahui kendala yang dialami oleh Pemda tertentu dan mendiskusikan solusi untuk percepatan peningkatan pemanfaat sistem ini.
Selain Wabup Selayar, Saiful Arif, Sosialisasi KKPD yang diawali Sambutan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rudy Bambang Wijanarko dan Sambutan Gubernur dibacakan Karo Ekonomi dan Pembangunan, Junaedi, yang diwarnai diskusi hangat dan dinamis hingga Magrib, juga dihadiri Hj. Indah Putri Indriani (bupati Luwu Utara), Frederik Victor Palimbong ( Wakil Bupati Toraja Utara); Asman, ( Wabup Enrekang); Lutfi Halide ( Wabup Soppeng), dan Armayani,( SekDa Wajo);
Baca Lainnya :
- Selayar Scooter Day Camping Ground 2018 Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Kunker, Bupati Tiba di Wilayah Kecamatan Pasilambena 0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 0
- Ungkap Penyelundupan Ribuan Karung Bahan Baku Bom Ikan, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Selayar0
- Bupati Basli Ali Apresiasi Rekomendasi dan Hasil Evaluasi BPKP Sulsel0
Kepada pewarta, Rabu (30-8) siang, Wabup menyatakan, di samping hal hal yang sifatnya substantif dan regulatif, para penanggap juga mempertanyakan hal hal tehnis, yang dijawab oleh ketiga Nara Sumber secara bergantian sesuai dengan kapasitas dan kewenangan serta materi yang dipaparkan sebelumnya.
Tampil sebagai Nara Sumber, Kepala Grup SP Nilai besar dan perizinan Ritel Dapartemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Moh. Dudi Dermawan; Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negri, Anwar Musadat; dan Kepala Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah Kota Cilegon, Dana Sujaksani.
Seusai acara, kepada Kaban Pengelolaan Keuangan dan dan Pajak Daerah H. Mukhtar bersama Kabidnya Andi Anshar, Wabup mengingatkan agar setiba di Selayar, dilaksanakan rakor, untuk percepatan pelaksanaan sistem dan Aplikasi KKPD ini, seraya terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk maksud yang sama. (Rls)











.jpeg)