- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
RDT Reaktif, Tim GTPP Covid-19 Selayar Jemput Tiga Warga Jeneponto di Pasilambena

KEPULAUAN SELAYAR – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar menjemput tiga orang warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan di Kecamatan Pasilambena Kepulauan Selayar, menyusul setelah salah seorang diantaranya reaktif dari hasil pemeriksaan rapid test oleh petugas medis puskesmas Pasilambena beberapa waktu lalu.
Hari ini Selasa (30/6/2020) tiba di Benteng ibu kota Kabupaten Kabupaten Selayar untuk menjalani karantina pada salah satu hotel yang ada di daerah ini.
Tiga warga Jeneponto ini masing-masing adalah BDN(46), MN (42) dan HB (43). Ketiganya diketahui berprofesi sebagai pedagang emas keliling.
Baca Lainnya :
- Cegah Sebaran Covid-19, Seluruh Pelabuhan Penyeberangan Laut Selayar Ditutup0
- Ketiga Kalinya Desa Nyiur Indah Semprotkan Disinpektan ke Rumah Warga0
- Baksos Polres dan Bhayangkari Selayar, Bagikan Paket Sembako kepada Warga Kurang Mampu Terdampak Corona0
- Dinsos Selayar Salurkan Paket Sembako Bantuan CSR dari BRI0
- Ini Himbauan Kades Nyiur Indah Cegah Penyebaran Covid-190
Juru bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes., mengatakan, BDN bersama rekannya, menyeberang dari Pelabuhan Bira 22 Juni 2020 lalu dengan kapal fery KMP Balibo dengan tujuan Buranga Kecamatan Pasilambena. Selanjutnya Tanggal 24 Juni 2020 sekitar pukul 15.00 wita tiba di Pelabuhan Kawau, kemudian BDN discreening pengukuran suhu tubuh oleh tim medis puskesmas dengan hasil 36.5
“Kemudian 26 juni 2020 pukul 09.30 BDN di rapid test di PKM pasilambena dengan hasil RDT sars-covi -2 IGM reaktif. RDT sars Cov-2 IGg non reaktif. Selanjutnya bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Pasilambena, kepolisian dan Kades Garaupa, BDN di isolasi di rumah jabatan Kades Garaupa,” tulis jubir GTPP Covid-19 Selayar dr. Husaini melalui pesan Whatsapp.
Sedangkan hasil pemeriksaan MN Hasil RDT SARS-COV-2 IgM = Non Reaktif dan IgG = Non Reaktif. Menyusul HB, hasil pemeriksaan Lab. RDT SARS - COV-2 IgM = Non reaktif, dan RDT SARS - COV-2 IgG juga Non Reaktif.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Selayar Ermansyah, SKM sebagai sebagai koordinator lapangan pelaksanaan rapid test mengatakan, meski hanya satu orang dinyatakan reaktif, namun dua rekan lainnya juga harus dikarantina, karena ketiganya sudah melakukan kontak secara terus-menerus.
“Ketiganya selalu bersama-sama dan harus kita karantina sambil menunggu pemeriksaan selanjutnya,” ujar Ermansyah.
Rencananya besok akan dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa Swab yang sampelnya akan dikirim ke Makassar.
Ermansyah menjelaskan, bahwa ketiga warga Kabupaten Jeneponto ini sebelum menyeberang ke Kabupaten Kepulauan Selayar, sudah membawa rapid test dari tempat asal ia berangkat, dengan hasil non reaktif. Namun setelah 10 hari pasca dikeluarkannya hasil rapid test itu, kembali dilakukan pemeriksaan ulang di Puskesmas Pasilambena dan salah seorang diantaranya reaktif.
“Tim kami telah melakukan penjemputan sejak tanggal 28 Juni lalu langsung ke Pasilambena dengan menggunakan satu armada ambulans, alhamdulillah hari ini sudah tiba kembali di Benteng. Jadi tiga orang warga Jeneponto ini sudah dikarantina di hotel,” jelas Ermansyah. (HUMAS/IM)











.jpeg)