- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
Video Conference dengan Gubernur Sulsel, MBA Laporkan Kondisi Pencegahan Covid-19

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melaporkan terkait dengan kondisi pencegahan Covid-19 di Kepulauan Selayar kepada Gubernur Sulawesi Selatan pada sebuah video conference, Kamis (26/3/2020).
Bupati didampingi, Sekda Selayar Marjani Sultan, Ketua DPRD Mappatunru, Kapolres, bersama Dandim 1415 Kepulauan Selayar.
Hadir pula para Asisten, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Kh. Hayyung, Kepala BPBD, Kadis Sosial, Kadis PMD, Kadis Pendidikan, Kadis Perhubungan, Kepala BPKPAD, Kepala BP3KB, serta kadis PMPTSPTK.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Imbau Masyarakat Muslim Perbanyak Ibadah di Bulan Ramadhan 1440 H0
- Buka Musrenbang RKPD, Bupati Sebut Pertumbuhan Ekonomi Selayar Lebih Tinggi dari Pemprov Sulsel0
- Ini 13 Poin Imbauan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin 0
- Bupati Kepulauan Selayar Kunker Dua Kecamatan di Kepulauan, Ini Agendanya 0
Dalam laporannya, Bupati Kepulauan Selayar mengatakan sampai hari ini yang terdata Orang Dalam Pemantauan (ODP) enam orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 0 (nol).
Terkait dengan beberapa arahan dari Presiden RI, dan Gubernur Sulsel, Basli Ali menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah melaksanakan semuanya.
"Alhamdulillah masyarakat pada dasarnya dapat menerima dengan baik himbauan dan arahan dari pemerintah untuk mencegah terjadinya penularan covid-19. Ini semua berkat dukungan dari semua forkopimda dan jajaran pemerintahan dan masyarakat," jelas Basli Ali.
Meski demikian Bupati juga melaporkan terkait dengan beberapa kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam pencegahan covid-19 tersebut. Diantaranya adalah terbatasnya alat pelindung diri (APD) berupa masker N95, maupun surgical mask bagi tenaga medis dan petugas posko pada empat titik pintu masuk ke Kabupaten Kepulauan Selayar.
Selain itu kata Basli gaun pelindung diri juga sulit untuk didapatkan, termasuk terbatasnya alat thermometer infrared yang digunakan pada empat posko. Pada kesempatan itu, Basli Ali juga meminta untuk diberikan alat tes untuk covid-19.
Basli juga melaporkan terkait masih banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan ke Kota Makassar walaupun telah dihimbau untuk tidak melakukan kunjungan ke tempat tersebut. Olehnya itu ia meminta agar dengan kewenangan yang dimiliki oleh Gubernur Sulsel supaya penyeberangan fery yang di Pelabuhan Bira dan Pamatata diminta untuk dikurangi volumenya dari tiga kali menjadi satu kali penyeberangan dalam sehari, dengan prioritas mobil pengangkut sembako ke Kabupaten Kepulauan Selayar.
Saat ini lanjut Basli Ali, bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sementara mempersiapkan untuk pemberian bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu sebanyak sembilan ribu KK.
"Ini untuk mengantisipasi terkait dengan adanya pembatasan beraktivitas di luar rumah. Olehnya itu agar kiranya Gubernur Sulsel dapat mendesak pemerintah pusat agar program bantuan sembako secepatnya diturunkan ke daerah," kata Basli Ali.
Menyikapi laporan dari semua kepala daerah dan wali kota se Sulawesi Selatan melalui live video conference, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) sebut bahwa protokol standar prosedur pencegahan wabah Covid-19 sudah dilakukan oleh para Bupati dan Wali Kota. "Saya sangat senang mendengar bahwa seluruh Bupati dan Wali Kota sudah bersinergi dengan forkopimda yang ada untuk bersama-sama mencegah penularan wabah virus Corona di Sulawesi Selatan," kata Nurdin Abdullah.
NA meminta agar tetap waspada terutama daerah-daerah yang belum terjangkit covid-19, sembari berharap wabah virus Corona ini segera berakhir sehingga roda perekonomian kembali berjalan lancar.
Terkait dengan pengurangan jadwal angkutan laut, NA pada dasarnya sepakat demi untuk memutus rantai penularan covid-19. "Ini saya kira sangat penting kita lakukan, dan segera saya akan menyurati instansi yang berwenang," terangnya.
Terkait APD yang belum mencukupi, akan menjadi perhatian pemerintah provinsi Sulsel. "Stok yang ada akan dikoordinasikan untuk segera disalurkan," kata NA. (IM)










.jpeg)