- Peringatan Isra Miraj 1447 H di Desa Onto, Wabup Tekankan Penguatan Iman dan Dukungan Program Strategis Daerah
- Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Selayar Hadiri Rakornas Kemendagri
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Rakornas Pembentukan Paskibraka 2026
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub
- Rampungkan KKN 40 Hari, 102 Mahasiswa IAI Al-Amanah Dilepas Pemkab Selayar
- Bupati Natsir Ali dan Wabup Muhtar Beri Kejutan HUT ke-65 Bank Sulselbar Cabang Selayar
- Pemkab Selayar Gandeng PT. Pokphand dan Perbankan Dukung GEMERLAP–GEMETAR
- Koperasi Desa Merah Putih Bontosunggu Tembus 10 Tercepat Nasional, Bupati Natsir Ali Apresiasi Kodim 1415/Selayar
- Koordinasi Intensif Bupati Natsir Ali Berbuah Manis, 13 Traktor Kementan untuk Selayar
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor GEMERLAP–GEMETAR di Posko Induk Rujab
Pjs Bupati Asriady Sulaiman Buka Pelatihan Pemandu Wisata Sejarah Selayar

Keterangan Gambar : Pjs Bupati Kepulauan Selayar Asriady Sulaiman menyampaikan sambutannya pada pembukaan pelatihan pemandu wisata sejarah dan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar di Pondok Wisata Abdi Tabang Kelurahan Putangun Kecamatan Bontoharu, Selasa (29/9/2020)
KEPULAUAN SELAYAR - Pelatihan pemandu wisata sejarah dan warisan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020 dibuka oleh Dr. H. Asriady Sulaiman, S. IP., M. Si., selaku Pjs Bupati Kepulauan Selayar.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kepariwisataan Kabupaten Kepulauan Selayar, berlangsung di Pondok Wisata Abdi Tabang Kelurahan Putangun Kecamatan Bontoharu, Selasa (29/9/2020).
Pelatihan ini diikut sedikitnya 50 peserta dengan latar belakang kemitraan dibidang pariwisata yang beragam. Demikian laporan Kadispar Andi Abdurrahman, SE.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Evaluasi Penanganan Covid-190
- Bupati Kepulauan Selayar Silaturrahim dengan Ribuan PTT di Rumah Dinasnya, Berikut Arahannya0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Gelar Pengawasan Daerah dan Konfrensi AAIPI Wilayah Sulsel0
- Kembangkan Pariwisata Bahari, Bupati Kepulauan Selayar Dijadwalkan Audensi di Kemenpar 0
- Penjemputan Adat Sambut Kedatangan Menpar RI di Bandara H. Aroeppala Selayar 0
Nara sumber yang dihadirkan kata Abdurrahman adalah mereka yang punya background di bidang seni budaya Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Pelatihan ini adalah kegiatan non fisik untuk peningkatan Sumber Daya Manusia dalam rangka mendukung sektor pariwisata. Diantaranya adalah pelatihan pemandu wisata sejarah dan warisan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar," ungkap Andi Abdurrahman.
Sementara Pjs. Bupati Asriady Sulaiman menyebut bahwa Selain Tana Toraja, pariwisata Selayar adalah salah satu primadona yang ada di Sulawesi Selatan. Olehnya itu sedapat mungkin fasilitas transportasi untuk menunjang kedatangan orang yang mau berwisata dapat ditingkatkan. P
"Hari ini menggunakan ATR rasanya belum pas. Kalau kita mau ke Selayar berwisata bersama keluarga tentu bagasinya kita bawa koper besar. Sedang pesawatnya tidak memungkinkan. Jadi Dishub itu perlu koordinasi yang baik supaya paling tidak di hari Jumat dan Minggu ada pesawat besar yang masuk, Insya Allah nanti saya bantu sampaikan kepada Bapak Gubernur, mudah-mudahan kita bisa datangkan pesawat yang lebih besar lagi," kata Asriady Sulaiman.
Terkait dengan pelatihan pemandu wisata sejarah ia mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menurutnya wisata itu memang harus ditunjang dengan pemandu yang mumpuni.
"Melihat karakteristik Selayar, selain wisata bahari, wisata sejarah juga ada di Selayar. Jadi kalau kita ke Selayar jangan hanya menjadi kota tujuan, tetapi menjadi tempat yang nyaman untuk disinggahi. Olehnya itu kita harus mampu menunjukkan apa yang bisa kita tawarkan kepada pengunjung. Slogan Ayo ke Selayar, sejatinya bisa kita jawab dengan menawarkan sejumlah potensi daerah dan menjadi nilai plus untuk masyarakat," jelasnya.
Olehnya itu Asriady Sulaiman berharap, para pemandu wisata budaya nantinya mampu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di Selayar pada masa lampau. Meski demikian ia mengakui bahwa menjadi pemandu wisata budaya tidaklah semudah seperti apa yang kita bayangkan.
"Menjadi pemandu wisata budaya haruslah menguasai materi-materi tertentu, karena pemandu harus mampu bercerita terhadap sejarah masa lampau. Saya harap pelatihan semacam ini harus intens kita laksanakan dengan melakukan pendalaman terhadap sejarah-sejarah tertentu," kata Asriady Pjs. Bupati Kepulauan Selayar.
Ia menambahkan selain Dinas Kepariwisataan, pelatihan semacam itu diminta dilakukan juga Oleh OPD lain untuk peningkatan SDM baik sesama ASN maupun pada sektor swasta.
"Selamat mengikuti pelatihan, semoga dapat meningkatkan kualitas SDM dan diberkahi oleh Allah Allah SWT, akhirnya pelatihan ini saya nyatakan dimulai," tutup Asriady. (Humas/Im).










.jpeg)