- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
Dispar Selayar Gelar FGD Persiapan Penyambutan Peserta Wonderful Sail to Indonesia

SELAYAR - International Yacht Rally bertajuk Wonderful Sail to Indonesia kembali akan digelar pada tahun 2019 ini. International Yacht Rally yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata sejak Tahun 2009, tahun ini akan mengunjungi 20 titik destinasi wisata di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi titik labuh dari peserta International Yacht Rally.
Demikian dikemukakan oleh Kadis Kepariwisataan Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Abdurrahman, S.E., M.Si pada Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Minggu (23/6/2019).
Dalam FGD tersebut hadir dari tim percepatan pembangunan wisata bahari Kemenpar RI Raymond T. Lesmana sebagai narasumber. Hadir pula sejumlah unsur forkopimda dari Polres dan Kodim 1415 Kepulauan Selayar, para pimpinan OPD dan instansi vertikal, pemerhati pariwisata, Orari, para tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Penjemputan Adat Sambut Kedatangan Menpar RI di Bandara H. Aroeppala Selayar 0
- Kembangkan Pariwisata Bahari, Bupati Kepulauan Selayar Dijadwalkan Audensi di Kemenpar 0
- World Tourism Day 2017, Perwakilan Nelayan Siap Mendukung Kebangkitan Pariwisata Selayar0
- Kadis Kepariwisataan Sambut Kedatangan Scooterist BSC 0
- Dinas Kepariwisataan Gelar Seminar Akhir Penyusunan Ripparkab0
Kadis Kepariwisataan mengemukakan bahwa peserta Wonderful Sail to Indonesia dijadwalkan tiba di Kepulauan Selayar Tanggal 1 – 4 September 2019. Olehnya itu kata dia perlu dilakukan persiapan penyambutan secara terpadu dan terencana.
“Event ini akan memberikan kontribusi positif terhadap target pencapaian kunjungan wisatawan mancanegara khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar,” kata Andi Abdurrahman.
Sementara tim percepatan pembangunan wisata bahari Kemenpar RI Raymond T. Lesmana yang hadir sebagai narasumber memaparkan secara teknis terkait penerimaan kunjungan kapal wisata asing (Yacht) ke Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca juga : Hadiri Sidang ke-31 ICC-MAB Unesco di Paris, Berikut Penjelasan Bupati Kepulauan Selayar
Dalam keterangan persnya Raymond menjelaskan bahwa peserta Wonderful Sail to Indonesia sampai saat ini sudah 66 kapal peserta dari 15 negara yang sudah pasti mengikuti Wonderful Sail to Indonesia.
Ditanya bagaimana untuk mengangkat pariwisata bahari Selayar, ia mengemukakan jangan hanya terfokus kepada pemerintah daerah saja, tetapi menurut dia yang memiliki kontribusi besar adalah masyarakat.
“Untuk mengangkat pariwisata suatu daerah, sebetulnya masyarakatlah yang harus lebih dominan, bagaimana mereka bisa bertindak dan menggambarkan dirinya sendiri. Tindakan inilah yang perlu didukung dan difasilitasi oleh pemerintah,” kata Raymond.
Terkait dengan kunjungan peserta Wonderful Sail to Indonesia, Raymond mengatakan bahwa Selayar sebagai pulau kecil yang lebih didominasi oleh wisata bahari diperlukan suatu tempat yang akan mangakomodir kegiatan-kegiatan bahari, bukan hanya kapal layar, tetapi juga seperti lokasi mancing atau kegiatan bahari lainnya.
Selain itu lanjut Raynond, walaupun kegiatannya hanya sebentar, tetapi akan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat, termasuk dampak edukasi informal yang akan memotivasi kemajuan pengetahuan bagi masyarakat selayar secara umum.
“Menyambut peserta Wonderful Sail to Indonesia saya berharap agar Selayar bisa tampil dengan budayanya sendiri,” tutup Raymond. (IM)











.jpeg)