- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
- BBM dan LPG Jadi Sorotan, Pemkab Selayar Libatkan TNI-Polri dan Kejaksaan Bentuk Satgas Pengawasan
- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
Pemda Selayar Minta Kuota BBM Ditambah

Keterangan Gambar : Foto by Linda
HUMAS SELAYAR --- Antrian panjang kendaraan bermotor, yang akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, masih saja terus terjadi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum-SPBU di Kota Benteng.
Kondisi seperti itu sudah berlangsung lebih dari sebulan, setiap harinya SPBU yang ada di Kota Benteng ramai dengan antrian kendaraan.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar meminta pihak pertamina menambah kuota BBM nonsubsidi/Pertalite dan Dexlite sesuai kebutuhan APMS dan Sub Penyalur.
Baca Lainnya :
- Jelang Verifikasi Kabupaten Sehat di Selayar, Semua Tim Diimbau Segera Berbenah0
- Kontingen Kepulauan Selayar Diterima Resmi Oleh Panitia Porda XVI Sulsel 0
- POLRES KEPULAUAN SELAYAR RILIS RATUSAN BARANG KORBAN YANG BERHASIL DIAMANKAN0
- Hari Pers Nasional (HPN) ke-73 Kapolres Kepulauan Selayar Ramah Tamah dengan Seluruh Wartawan0
- Porda XVI Sulsel, Atlit Taekwondo Putri Selayar Tampil Hari Ini di Kelas Under 46 kg 0
Demikian Kepala Bagian Ekonomi Setda, Muh. Arsyad, menyampaikan rilisnya usai mengikuti Rapat Koordinasi "Peningkatan Pelayanan BBM di Selayar" yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Senin (4/03/2019).
Rakor tersebut dihadiri anggota Forkopimda, perwakilan PERTAMINA Region VII Makassar, serta para pimpinan OPD dan camat.
Berikut kesepakatan/kesimpulan yang dihasilkan dalam rapat koordinasi antara lain:
1. Pertamina Makassar akan menambah quota BBM nonsubsidi (Pertalite dan Dexlite) sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan APMS dan Sub Penyalur;
2. Terkait point 1 maka Pertamina Makassar akan berupaya menambah kapal angkut dan jumlah trip pengangkutan mulai bulan April 2019;
3. Beberapa nozzel yg rusak sedang diperbaiki oleh APMS;
4. Jam buka pelayanan APMS minimal pukul 07.00 Wita s/d pukul 17.00 Wita tanpa jam istirahat (sistem shift);
5. Mobil dan motor dgn tangki modifikasi akan ditindaki oleh Polres;
6. Mobil tanpa nomor polisi akan ditindaki oleh Polres;
7. Pol PP akan menghentikan kendaraan yg bolak balik di APMS;
8. Dibentuk Tim terpadu untuk menertibkan pengecer BBM yang tidak resmi;
9. Melaporkan ke Pertamina jika ada APMS yg menjual harga BBM subsidi di atas harga Perpres;
10. Mendorong percepatan pemanfaatan Depo BBM di Pamatata; dan
11. Mendorong penambahan APMS dan pembentukan SPBUN di Kabupaten Kepulauan Selayar. (Ic)











.jpeg)