- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Pantau tes PPPK, Bupati Basli Ali Pastikan Tidak Ada Unsur KKN

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Mustakim melakukan pemantaun pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin, (13/9/2021).
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk formasi Guru PPPK lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar tersebut dilaksanakan pada dua lokasi, bertempat di SMKN 1 Benteng dan SMAN 1 Benteng, dengan jumlah alokasi penerimaan sebanyak 588 Orang.
Terpantau pada kesempatan tersebut, Bupati menyempatkan berkomunikasi langsunh dengan sejumlah peserta terkait pelaksanaan tes yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat ini.
Baca Lainnya :
- Resmi Digelar, Bupati Kepulauan Selayar Buka Musrenbang RKPD Tahun 20220
- Gubernur Sulsel Resmi Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 20200
- Ini Harapan Bupati Selayar pada Acara Wisuda Sarjana ke-16 dan pasca sarjana ke-8 STIE Nobel Indonesia0
- Bupati Selayar Ikuti Halal Bi Halal Pemprov Sulsel, Gubernur Minta Maaf Secara Virtual0
- Tiba di Pulau Kayuadi, Ini yang Dilakukan MBA0
Kepada peserta ujian, sesekali ia berpesan agar tetap semangat dan tidak lupa untuk berdoa sebelum mengikuti atau mengerjakan soal ujian.
Bupati Basli Ali memastikan bahwa pelaksanaan seleksi P3K ini tidak ada unsur KKN dalam penentuan kelulusan, murni semuanya ditentukan sesuai hasil atau nilai yang dihasilkan peserta, pelaksanaannya pun berbasis komputer dengan sistim online dan serentak di seluruh Indonesia.
"Saya ingatkan kepada para peserta tes PPPK untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan. Pelaksanaan seleksi ini dilakukan dengan mengedepankan sistem yang terbuka dan akuntabel, yang menentukan adalah nai dari hasik ujian" ucap Bupati
Seleksi PPPK ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat, para peserta diwajibkan membawa dan menunjukkan surat keterangan hasil swab negatif, sebagai upaya untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19 saat seleksi dilaksanakan. (Kominfo-IC)











.jpeg)