- Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
- Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi
- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
- Selayar Lolos Tahap Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026, Wabup Paparkan Komitmen Perlindungan Pekerja
- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan

KEPULAUAN SELAYAR – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa di Perairan Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, yang berlangsung sejak 15 Juli 2026, resmi ditutup pada Jumat (24/7/2026).
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penutupan dilakukan setelah operasi memasuki hari ke-10 sesuai prosedur yang berlaku.
"Sekitar pukul 07.00 WITA tadi pagi, tim telah melakukan penyisiran terakhir di sekitar Pulau Sabalana. Kami juga mengecek beberapa pulau di sekitarnya sambil berkoordinasi dengan BPBD serta aparat desa setempat," ujarnya dalam konferensi pers di Media Centre Basarnas Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa0
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang0
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir0
- Wabup Selayar Bertolak ke Jampea Bawa Bantuan Logistik bagi Korban KLM Nurul Salsa0
- Wabup Selayar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban KLM Nurul Salsa, Pencarian 24 Korban Masih Berlanjut0
Hingga operasi dinyatakan berakhir, sebanyak 14 korban masih belum ditemukan, sementara korban lainnya telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia.
Dikutip dari dokumen resmi data status keselamatan dan pencarian korban, tercatat total 76 korban , 58 orang selamat, meninggal 4 orang dan belum ditemukan 14 orang.
Meski operasi SAR resmi ditutup, Andi Sultan menegaskan Basarnas tetap siap bergerak apabila di kemudian hari terdapat informasi atau penemuan korban.
"Apabila ada laporan penemuan korban, kami siap kembali menggerakkan KN Kamajaya untuk melakukan operasi evakuasi," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, M.M. yang turut hadir dalam konferensi pers menyampaikan bahwa musibah tenggelamnya KLM Nurul Salsa merupakan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Kepulauan Selayar.
Sejak hari pertama kejadian, kata Muhtar, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memaksimalkan upaya pencarian dan penyelamatan korban.
"Berbagai unsur telah terlibat dalam operasi ini, mulai dari KLM Harapan Kita, KRI Marlin-877, KN Kamajaya milik Basarnas, kapal Basarnas dari Kendari dan Maumere, hingga seluruh potensi SAR di wilayah Pulau Sabalana, Kabupaten Pangkep, serta masyarakat nelayan yang ikut membantu pencarian korban," ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun operasi SAR telah ditutup, pemerintah daerah bersama aparat terkait tetap akan menjalin koordinasi dengan para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan sekitar sebagai langkah antisipasi apabila terdapat korban yang ditemukan.
Menanggapi pertanyaan mengenai santunan bagi korban, Wakil Bupati menjelaskan bahwa sebagian korban telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah daerah akan mengawal proses pencairan hak-hak korban sesuai komitmen yang telah dibangun bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Sedangkan terkait asuransi pelayaran, Muhtar meminta agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi kepada pihak Syahbandar selaku pihak yang berwenang. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)