- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
- Distribusi Logistik Terganggu, ASDP Siap Operasikan Kembali KMP Balibo setelah Jalani Ramp Check
- Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar
- Raker Komisi II DPR RI Soroti Remunerasi Kepala Daerah dan DBH, Bupati Selayar: Daerah Kepulauan Butuh Keadilan Fiskal
- Kapolda Sulsel Resmikan Pos Polairud Pulau Jinato, Perkuat Pengamanan Kawasan Takabonerate
- Dua Pejabat Administrator Disdukcapil Selayar Dilantik, Wabup Muhtar Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab
- Bupati Selayar Bentuk Satgas Keselamatan Masyarakat, Evaluasi Total Sistem Keamanan Pelayaran Pasca Musibah KM Nurul Salsa
MBA Vicon HLM bersama Gubernur Sulsel, Ini yang Dibahas

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali (MBA) mengikuti High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulawesi Selatan, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Perwakilan Bank Indonesia, dan sejumlah Kepala Daerah se Sulawesi Selatan, Rabu 29 April 2020.
Bupati didampingi oleh Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si, unsur forkopimda bersama sejumlah pimpinan OPD terkait.
Pertemuan yang dilakukan bersama para Bupati dan Walikota se Sulawesi Selatan melalui video conference ini, membicarakan beberapa hal terkait dampak penyebaran covid-19 yang sudah hampir di seluruh daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang mengakibatkan menurunnya aktivitas ekonomi masyarakat dan kegiatan usaha.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Serap Aspirasi Warga Desa Kembang Ragi0
- Telkomsel Akan Perluas Jaringan di Selayar Hingga Layanan 4G Sampai ke Pelosok Desa0
- Ramah Tamah dengan Anggota DPR RI Komisi VIII, MBA Minta KEK Pariwisata Segera Ditetapkan0
- Penyerahan DIPA 2020, Selayar Keciprat Rp. 989,24 miliar0
- Bupati Kepulauan Selayar Tinjau Tanggul Jebol di Desa Bonea0
Hal tersebut akan berdampak pada perekonomian di sulsel dan berpotensi pada kenaikan harga kebutuhan masyarakat di Bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2020, khususnya di tengah pandemi covid-19.
Menyikapi hal tersebut, sejumlah rekomendasi disampaikan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA). Diantaranya Gubernur Sulsel meminta kepada para Kepala Daerah dan Walikota agar melakukan pemantauan harga yang lebih intensif terutama komunitas penyumbang inflasi sehingga gejolak harga dapat dikendalikan. Memastikan ketersediaan pasokan di setiap kabupaten/kota, kecamatan dan desa, bila terdapat kekurangan maka dapat dilakukan kerjasama dengan daerah yang surplus serta dilaporkan ke provinsi.
Selain itu kata NA, produsen, distributor dan agen agar tetap menjaga ketersediaan bahan pokok secara continue dengan harga yang wajar. TPID provinsi maupun kabupaten/kota bersama satgas pangan diminta agar melakukan kunjungan/sidak ke pasar-pasar tradisional/modern, gudang pengecer dan sentra distribusi untuk memastikan kewajaran harga dan menghindari tindakan yang dapat memicu kenaikan harga.
"Bersama dengan forkopimda melakukan pengawasan terhadap penyaluran, ketersediaan, stabilitas harga dan ketersediaan BBM baik di provinsi maupun di kabupaten/kota di Sulsel. Untuk menjaga stabilitas harga maka tim TPID provinsi dan kabupaten/kota dapat melakukan operasi pasar, sidak pasar, pasar murah dengan sistem online," jelas NA. (IM)










.jpeg)