- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Kisah Nirwana, Nekat Mengikuti Ujian SKD dengan Tabung Oksigen untuk Bantuan Pernafasan

SELAYAR - Nirwana, S.Pd.I., warga Kota Intang Desa Lembang Baji Kecamatan Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan sempat viral di salah satu media sosial. Pasalnya Nirwana (27) yang akrab disapa Wana ini nekat untuk ikut ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS formasi Guru Agama Islam di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Meski dalam keadaan sakit dibantu dengan tabung oksigen untuk bantuan pernafasan, tak menyurutkan semangatnya untuk mengikuti ujian SKD di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Jumat (7/2/2020) pagi.
Kepada media ini, Wana menyampaikan rasa gembiranya karena pada tahapan SKD ini ia berhasil lulus passingrade, dengan skor total 317 dengan rincian TWK 80, TIU 100 dan TKP 137. .
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan SK kepada 241 CPNSD Formasi 20185
- Ingat! Ujian SKD CPNS Sebentar Lagi, Ini Harapan dan Arahan Bupati Kepulauan Selayar0
- Pengumuman Pelaksanaan Tes SKD0
- Asisten Administrasi Pimpin Rakor Terkait Pelaksanaan Ujian SKD CPNS Formasi 20190
- Bupati Kepulauan Selayar Pantau Sekaligus Buka Pelaksanaan Ujian SKD CPNS Formasi 20190
Ditemui Sabtu siang (8/2/2020), sembari bercucuran air mata Wana mengisahkan bahwa usai mengikuti ujian, kondisinya sempat drop karena oksigen yang digunakan sudah mulai habis, sehingga terpaksa dilarikan kembali ke RSUD Kh. Hayyung Selayar dan mendapatkan perawatan serius di Gedung Perawatan Melinjo RSUD Kh. Hayyung.
Putri sulung dari pasangan Abdul Salam - Dewi Rana menuturkan bahwa sejak kecil ia bercita-cita ingin jadi guru dan mengabdikan diri untuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Selain karena motivasi dan ingin membahagiakan kedua orang tuanya serta keinginan besar untuk mencapai cita-citanya, adalah menjadi penyemangat untuk mengikuti ujian SKD ini meski dalam keadaan sakit.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi kesehatan Wana sudah mulai membaik dan masih mendapatkan perawatan di RSUD Kh. Hayyung.
Wana berharap sekiranya nasib baik berpihak kepadanya hingga berhasil menggapai cita-citanya, ia bersedia mengabdikan diri dimana saja dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, yang diaminkan oleh tim media ini.
"Mohon doa dari teman-teman semua, semoga Allah SWT segera memberikan kesembuhan kepada saya," ucap Wana penuh haru.
Diberitakan sebelumnya bahwa Wana diketahui mengidap penyakit demam dan asma. Namun keikutsertaannya pada ujian SKD ini karena telah mendapatkan izin dari dokter setelah pihak keluarga Wana menandatangani pernyataan kemungkinan terburuk. (IM)










.jpeg)