Breaking News
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Kepala DLHK : Terbentuknya Tim CERDAS Adalah Sebuah Inovasi Yang Luar Biasa

Laporan Dianika Ariatami
kepulauanselayarkab.go.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Ir. Nur Kamar, MM menuturkan bahwa dengan terbentuknya tim Cepat Reaktif Disiplin Atasi Sampah (CERDAS) oleh Kelurahan Benteng merupakan sebuah inovasi yang luar biasa. Harapannya semoga bisa berlanjut sampai benar-benar mendapatkan hasil yang diinginkan bersama, tidak hanya bagi pemerintah, tapi juga bagi masyarakat untuk kenyamanan bebas sampah.
Demikian diungkapkan Ir. Nur Kamar, MM pada sosialisasi dan kolaborasi CERDAS di Aula Kelurahan Benteng, Kamis (15/6/2017).
Pada kesempatan itu Nur Kamar juga membagikan nomor telepon genggam kepada masyarakat yang hadir untuk menyampaikan keluhan langsung jika menemukan sesuatu yang ada kaitannya dengan sampah sebagai bentuk memaksimalkan hasil Selayar bebas sampah.
Dukungan yang sama juga disampaikan Lurah Benteng Andi Anwar, S. Sos.
"Kami mendukung dan mengapresiasi dari apa yang menjadi tugas kami sebagai dukungan kepada pemerintah daerah," ujar Lurah Benteng, Andi Anwar, S.Sos.
Sementara Al Amin, S.Pi. sebagai inovator CERDAS menyampaikan bahwa CERDAS ini lebih kepada memberikan solusi kepada masyarakat tentang sampah yang memiliki nilai jual. Kedepannya, akan dibentuk kelompok CERDAS dan callcenter CERDAS.
Hadir juga dalam acara tersebut, Mewakili Bappelitbangda, Supriadi, S.Sos., M.Si., untuk membantu memfasilitasi penganggaran terkait CERDAS.
Sekadar diketahui bahwa armada sampah yang ada sekarang sebanyak 12 dan 1 diantaranya masuk kategori rusak parah dan tidak bisa alami beroperasi. Sedangkan bentor sampah sebanyak sekitar 20 unit yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kepulauan Selayar.
"Jika sampah tidak teratasi, maka akan berdampak pada kualitas air yang akan dikonsumsi oleh masyarakat", ujar Al Amin.
Reporter : Dianika Ariatami
Editor : Firman
Kameramen : Rusdi
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)