- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
- Investasi Masa Depan Daerah, Bupati Selayar Perkuat Fondasi Pendidikan Vokasi Bersama UNHAS
- Bupati Natsir Ali Hadiri Rakor KPK–ATR/BPN, Perjuangkan Hak Masyarakat Pesisir
- Bupati Natsir Ali Hadiri Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP di Masamba, Tegaskan Apresiasi atas Loyalitas Personel
- Wabup Selayar Sampaikan Pesan Tito Karnavian pada Peringatan Otda ke-30
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
Kabid Humas Ungkap Strategi Bupati dan Wabup Bangun Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Mencermati kondisi dan potensi wilayah, maka penyelenggaraan pemeritahan di Kabupaten Kepulauan Selayar membutuhkan strategi tersendiri.
Bincang santai dengan awak media di Ruang kerjanya pada Jumat (2/12) Kabid Humas Kominfo, Andi Sandra Esty Abriany menuturkan dalam menjalankan pemeritahan, Bupati Basli Ali dan Wabup Saiful Arif dan jajarannya terus berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat memperoleh standar pelayanan yang sama.
"Salah satunya dengan melakukan koordinasi terkait dukungan program dan kegiatan, alokasi anggaran baik di provinsi, pusat, maupun lembaga lain seperti CSR atau lainnya" tuturnya.
Baca Lainnya :
- Sekda Selayar Sambut Kedatangan Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya 0
- Enam Pasien Sembuh dari Covid-19 Hari Ini Dipulangkan ke Selayar0
- Bappelitbangda Gelar Diskusi Sinkronisasi Data OPD Dalam Penyusunan PDRB 20190
- Mengisi Panggung Hiburan di Kecamatan Bontoharu, Aty D Academy : Saya Tidak Pernah Lupa Kampung Hala0
- Direktur PT. Semen Indonesia Irup Upacara HUT RI ke 74 di Kec. Bontosikuyu 0
Alhamdulillah, pada tahun ini saja, atas koordinasi Pemkab Selayar untuk menjamin akses masyarakat terhadap air siap minum misalnya, atas bantuan Gubernur Sulsel tahun ini telah dihadirkan teknologi pengolahan air siap minum (Arsinum) di dua titik, yakni di Desa Bontoborusu, Kecamatan Bontoharu dan Desa Menara Indah, Kecamatan Bontomatene, papar Andi Esty.
Begitupun dengan mendukung kegiataan keagaamaan dan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai tuan rumah STQ, Gubernur Andi Sudirman telah mengalokasikan Anggaran 11 Milyar lebih untuk pembangunan Mesjid Agung Rahmatan lil alamin, lanjutnya
Selanjutnya, dari Pemerintah Pusat misalnya bulan ini ada Bantuan pemasangan baru listrik atau BPBL bagi rumah tangga tidak mampu, yang juga merupakan bentuk upaya dan koordinasi yang dilakukan Pemkab Selayar.
BPBL ini meliputi instalasi tenaga listrik dan biaya pemasangannya, biaya sertifikasi laik operasi, biaya penyambungan baru ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), dan pengisian token listrik perdana.
Lanjut dipaparkan, Para penerima bantuan BPBL merupakan rumah tangga yang belum tercatat sebagai pelanggan PT PLN (Persero) dan berdomisili di daerah yang telah tersedia jaringan tenaga listrik tegangan rendah PT PLN (Persero) tanpa dilakukan perluasan jaringan.
Para penerima bantuan BPBL merupakan rumah tangga yang belum tercatat sebagai pelanggan PT PLN (Persero) dan berdomisili di daerah yang telah tersedia jaringan tenaga listrik tegangan rendah PLN
Selain itu, penerima juga harus sudah terdaftar dalam DTKS yang ditetapkan oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sosial.
Begitu pula dengan penanganan wilayah yang sulit bahkan tidak terjangkau sinyal atau jaringan telekomunikasi, lanjut Kabid Humas, atas permohonan Pemkab Selayar, saat ini juga sementara dalam proses pembangunan 30 BTS.
"serta masih banyak hal lainnya, ini sekedar sebagai bentuk informasi bahwa dengan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan Wabup tidak tinggal diam, terus berupaya semaksimal mungkin demi kemajuan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bumi Tanadoang" cetus Andi Esty menutup keteranganya. (humas)










.jpeg)