- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
Bupati Selayar Respons Cepat Gempa M7,7, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

KEPULAUAN SELAYAR -Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali langsung merespons gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB.
Gempa dengan kedalaman 15 kilometer tersebut memicu peringatan dini tsunami dari BMKG untuk sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam pemutakhiran BMKG, Selayar masuk dalam kategori Siaga potensi tsunami.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Natsir Ali langsung melakukan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan perkembangan situasi terus dipantau dan langkah-langkah kewaspadaan dilakukan, khususnya di wilayah kepulauan.
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik Pejabat Struktural Eselon II dan Kepala Sekolah0
- Pemkab Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Mahasiswa KKN UGM Jogyakarta 0
- Wagub Sulsel : Pada Musrenbangnas Kita Sudah Usulkan, Selayar Butuh Listrik Stabil0
- Rakor Kehumasan Sulsel Bahas Peran Humas Sebagai Perekat Bangsa0
- Jadwal Imsakiyah 1438H / 2017M Kabupaten Kepulauan Selayar0
Bupati juga meminta jajaran aparat di kecamatan dan desa, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh unsur terkait untuk bersama-sama memantau situasi dan kondisi di wilayah masing-masing serta menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi jangan lengah. Khusus masyarakat di wilayah kepulauan seperti Pasilambena dan Pasimarannu, agar tetap memperhatikan kondisi sekitar, mencari titik aman apabila diperlukan, dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari pemerintah dan BMKG,” imbau Bupati.
Selain keselamatan masyarakat, Bupati juga meminta aparat di wilayah untuk mengantisipasi kondisi rumah-rumah warga yang kemungkinan ditinggalkan sementara untuk menuju lokasi yang lebih aman. Pengamanan lingkungan dan rumah warga perlu menjadi perhatian agar situasi tetap kondusif.
Bupati meminta warga mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Utamakan keselamatan. Jangan panik, tetap waspada dan ikuti arahan petugas apabila ada perkembangan situasi. Kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing,” tegasnya.
BMKG mencatat gempa utama terjadi pada koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT dengan kedalaman 15 kilometer. Dalam peringatan yang dirilis pukul 05.09 WIB, Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat berstatus Siaga.
“Kita berdoa semoga semuanya tetap aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Yang paling penting, masyarakat tetap tenang dan waspada,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Forkopimda terus memantau perkembangan situasi dan memastikan koordinasi di lapangan berjalan, khususnya di wilayah kepulauan. Masyarakat diimbau tetap tenang, saling mengingatkan, menjaga lingkungan, serta mengikuti setiap pemutakhiran informasi resmi dari BMKG dan pemerintah.
(HUMAS-IC)











.jpeg)