- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Evaluasi Kinerja OPD, Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Briefing Akhir Tahun

SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., mempimpin Briefing Akhir Tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (19/12/2019).
Sekitar 500 orang hadir dalam briefing tersebut, diantaranya adalah para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag Setda, camat, pejabat Eselon III dan IV, lurah, dan bendahara.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan dalam briefing tersebut bahwa OPD harus melakukan evaluasi internal minimal tiga kali setahun.
Baca Lainnya :
- 6 Pejabat Pemkab Selayar Ikut Assessment Jabatan Lowong, Ini Arahan Wakil Bupati 0
- Pemkab Selayar Terima Penghargaan Swatisaba Kategori Wistara dari Kemenkes RI0
- Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Setda Selayar Pimpin Rapat Evaluasi Car Free Day0
- Asisten Ekbang & Kesra Selayar: "Sub Penyalur BBM bersubsidi diharapkan bantu pemda"0
- HMPI Eksplore Sejumlah Tempat Wisata di Kepulauan Selayar 0
"Briefing ini adalah untuk melihat seperti apa peningkatan efektivitas kinerja pejabat dan ASN. Orientasi kinerja yang bersifat evaluasi sebagai fungsi dari manajemen. Orang yang tidak melakukan evaluasi adalah orang yang tidak menjalankan fungsi manajemen secara utuh dengan tertib dan teratur," terang Zainuddin.
Briefing tersebut juga menyinggung sedikit tentang pemerintahan yang demokratis realisasi tindak lanjut temuan.
"Semoga keberhasilan yang kita dapat adalah keberhasilan yang legal," tegas Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa prinsip dalam kegiatan evaluasi selalu diperhadapkan pada renstra dan kinerja dengan prinsip strategi manajemen yaitu strategi planning diantaranya visi, misi, program, kegiatan, dan lain-lain
"Indikator keberhasilan kegiatan adalah proses, output, outcome, input, benefit, dan impact. Sasaran setiap OPD adalah efisiensi, efektivitas, dan produktivitas. Efisiensi adalah input dan output yang seimbang. Efektifitas adalah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Produktivitas adalah ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal," Tambah Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa masalah harus dipecahkan untuk peningkatan kinerja dengan selalu mengingat fungsi pemerintahan, diantaranya adalah fungsi pengaturan, fungsi pembangunan, fungsi pelayanan, fungsi pemberdayaan, dan fungsi perlindungan.
"Pemerintahan yang bersih dan baik adalah yang rencana pemerintahannya taat asas" tutup Zainuddin dalam briefing. (HUMAS/D)











.jpeg)