- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Evaluasi Kinerja OPD, Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Briefing Akhir Tahun

SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., mempimpin Briefing Akhir Tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (19/12/2019).
Sekitar 500 orang hadir dalam briefing tersebut, diantaranya adalah para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag Setda, camat, pejabat Eselon III dan IV, lurah, dan bendahara.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan dalam briefing tersebut bahwa OPD harus melakukan evaluasi internal minimal tiga kali setahun.
Baca Lainnya :
- Crosser Pieter, TAC 2019 Selayar mantap dan sukses0
- Mudik Bareng BUMN, Ratusan Mahasiswa Tiba di Terminal Bonea Selayar Pukul 23.30 Wita 0
- Seleksi Jabatan Tinggi Pratama Tahap II, Ini Arahan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Ingat! Ujian SKD CPNS Sebentar Lagi, Ini Harapan dan Arahan Bupati Kepulauan Selayar0
- TP. PKK Kab. Kepulauan Selayar Juara Tiga Lomba Masak Serba Ikan Kategori Menu Kudapan0
"Briefing ini adalah untuk melihat seperti apa peningkatan efektivitas kinerja pejabat dan ASN. Orientasi kinerja yang bersifat evaluasi sebagai fungsi dari manajemen. Orang yang tidak melakukan evaluasi adalah orang yang tidak menjalankan fungsi manajemen secara utuh dengan tertib dan teratur," terang Zainuddin.
Briefing tersebut juga menyinggung sedikit tentang pemerintahan yang demokratis realisasi tindak lanjut temuan.
"Semoga keberhasilan yang kita dapat adalah keberhasilan yang legal," tegas Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa prinsip dalam kegiatan evaluasi selalu diperhadapkan pada renstra dan kinerja dengan prinsip strategi manajemen yaitu strategi planning diantaranya visi, misi, program, kegiatan, dan lain-lain
"Indikator keberhasilan kegiatan adalah proses, output, outcome, input, benefit, dan impact. Sasaran setiap OPD adalah efisiensi, efektivitas, dan produktivitas. Efisiensi adalah input dan output yang seimbang. Efektifitas adalah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Produktivitas adalah ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal," Tambah Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa masalah harus dipecahkan untuk peningkatan kinerja dengan selalu mengingat fungsi pemerintahan, diantaranya adalah fungsi pengaturan, fungsi pembangunan, fungsi pelayanan, fungsi pemberdayaan, dan fungsi perlindungan.
"Pemerintahan yang bersih dan baik adalah yang rencana pemerintahannya taat asas" tutup Zainuddin dalam briefing. (HUMAS/D)










.jpeg)