- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Evaluasi Kinerja OPD, Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Briefing Akhir Tahun

SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., mempimpin Briefing Akhir Tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (19/12/2019).
Sekitar 500 orang hadir dalam briefing tersebut, diantaranya adalah para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag Setda, camat, pejabat Eselon III dan IV, lurah, dan bendahara.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan dalam briefing tersebut bahwa OPD harus melakukan evaluasi internal minimal tiga kali setahun.
Baca Lainnya :
- Hadir Pada Rakorda TP PKK Sulsel, PKK Selayar Tampilkan Produk Sejuta Kenari 0
- Pimpinan DPRD Selayar Resmi Dilantik, Bupati dan Wabup Beri Ucapan Selamat0
- Jadi Narsum Pada Diklatpim IV BPSDM Makassar, Ini Harapan Wabup Kepulauan Selayar0
- Gerakan Jum’at Berolahraga di Lapangan Pemuda Benteng, Dimeriahkan Penyerahan Doorprize0
- Porda XVI Sulsel, Cabor Renang Selayar Tambah Koleksi Medali 0
"Briefing ini adalah untuk melihat seperti apa peningkatan efektivitas kinerja pejabat dan ASN. Orientasi kinerja yang bersifat evaluasi sebagai fungsi dari manajemen. Orang yang tidak melakukan evaluasi adalah orang yang tidak menjalankan fungsi manajemen secara utuh dengan tertib dan teratur," terang Zainuddin.
Briefing tersebut juga menyinggung sedikit tentang pemerintahan yang demokratis realisasi tindak lanjut temuan.
"Semoga keberhasilan yang kita dapat adalah keberhasilan yang legal," tegas Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa prinsip dalam kegiatan evaluasi selalu diperhadapkan pada renstra dan kinerja dengan prinsip strategi manajemen yaitu strategi planning diantaranya visi, misi, program, kegiatan, dan lain-lain
"Indikator keberhasilan kegiatan adalah proses, output, outcome, input, benefit, dan impact. Sasaran setiap OPD adalah efisiensi, efektivitas, dan produktivitas. Efisiensi adalah input dan output yang seimbang. Efektifitas adalah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Produktivitas adalah ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal," Tambah Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa masalah harus dipecahkan untuk peningkatan kinerja dengan selalu mengingat fungsi pemerintahan, diantaranya adalah fungsi pengaturan, fungsi pembangunan, fungsi pelayanan, fungsi pemberdayaan, dan fungsi perlindungan.
"Pemerintahan yang bersih dan baik adalah yang rencana pemerintahannya taat asas" tutup Zainuddin dalam briefing. (HUMAS/D)










.jpeg)