- Seru-Seruan Sambut HUT Kemerdekaan, Sekda Pandu Lomba Tebak Suara di Sekretariat Daerah
- Jelang HUT ke-81 RI, Tim Penilai Mulai Lakukan Penilaian Kebersihan Kantor OPD
- Turnamen Domino Antarinstansi Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Selayar
- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
Dirjen PSDKP RI Kampanye dan Edukasi Penanggulangan DF di Desa Tarupa

KEPULAUAN SELAYAR -Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menyelenggarakan kegiatan kampanye dan edukasi penanggulangan destructive fishing di Desa Tarupa Kecamatan Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (22/3/2022).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar, yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) Laksda TNI Adin Nurawaluddin, M. Han, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Halid Jusuf, Wakil Bupati Kepulaua Selayar H. Saiful Arif, S.H. didampingi oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Ir. Makkawaru bersama sejumlah pimpinan OPD terkait, Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate Faad Rudianto, serta tim dari Dinas KP Pemprov Sulsel.
Hadir pula Unsur Forkopimda, Camat Takabonerate Dian Ady Luhur bersama sekcam Andi Caco Amras serta seluruh Kepala Desa diwilayah Kecamatan Takabonerate.
Baca Lainnya :
- Wabup Kep. Selayar Tinjau Lokasi Pembangunan RS Pratama Bonerate0
- Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Ikut Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Barugaiya0
- Saiful Arif : Pola Perencanaan Program Harus Fokus Mendukung Visi dan Program Prioritas Pemerintah0
- Wabup Kep. Selayar Pantau Perkuliahan Perdana Mahasiswa Kampus Vokasi Unhas0
- Wabup Kepulauan Selayar Briefing Pimpinan OPD, Berikut Arahannya 0
Sekjen KKP Antam Novambar mengatakan Takabonerate yang menjadi kebanggaan Indonesia harus dijaga.
Kedatangannya ke Desa Tarupa, selain ingin melakukan kegiatan kampanye dan edukasi penanganan destructive fishing, juga ingin melihat lagsung apa yang sebanarnya terjadi wilayah Kecamatan Takabonerate.
Antam Novambar melihat bahwa prasarana dan personil untuk pengamanan Takabonerate sangat minim.
Sementara untuk penangkapan ikan yang dapat merusak lingkungan diminta untuk dihentikan. Olehnya itu kepada aparat terkait agar dapat membantu memberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya dari destructive fishing. Sedangkan pihaknya sendiri siap membantu mulai dari Lanal akan ditingkatkan, PSDKP dijadikan sebagai satuan pengawas hingga kepada penambahan armada.
Sedangkan Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Drs. Halid Jusuf dalam laporannya mengatakan partisipasi masyarakat dalam kampanye dan edukasi adalah menjadi tujuan Dirjen PSDKP dalam penanggulangan destructive fishing di Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Pemberantasan destructive fishing tidak akan berhasil kalau hanya dilakukan oleh sepihak saja tanpa ada partisipasi dari masyarakat. KKP tidak akan berhasil menanggulangi destructive fishing tanpa dukungan dari aparat hukum lainnya seperti TNI, aparat kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat," kata Halid Yusuf.
Selain di Desa Tarupa, sosialisasi kemudian dilanjutkan ke Desa Rajuni dan Pulau Kayuadi Kecamatan Takabonerate. Bukan hanya kepada masyarakat dewan, namun sosalisasi tersebut menyasar anak-anak sekolah. Tujuannya untuk mengubah mindset masyarakat dilingkungan keluarga, salah satu diantaranya adalah bagaiman pola pendekatan anaknya kepada orang tuanya.
"ini merupakan strategi dan upaya dari Direktorat Jenderal PSDKP didalam menanggulangi destructive fishing yang semakin hari semakin marak," ungkapnya.
Sebagai komitmen untuk penanggulangan destructive fishing, pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat mendeklarasikan diri untuk tidak menggunakan bom dan bius untuk menangkap ikan.
Dalam deklarasi itu juga berkomitmen untuk tidak menampung, mengedarkan, membeli dan menkomsumsi ikan yang ditangkap menggunakan bom dan bius, serta siap menjaga dan memelihara lingkungan perairan demi kepentingan bersama. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)