- Bupati, Wabup Selayar dan Rektor Unhas Letakkan Batu Pertama Asrama Mahasiswa dan Dosen
- Ketua TP PKK Selayar Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir Dorong UMKM dan UP2K PKK Naik Kelas
- Pemkab Selayar Sambut Kunjungan Kerja Rektor Unhas, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
- Bupati Natsir Ali bersama Forkopimda Ikuti Peresmian 1.061 KDMP, Selayar Catat 13 Titik Rampung Dibangun
- Ketua TP PKK Yanti Rahmawati Perkuat Rumah DILAN Melalui Pelatihan Tutor Kesetaraan
- Pemkab Selayar Bersiap Sambut Rombongan Pangdam, Dankodaeral, Anggota DPR dan Pejabat dari Kemenhan RI
- Kuota Haji Selayar Turun Drastis, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Sebut Akibat Sistem Waiting List Nasional
- Wabup Muhtar Lepas Jemaah Calon Haji 1447 H/2026 M Menuju Tanah Suci
- Bupati Selayar Sambut Tim Wasev TMMD Ke 128, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan Celebes Scooter Party XIX 2026, Ribuan Scooterist Diperkirakan Hadir
Deputi Bidang Lalitbang BKKBN RI Kunker ke Selayar

Keterangan Gambar : Foto by Sukiandi
KEPULAUAN SELAYAR - Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI Prof. drh. M. Rizal Damanik, MRep.Sc. Phd., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (20/5/2021).
Deputi Lalitbang BKKBN RI ini didampingi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Dra. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., bersama rombongan lainnya.
Diketahui agenda kunjungan kerja Deputi Lalitbang BKKBN RI ini adalah melakukan monitoring, evaluasi Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK21) dan pembinaan wilayah binaan Deputi Lalitbang BKKBN RI di Kabupaten Kepulauan Selayar
Baca Lainnya :
- Awali Kunker di Kepulauan, Wabup Selayar Safari Nuzulul Qur'an di Pasimasunggu0
- Bupati Kepulauan Selayar Kunker Dua Kecamatan di Kepulauan, Ini Agendanya 0
- Pantau Aktivitas Pemulihan Ekonomi, Gubernur Sulsel Belanja di Pasar Sentral Benteng Selayar0
- Pemkab Selayar Terus Koordinasi Terkait Rencana Kunker Gubernur Sulsel0
- Sambil Jogging, Nurdin Abdullah Berbagi Masker di Jalan Metro Selayar0
Kedatangannya disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mulai dari Pelabuhan Pamatata Selayar, hingga melakukan pertemuan resmi di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar.
Mewakili Bupati Kepulauan Selayar, Sekda Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si., menyampaikan selamat datang di Bumi Tanadoang julukan dari Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai tanah tempat berdoa. Marjani Sultan berharap kedatangan Deputi Lalitbang BKKBN RI dan rombongan dapat membawa berkah bagi Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai satu-satunya Kabupaten di Sulsel yang terpisah dari daratan Pulau Sulawesi.
Selain itu, Sekretaris Daerah juga sedikit mengurai selayang pandang Kabupaten Kepulauan Selayar yang terdiri dari 132 pulau. Disebutkan, Selayar terdiri dari 11 kecamatan, lima kecamatan diantaranya ada di kepulauan, sedangkan enam kecamatan lainnya ada di daratan Pulau Selayar.
Baca juga
Pameran UP2K Kecamatan Pasimarannu, Musrifah Basli Terus Semangati Jajaran Pengurus PKK
Sementara itu Deputi Lalitbang BKKBN RI menyebutkan PK21 dimulai tahun ini, serentak di seluruh wilayah Indonesia. Diharapkan menjadi jawaban atas soalan data yang mampu memotret kondisi keluarga di Indonesia serta menjawab permasalahan kependudukan yang telah dan akan terjadi dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas.
Sedangkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Dra. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd. mengatakan perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga merupakan dasar pelaksanaan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana). Tugas BKKBN katanya tidak terbatas pada masalah pengendalian penduduk melalui program keluarga berencana, namun menyangkut peningkatan kualitas penduduk melalui program pembangunan keluarga.
"Dalam penggarapan Program Bangga Kencana tersebut, di samping memerlukan keterlibatan dan dukungan berbagai pihak, baik stakeholder dan mitra kerja, perlu didukung ketersediaan data dan informasi keluarga yang valid, terperinci dan relevan. Data tersebut berperan vital sebagai dasar berbagai intervensi, pembuatan kebijakan, dan penyelenggaraan program Bangga Kencana serta program pembangunan lainnya di Indonesia," ucapnya. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)