- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
- BBM dan LPG Jadi Sorotan, Pemkab Selayar Libatkan TNI-Polri dan Kejaksaan Bentuk Satgas Pengawasan
- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
Kejari Selayar Beri Penerangan Hukum Mitigasi Risiko MBG, Dorong Program Sehat dan Bebas Penyimpangan

KEPULAUAN SELAYAR – Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar menggelar kegiatan Penerangan Hukum bertema "Mitigasi Risiko Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG): Jaga Gizinya, Jaga Integritasnya, Wujudkan MBG yang Sehat, Aman, dan Bebas Penyimpangan" di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para camat, kepala desa, lurah, perangkat daerah, dan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini dipandu oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Muhammad Fachreza Parape, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri.
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Canangkan Kampung KB di Bukit Timur 0
- Wabup Saiful Arif harap Dewan Hakim MTQ Profesional dan Kesampingkan Ego Kedaerahan0
- Tatap Muka dengan Warga Pasimasunggu, Bupati Natsir Ali Serap Aspirasi dan Dorong Program Prioritas0
- Kembali Ukir Prestasi, Pemkab Selayar Peringkat Pertama Nasional Dalam Layanan Kesehatan Program JKN0
- Panitia Pemulangan Jemaah Haji Kepulauan Selayar Siapkan 3 Armada Bus0
Dalam pemaparannya, Kejaksaan menekankan pentingnya mitigasi risiko dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain memastikan pemenuhan gizi bagi peserta didik, seluruh tahapan program juga harus dijalankan secara akuntabel, transparan, dan sesuai ketentuan hukum agar terhindar dari potensi penyimpangan, baik dari aspek administrasi, pengelolaan keuangan, pengadaan, kesehatan, maupun sosial.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Dg. Maboja, menegaskan pentingnya peran aktif para kepala desa dan lurah dalam mengawasi pelaksanaan MBG di wilayah masing-masing. Ia juga mendorong pemerintah desa untuk membangun kerja sama agar kebutuhan bahan pangan SPPG dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Zulfikri, menyampaikan bahwa Program MBG merupakan program nasional yang baru berjalan sekitar satu tahun sehingga masih menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, koordinasi antarpemangku kepentingan harus terus diperkuat dengan melibatkan masyarakat. Ia berharap SPPG dapat menjadi pasar bagi hasil produksi lokal, seperti telur dan komoditas lainnya, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan peserta didik, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Dari sektor kesehatan, Dinas Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap status gizi penerima manfaat. Pengawasan dan evaluasi akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak agar kualitas layanan MBG tetap terjaga.
Dalam sesi diskusi, sejumlah camat menyampaikan aspirasi terkait pemanfaatan hasil produksi masyarakat. Camat Bontoharu, misalnya, berharap SPPG dapat bekerja sama dengan petani dan peternak lokal untuk menyerap komoditas seperti ikan nila, telur, dan hasil pertanian lainnya.
Kegiatan penerangan hukum ini juga menjadi wadah bagi para kepala desa, lurah, camat, serta Dinas Pendidikan untuk menyampaikan berbagai masukan, kendala, dan harapan kepada pihak SPPG, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kepulauan Selayar dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (HUMAS-IC)











.jpeg)