- Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Selayar Hadiri Rakornas Kemendagri
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Rakornas Pembentukan Paskibraka 2026
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub
- Rampungkan KKN 40 Hari, 102 Mahasiswa IAI Al-Amanah Dilepas Pemkab Selayar
- Bupati Natsir Ali dan Wabup Muhtar Beri Kejutan HUT ke-65 Bank Sulselbar Cabang Selayar
- Pemkab Selayar Gandeng PT. Pokphand dan Perbankan Dukung GEMERLAP–GEMETAR
- Koperasi Desa Merah Putih Bontosunggu Tembus 10 Tercepat Nasional, Bupati Natsir Ali Apresiasi Kodim 1415/Selayar
- Koordinasi Intensif Bupati Natsir Ali Berbuah Manis, 13 Traktor Kementan untuk Selayar
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor GEMERLAP–GEMETAR di Posko Induk Rujab
- Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Natsir Ali Kunjungi Intake Sumber Air Topa
Cuaca Buruk, Kapal Pengangkut Logistk Putar Haluan Kembali ke Tadu Berlindung

KEPULAUAN SELAYAR - Kapal pengangkut logistik KM Banawa Nusantara 90 untuk korban bencana gempa tektonik di Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar terpaksa harus berbalik arah menuju Tadu Kecamatan Pasilambena karena diadang gelombang tinggi disekitar perairan Pasilambena.
KM. Banawa Nusantara berlayar dari Kecamatan Pasilambena sekitar pukul 09.00 wita tujuan Pelabuhan Pattumbukan Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (26/12/2021).
Namun sekitar lima mil dari Latokdok Pasilambena, kapal oleng akibat gelombang tinggi.
Baca Lainnya :
- Kadinsos Patta Amir, Pastikan Akan Beri Bantuan untuk Rumah Rusak dan Korban Luka dan Meninggal0
- Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa, Andi Sudirman Terbang Gunakan Helikopter ke Selayar0
- Langsung dari Lokasi Terdampak Gempa di Pulau Bonerate Selayar, Plt Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pemulihan Pasca Bencana0
- Bantuan Pangan Sudah Menyentuh Warga Korban Gempa di Pasilambena Kepulauan Selayar0
- Data Sementara, BPBD Selayar Rilis 510 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa 7,4 Magnitudo0
Demikian diungkapkan Kapten Kapal KM. Banawa Nusantara 90 Agus Salim saat dihubungi media ini via two meter band pukul 10.45 wita.
"Kami sudah mau balik ke ibu kota kabupaten tujuan Pelabuhan Pattumbukan karena logistik sudah kami bongkar sejak kemari. Namun diperjalanan kami diadang gelombang tinggi sehingga harus balik lagi ke Tadu pantai timur Pulau Kalao Toa Kecamatan Pasilambena," ucap Agus Salim.
Agus Salim menuturkan, ia bersama ABK dan kru kapal lainnya akan melanjutkan perjalanan menunggu cuaca membaik.
Sedangkan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya pertanggal 26 Desember 2021 merilis bahwa prakiraan cuaca gelombang laut 1,25-2,5 meter terjadi di selat Makassar bagian selatan, perairan Pare-Pare, perairan barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, teluk Bone bagian Selatan, perairan timur Kepulauan Selayar, laut Flores bagian timur dan barat, dan perairan Pulau Bonerate-Kalaotoa bagian utara dan selatan.
Hingga berita ini diturunkan KM. Banawa Nusantara 90 masih sementara perjalanan ke Tadu Kecamatan Pasilambena untuk berlindung. (Im)










.jpeg)