- Final Check HUT RI ke-81, Wabup Selayar Tekankan Koordinasi dan Kebersamaan Panitia
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Resmi Luncurkan OPTIMIS ASN
- 839 Mahasiswa Universitas Megarezky Mulai KKN di Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan Bangun Desa Bersama Masyarakat
- Syafina Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Selayar, Harap 151 Program KKN UGM Berdampak Berkelanjutan
- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
- Distribusi Logistik Terganggu, ASDP Siap Operasikan Kembali KMP Balibo setelah Jalani Ramp Check
- Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar
Cuaca Buruk, Kapal Pengangkut Logistk Putar Haluan Kembali ke Tadu Berlindung

KEPULAUAN SELAYAR - Kapal pengangkut logistik KM Banawa Nusantara 90 untuk korban bencana gempa tektonik di Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar terpaksa harus berbalik arah menuju Tadu Kecamatan Pasilambena karena diadang gelombang tinggi disekitar perairan Pasilambena.
KM. Banawa Nusantara berlayar dari Kecamatan Pasilambena sekitar pukul 09.00 wita tujuan Pelabuhan Pattumbukan Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (26/12/2021).
Namun sekitar lima mil dari Latokdok Pasilambena, kapal oleng akibat gelombang tinggi.
Baca Lainnya :
- Bupati Basli Ali terima Bantuan Logistik untuk Korban Gempa dari Kemensos RI dan Dinsos Prov. Sulsel0
- Menggunalan KAL Suluh Pari, Sore Ini Logistik Diangkut ke Lokasi Korban Gempa di Kepulauan Selayar0
- Pemkab Selayar Fokus Distribusi Logistik ke Lokasi Terdampak Gempa0
- Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa, Andi Sudirman Terbang Gunakan Helikopter ke Selayar0
- Trauma Pasca Gempa, Sekitar 80 Persen Warga Pasilambena Masih di Pengungsian0
Demikian diungkapkan Kapten Kapal KM. Banawa Nusantara 90 Agus Salim saat dihubungi media ini via two meter band pukul 10.45 wita.
"Kami sudah mau balik ke ibu kota kabupaten tujuan Pelabuhan Pattumbukan karena logistik sudah kami bongkar sejak kemari. Namun diperjalanan kami diadang gelombang tinggi sehingga harus balik lagi ke Tadu pantai timur Pulau Kalao Toa Kecamatan Pasilambena," ucap Agus Salim.
Agus Salim menuturkan, ia bersama ABK dan kru kapal lainnya akan melanjutkan perjalanan menunggu cuaca membaik.
Sedangkan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya pertanggal 26 Desember 2021 merilis bahwa prakiraan cuaca gelombang laut 1,25-2,5 meter terjadi di selat Makassar bagian selatan, perairan Pare-Pare, perairan barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, teluk Bone bagian Selatan, perairan timur Kepulauan Selayar, laut Flores bagian timur dan barat, dan perairan Pulau Bonerate-Kalaotoa bagian utara dan selatan.
Hingga berita ini diturunkan KM. Banawa Nusantara 90 masih sementara perjalanan ke Tadu Kecamatan Pasilambena untuk berlindung. (Im)










.jpeg)