- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
- Polda Sulsel Beberkan Hasil Penanganan Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Jenazah Jalani Identifikasi Forensik
- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist

KEPULAUAN SELAYAR - Celebes Scooter Party (CSP) XIX telah sukses terlaksana di Bumi Tanadoang, Kabupaten Kepulauan Selayar. Namun, kebersamaan yang terjalin selama kegiatan belum benar-benar berakhir. Setibanya di rumah masing-masing, para scooterist justru kembali "berkelana" melalui layar ponsel mereka.
Dokumentasi perjalanan, momen kebersamaan, hingga pengalaman selama berada di Selayar mulai dipilah, disusun, lalu diunggah ke berbagai platform media sosial. Foto-foto dan video yang tersimpan di galeri perlahan berubah menjadi cerita yang menghidupkan kembali kenangan selama mengikuti CSP XIX.
Dari pantauan media sosial, hampir semua unggahan menyampaikan kesan yang sama. Para peserta terpukau oleh keindahan alam Selayar yang begitu memanjakan mata. Hamparan pantai yang memukau, deretan pohon kelapa yang melambai ditiup angin, laut biru yang menenangkan, serta pesona matahari terbit dan terbenam yang begitu memikat menjadi warna dominan dalam setiap unggahan.
Baca Lainnya :
- Kemensos Berikan Bantuan di Sektor Kelautan, Pertanian, dan UMKM Bagi Masyarakat Selayar0
- Bupati Basli Ali Apresiasi Program Bantuan Ayam Ternak Kementerian Pertanian 0
- Ahli Waris Program Sikamaseang Klaim Santunan JKM, Dua Lainnya dari Wadah Korpri0
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Santunan kepada Janda Keluarga Veteran0
- Wabup Saiful Arif Lantik 25 Pejabat Fungsional Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar0
Tak hanya alamnya, keramahan masyarakat Selayar juga menjadi cerita yang berulang kali muncul. Sambutan hangat, senyum tulus, dan rasa kekeluargaan yang dirasakan para tamu meninggalkan kesan mendalam bagi para scooterist yang datang dari berbagai daerah.
Salah satu unggahan yang menarik perhatian datang dari scooterist Ayu Septiani AS. Melalui video reel yang diunggah di akun media sosialnya, Ayu menampilkan rangkaian keindahan Selayar mulai dari perjalanan menuju lokasi kegiatan, panorama pantai yang memesona, deretan pohon kelapa yang menari mengikuti hembusan angin, hingga momen matahari terbenam yang menghiasi langit Tanadoang. Video tersebut mendapat banyak respons positif dan turut memperkenalkan pesona Selayar kepada khalayak yang lebih luas.
CSP XIX bukan sekadar ajang berkumpulnya pecinta Vespa dan skuter. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang yang mempertemukan persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan memperkenalkan Selayar kepada lebih banyak orang melalui cerita-cerita yang kini tersebar luas di dunia maya.
Terima kasih, saudara-saudaraku scooterist. Terima kasih telah datang, berbagi tawa, dan meninggalkan jejak persaudaraan di Bumi Tanadoang. Terima kasih pula karena telah menceritakan Selayar dengan segala keindahannya, sehingga pesona pulau ini terus berlayar jauh melintasi batas lautan melalui setiap foto, video, dan kisah yang kalian bagikan.
Ribuan scooterist dari berbagai penjuru Indonesia hadir memeriahkan CSP XIX yang secara resmi dibuka oleh Andi Sudirman Sulaiman bersama Muhammad Natsir Ali. Kehadiran para pecinta skuter dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Selayar memiliki daya tarik yang kuat, bukan hanya bagi wisatawan, tetapi juga bagi komunitas yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Kini, ketika para peserta telah kembali ke daerah masing-masing, Selayar tetap hidup dalam unggahan, video, dan cerita yang terus beredar di media sosial. Yang tersisa bukan hanya kenangan sebuah event, tetapi juga ikatan persaudaraan yang akan terus terjaga, serta kerinduan untuk kembali menikmati keindahan Bumi Tanadoang di masa mendatang.
Sampai jumpa di perjalanan berikutnya. Salam satu aspal, satu saudara. (HUMAS-IC)










.jpeg)