- Bupati Selayar Tekankan Optimalisasi Aset dan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat Pendapatan Daerah
- Melalui Harkitnas ke-118, Pemkab Selayar Teguhkan Komitmen Jaga Tunas Bangsa
- Rakor TP PKK Selayar Bahas Program Prioritas Kesehatan, Yanti Rahmawati Tekankan Kolaborasi
- Wabup Kepulauan Selayar Apresiasi Gelar Karya Seni SMK Negeri 5 Selayar
- Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan Pelaksanaan
- Bupati Natsir Ali Sebut Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin Jadi Kehormatan bagi Masyarakat Selayar
- Pangdam XIV Hasanuddin dan Bupati Apresiasi Kinerja Kodim 1415/Selayar Bangun KDMP Bontosunggu
- Bupati bersama Forkopimda Sambut Pangdam XIV Hasanuddin di Bandara Aroepala, Agenda Utama Penutupan TMMD ke-128
- Prof. JJ: Selayar Adalah Jantung Segitiga Emas Pariwisata Nasional
- Rektor Unhas Apresiasi Semangat Bupati Natsir Ali dan Wabup Muhtar Bangun Daerah
Bupati Selayar Tekankan Optimalisasi Aset dan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat Pendapatan Daerah

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan aset daerah, peningkatan pelayanan publik bidang pertanahan, serta digitalisasi pajak daerah sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Keuangan Daerah dan Program Pencegahan Korupsi di Layanan Publik Bidang Pertanahan yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Upaya Digitalisasi PBB-P2 dan BPHTB Tahun 2026, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (20/5/2026).
Baca Lainnya :
- Undangan Khusus Pemda Kepulauan Selayar kepada Seluruh Umat Muslim0
- Rapat Bersama IPSI Sulsel, Selayar Makin Siap Jadi Tuan Rumah Praporda 0
- Posyandu Era Baru Sulsel Dilaunching, Diantaranya Posyandu Mawar I Kelurahan Benteng Selatan0
- Bupati Natsir Ali, Sidak Puskesmas Bontosunggu, Bontoharu, Perintahkan Puskesmas Rajuni Segera Difungsikan0
- Warga Desa Onto Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Harapan MBA 0
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), perbankan, dan pendampingan KPK menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ia menegaskan, dari sembilan program strategis hasil koordinasi antara ATR/BPN, KPK, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah menetapkan enam program prioritas untuk dijalankan bersama perangkat daerah terkait.
Menurut Bupati, pengelolaan aset daerah harus diarahkan tidak hanya untuk pengamanan administrasi dan hukum, tetapi juga memberi dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Hubungannya dengan pengelolaan barang milik daerah dan BPN ialah sertifikasi aset tanah pemerintah daerah untuk mengamankan aset, baik secara fisik, hukum maupun administrasi. Setelah itu, pemanfaatan aset dapat dioptimalkan untuk mendukung pendapatan daerah,” tegasnya.
Ia mencontohkan pemanfaatan aset daerah di kawasan Kokbang yang telah menghasilkan PAD melalui sistem sewa lahan masyarakat setiap tahun. Bupati berharap aset-aset lain milik pemerintah daerah juga dapat dimanfaatkan secara produktif.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) tanah dengan Nomor Objek Pajak (NOP) PBB sebagai bagian dari percepatan digitalisasi layanan pajak daerah.
Menurutnya, sinkronisasi data tersebut akan mempermudah pembaruan data perpajakan setiap terjadi transaksi pertanahan sekaligus mendorong akurasi data PBB-P2.
“Semua bidang tanah harus dipastikan terdata dan menjadi objek pajak daerah. Pajak daerah yang kuat akan mendorong penguatan ekonomi kita karena Pemda memiliki kapasitas fiskal lebih besar untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa upaya digitalisasi PBB-P2 dan BPHTB menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, pasti, dan profesional kepada masyarakat.
Melalui rakor dan HLM tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah, pengamanan aset pemerintah, serta pencegahan potensi tindak pidana korupsi di sektor pertanahan dan pelayanan publik. (HUMAS-IC)










.jpeg)