- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Bupati Selayar Imbau ASN dan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Lewat Telepon dan Video Call

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, mengeluarkan Surat Edaran Nomor 022/500.15/1/2026 tentang Himbauan Kewaspadaan terhadap Modus Penipuan melalui Telepon dan Panggilan Video (Video Call) dari nomor tidak dikenal.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian Setda, camat, lurah dan kepala desa, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam surat edaran yang ditetapkan di Benteng pada 14 Januari 2026 itu, Bupati menegaskan bahwa saat ini marak terjadi aksi penipuan melalui media elektronik yang menyasar pejabat publik, ASN, maupun masyarakat umum, dengan mengatasnamakan instansi pemerintah atau pihak tertentu.
Baca Lainnya :
Bupati mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap panggilan telepon maupun panggilan video dari nomor yang tidak dikenal atau tidak tersimpan dalam daftar kontak.
“Apabila terdapat nomor baru yang tidak dikenal melakukan panggilan, terutama panggilan video secara berulang, dianjurkan untuk tidak mengangkat atau mengabaikan panggilan tersebut,” demikian salah satu poin dalam edaran tersebut.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan, seperti informasi menang undian, permintaan tertentu yang bersifat mendesak, maupun manipulasi visual berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI/deepfake) yang berpotensi mengarah pada pemerasan.
Apabila penelepon mengaku berasal dari instansi pemerintah atau pihak berwenang, masyarakat diminta untuk melakukan verifikasi melalui saluran resmi Pemerintah Daerah, kantor kepolisian terdekat, atau menghubungi pihak terkait melalui nomor kontak yang telah terverifikasi sebelumnya.
Selain itu, Bupati Selayar juga mengimbau agar masyarakat segera memblokir nomor yang mencurigakan dan melaporkannya melalui kanal aduan resmi apabila terdapat indikasi pengancaman atau tindak pidana penipuan, guna menjaga keamanan informasi dan mencegah kerugian finansial.
Surat edaran ini diharapkan menjadi perhatian serius seluruh pihak dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)