- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
- Wabup Bersama Sekda Selayar Hadiri Rakor Tindak Lanjut Arahan Presiden Bersama Gubernur Sulsel
- Andi Musrifah Tekankan Disiplin Kerja dan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemkab pada Rapat Internal Diskominfo-SP
- Dari Kampus untuk Selayar, Pengurus DPC IKA IKIP/UNM Resmi Dilantik
- Raperda RTRW Kabupaten Kepulauan Selayar 2026–2046 Resmi Disahkan Jadi Perda
- HLM Optimalisasi PAD PKB 2026, Pemkab Selayar Genjot Balik Nama Kendaraan dan Perkuat ETPD
- Wabup Muhtar : Jumpa Berlian, Komitmen Pemkab Selayar Wujudkan Daerah Aman, Sehat, Resik, dan Indah
- Kadis Kominfo-SP Dwiyanti Musrifah Pimpin Uji Sinyal, Percepat Pemerataan Akses Telekomunikasi
- Samsat Selayar Siapkan Hadiah Umroh bagi Wajib Pajak yang Tertib Bayar Pajak Kendaraan
Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub

KEPULAUAN SELAYAR — Upaya Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam memperjuangkan peningkatan konektivitas dan pembangunan infrastruktur transportasi laut terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mendorong dilakukannya studi perencanaan pelabuhan sebagai langkah awal mewujudkan pelayanan transportasi laut yang layak, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan.
Sebagai daerah kepulauan dengan 132 pulau dan garis pantai sepanjang kurang lebih 250 kilometer, Selayar memiliki ketergantungan tinggi terhadap moda transportasi laut. Kondisi tersebut menjadikan pelabuhan sebagai infrastruktur vital yang tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama sektor perikanan, pariwisata maritim, dan distribusi logistik.
Baca Lainnya :
- Pameran UP2K Kecamatan Pasimarannu, Musrifah Basli Terus Semangati Jajaran Pengurus PKK0
- Mukerda X Muslimah Wahdah Islamiyah Digelar, Ini Pesan Ketua TP. PKK0
- Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Natsir Ali Kunjungi Intake Sumber Air Topa0
- Laboratorium Lingkungan Hidup Jadi Perhatian Bupati Natsir Ali, Evaluasi Sarana dan Aparatur0
- Karya Bakti Kodim 1415 Kep. Selayar, Tanam Pohon Mangrove di Pantai Barat Padang0
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Bupati Kepulauan Selayar untuk membuka keterisolasian wilayah kepulauan serta meningkatkan konektivitas antar pulau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, perikanan, dan pariwisata maritim.
Bupati Natsir Ali secara khusus mengusulkan 12 lokasi yang dinilai strategis untuk dilakukan studi perencanaan pelabuhan, tersebar di sejumlah kecamatan kepulauan, di antaranya Kecamatan Takabonerate, Bontosikuyu, Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Bontomanai, dan Pasilambena.
“Ini adalah ikhtiar pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat kepulauan mendapatkan akses transportasi laut yang layak, aman, dan berkelanjutan. Pelabuhan bukan hanya soal dermaga, tapi urat nadi ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat,” tegas Bupati
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Suardi, menegaskan bahwa pengajuan studi perencanaan ini merupakan langkah strategis dan sangat dibutuhkan daerah kepulauan seperti Selayar.
“Studi perencanaan pelabuhan ini adalah fondasi awal sebelum pembangunan fisik dapat dilakukan. Tanpa perencanaan yang matang, mustahil pelabuhan bisa berfungsi optimal dan berstandar keselamatan pelayaran,” ujar Suardi pada Rabu (14/1/2026)
Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah daerah telah menganggarkan studi kelayakan Pelabuhan Lambego /Komba-Komba dan Pelabuhan Labuang Nipayya di Kecamatan Bontomatene sebagai bentuk keseriusan menindaklanjuti kebutuhan transportasi laut.
Pemkab Kepulauan Selayar berharap Kementerian Perhubungan RI dapat memberikan perhatian dan dukungan penuh atas usulan tersebut, sebagai bagian dari upaya bersama membangun Indonesia dari wilayah kepulauan.
Adapun 12 lokasi yang diusulkan meliputi Pulau Pasitallu Timur, Pulau Tarupa, Pulau Latondu, Pulau Tambolongan, Appatanah, Pulau Polassi, Pulau Karumpa, Labuan Nipayya, Pulau Lambego (dua lokasi), Biroda, dan Ujung Jampea.

Lanjut Kadis Perhubungan menyampaikan bahwa seluruh usulan tersebut telah disampaikan secara langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar kepada Kementerian Perhubungan RI. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga telah menindaklanjutinya melalui pengajuan dokumen dan persuratan resmi sebagai dasar administrasi dan teknis untuk pelaksanaan studi perencanaan pelabuhan. (HUMAS)










.jpeg)