- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
- 48 Pramuka Garuda Selayar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Wabup Muhtar: Anak-anakku Jaga Nama Baik Daerah
- Final Check HUT RI ke-81, Wabup Selayar Tekankan Koordinasi dan Kebersamaan Panitia
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Resmi Luncurkan OPTIMIS ASN
- 839 Mahasiswa Universitas Megarezky Mulai KKN di Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan Bangun Desa Bersama Masyarakat
- Syafina Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Selayar, Harap 151 Program KKN UGM Berdampak Berkelanjutan
- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub

KEPULAUAN SELAYAR — Upaya Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam memperjuangkan peningkatan konektivitas dan pembangunan infrastruktur transportasi laut terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mendorong dilakukannya studi perencanaan pelabuhan sebagai langkah awal mewujudkan pelayanan transportasi laut yang layak, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan.
Sebagai daerah kepulauan dengan 132 pulau dan garis pantai sepanjang kurang lebih 250 kilometer, Selayar memiliki ketergantungan tinggi terhadap moda transportasi laut. Kondisi tersebut menjadikan pelabuhan sebagai infrastruktur vital yang tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama sektor perikanan, pariwisata maritim, dan distribusi logistik.
Baca Lainnya :
- BPJSTK Salurkan Santunan JKM untuk 2 Pegawai ASN dan Non ASN Pemkab Selayar0
- Bupati Natsir Ali Akhiri Kunkernya selama lima hari di Wilayah Kepulauan, berikut rangkumannya0
- Pembekalan dan Orientasi PPPK di Kepulauan Selayar, Wabup Muhtar Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme0
- Jajaran Pengurus DWP Selayar Lakukan Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai di Tamamelong0
- Kerja sama BI, Pemkab Selayar Gelar Diseminasi Hasil Riset Pembangunan Inklusif 20200
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Bupati Kepulauan Selayar untuk membuka keterisolasian wilayah kepulauan serta meningkatkan konektivitas antar pulau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, perikanan, dan pariwisata maritim.
Bupati Natsir Ali secara khusus mengusulkan 12 lokasi yang dinilai strategis untuk dilakukan studi perencanaan pelabuhan, tersebar di sejumlah kecamatan kepulauan, di antaranya Kecamatan Takabonerate, Bontosikuyu, Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Bontomanai, dan Pasilambena.
“Ini adalah ikhtiar pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat kepulauan mendapatkan akses transportasi laut yang layak, aman, dan berkelanjutan. Pelabuhan bukan hanya soal dermaga, tapi urat nadi ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat,” tegas Bupati
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Suardi, menegaskan bahwa pengajuan studi perencanaan ini merupakan langkah strategis dan sangat dibutuhkan daerah kepulauan seperti Selayar.
“Studi perencanaan pelabuhan ini adalah fondasi awal sebelum pembangunan fisik dapat dilakukan. Tanpa perencanaan yang matang, mustahil pelabuhan bisa berfungsi optimal dan berstandar keselamatan pelayaran,” ujar Suardi pada Rabu (14/1/2026)
Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah daerah telah menganggarkan studi kelayakan Pelabuhan Lambego /Komba-Komba dan Pelabuhan Labuang Nipayya di Kecamatan Bontomatene sebagai bentuk keseriusan menindaklanjuti kebutuhan transportasi laut.
Pemkab Kepulauan Selayar berharap Kementerian Perhubungan RI dapat memberikan perhatian dan dukungan penuh atas usulan tersebut, sebagai bagian dari upaya bersama membangun Indonesia dari wilayah kepulauan.
Adapun 12 lokasi yang diusulkan meliputi Pulau Pasitallu Timur, Pulau Tarupa, Pulau Latondu, Pulau Tambolongan, Appatanah, Pulau Polassi, Pulau Karumpa, Labuan Nipayya, Pulau Lambego (dua lokasi), Biroda, dan Ujung Jampea.

Lanjut Kadis Perhubungan menyampaikan bahwa seluruh usulan tersebut telah disampaikan secara langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar kepada Kementerian Perhubungan RI. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga telah menindaklanjutinya melalui pengajuan dokumen dan persuratan resmi sebagai dasar administrasi dan teknis untuk pelaksanaan studi perencanaan pelabuhan. (HUMAS)










.jpeg)