Breaking News
- Cegah Kusta Sejak Dini, Wabup Selayar Ikuti Pencanangan Rekor MURI Andalan Sehati
- Entry Meeting BPK Fokus Pariwisata, Wabup Muhtar Minta OPD Transparan sajikan data
- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
BI Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai Serta Ciri Keaslian Uang Rupiah

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Bank Indonesia (BI) kerjasama dengan Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar melakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai dan Implementasi Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah serta Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah, di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (30/5/2018).
Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Selayar Mappatunru, Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arief, unsur dari Kejaksaan Negeri Selayar, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Amanlison Sembiring, serta para pimpinan perbankan.
Sementara peserta sosialisasi diikuti oleh para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati juga saling bertukar plakat dengan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Amanlison Sembiring.
"Mari kita manfaatkan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya, dan mari kita berinteraksi dengan pihak BI, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua untuk menjadikan masa depan bangsa yang lebih baik," tutur Zainuddin.
Dalam sosialisasi itu pihak BI memberikan pemahaman mengenai manfaat penggunaan uang elektronik dan transaksi secara nontunai, serta memberikan pemahaman dan memperagakan tentang ciri-ciri Keaslian uang rupiah.
"Mengenali rupiah semakin penting untuk memerangi kejahatan peredaran uang palsu, yang konsekuensinya tentunya menimbulkan kerugian bagi masyarakat," ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Amanlison Sembiring.
Ketua panitia menyebut bahwa sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terhadap transaksi non tunai, yang bertujuan untuk mewujudkan transaksi keuangan secara elektronik di lingkungan Pemda Kepulauan Selayar. "Kita berharap ke depan dapat terwujud tata kelola keuangan yang baik, dan meningkatkan potensi penerimaan pendapatan Pemda Kepulauan Selayar," kata Kabag Ekonomi, Muh. Arsyad, SKM., M.Kes. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)