Breaking News
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
BI Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai Serta Ciri Keaslian Uang Rupiah

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Bank Indonesia (BI) kerjasama dengan Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar melakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai dan Implementasi Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah serta Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah, di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (30/5/2018).
Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Selayar Mappatunru, Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arief, unsur dari Kejaksaan Negeri Selayar, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Amanlison Sembiring, serta para pimpinan perbankan.
Sementara peserta sosialisasi diikuti oleh para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati juga saling bertukar plakat dengan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Amanlison Sembiring.
"Mari kita manfaatkan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya, dan mari kita berinteraksi dengan pihak BI, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua untuk menjadikan masa depan bangsa yang lebih baik," tutur Zainuddin.
Dalam sosialisasi itu pihak BI memberikan pemahaman mengenai manfaat penggunaan uang elektronik dan transaksi secara nontunai, serta memberikan pemahaman dan memperagakan tentang ciri-ciri Keaslian uang rupiah.
"Mengenali rupiah semakin penting untuk memerangi kejahatan peredaran uang palsu, yang konsekuensinya tentunya menimbulkan kerugian bagi masyarakat," ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Amanlison Sembiring.
Ketua panitia menyebut bahwa sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terhadap transaksi non tunai, yang bertujuan untuk mewujudkan transaksi keuangan secara elektronik di lingkungan Pemda Kepulauan Selayar. "Kita berharap ke depan dapat terwujud tata kelola keuangan yang baik, dan meningkatkan potensi penerimaan pendapatan Pemda Kepulauan Selayar," kata Kabag Ekonomi, Muh. Arsyad, SKM., M.Kes. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)