Breaking News
- Bupati Natsir Ali Hadiri Rakor KPK–ATR/BPN, Perjuangkan Hak Masyarakat Pesisir
- Bupati Natsir Ali Hadiri Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP di Masamba, Tegaskan Apresiasi atas Loyalitas Personel
- Wabup Selayar Sampaikan Pesan Tito Karnavian pada Peringatan Otda ke-30
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
BI Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai Serta Ciri Keaslian Uang Rupiah

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Bank Indonesia (BI) kerjasama dengan Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar melakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai dan Implementasi Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah serta Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah, di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (30/5/2018).
Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Selayar Mappatunru, Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arief, unsur dari Kejaksaan Negeri Selayar, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Amanlison Sembiring, serta para pimpinan perbankan.
Sementara peserta sosialisasi diikuti oleh para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati juga saling bertukar plakat dengan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Amanlison Sembiring.
"Mari kita manfaatkan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya, dan mari kita berinteraksi dengan pihak BI, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua untuk menjadikan masa depan bangsa yang lebih baik," tutur Zainuddin.
Dalam sosialisasi itu pihak BI memberikan pemahaman mengenai manfaat penggunaan uang elektronik dan transaksi secara nontunai, serta memberikan pemahaman dan memperagakan tentang ciri-ciri Keaslian uang rupiah.
"Mengenali rupiah semakin penting untuk memerangi kejahatan peredaran uang palsu, yang konsekuensinya tentunya menimbulkan kerugian bagi masyarakat," ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Amanlison Sembiring.
Ketua panitia menyebut bahwa sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terhadap transaksi non tunai, yang bertujuan untuk mewujudkan transaksi keuangan secara elektronik di lingkungan Pemda Kepulauan Selayar. "Kita berharap ke depan dapat terwujud tata kelola keuangan yang baik, dan meningkatkan potensi penerimaan pendapatan Pemda Kepulauan Selayar," kata Kabag Ekonomi, Muh. Arsyad, SKM., M.Kes. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)