- Selayar Lolos Tahap Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026, Wabup Paparkan Komitmen Perlindungan Pekerja
- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
- Polda Sulsel Beberkan Hasil Penanganan Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Jenazah Jalani Identifikasi Forensik
- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
Selayar Lolos Tahap Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026, Wabup Paparkan Komitmen Perlindungan Pekerja
.jpg)
MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berhasil lolos ke tahap wawancara dalam ajang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek Award) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Tahap wawancara diikuti oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., di The Rinra Hotel Makassar, Selasa (21/6) lalu.
Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Kepulauan Selayar, Andriany Gusram, yang mendampingi Wakil Bupati pada sesi wawancara, Rabu (22/7/2026), mengatakan Kabupaten Kepulauan Selayar dinyatakan lolos berdasarkan hasil rapat panitia Jamsostek Award.

Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Santunan JKM dan Bea Siswa BPJS Ketenagakerjaan0
- BPJS Ketenagakerjaan Kepulauan Selayar Lapor Cakupan Kepesertaan dan Penerimaan Iuran Serta Klaim yang Terbayarkan0
- Pemkab Selayar Mulai Sosialisasi Program Sikamaseang Bagi Pekerja Informal0
- Pemkab Selayar melalui BPJSTK Salurkan Santunan JKM sebesar 252 Juta 0
- Delapan Ahli Waris Peserta JKM BPJSTK Terima Santunan dan Beasiswa0
"Dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, hanya 14 daerah yang diundang mengikuti sesi wawancara," ujar Andriany.
Ia menjelaskan, dalam sesi tersebut Wakil Bupati memaparkan capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kepulauan Selayar, sekaligus berbagai inovasi dan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Wawancara juga dihadiri Kabid Tenaga Kerja Syamsuhartien.
Sejumlah inovasi yang dipresentasikan antara lain perlindungan bagi tenaga kerja non-ASN, pekerja ekosistem desa, pekerja rentan, tenaga kerja sektor jasa konstruksi, serta kolaborasi dengan Baznas Kepulauan Selayar untuk perlindungan pekerja rentan.
Selain itu, Pemkab Selayar juga mengembangkan inovasi Sikamaseang (Sertakan), yakni satu ASN menanggung minimal satu pekerja, perekrutan minimal satu Agen Perisai di setiap desa, menjadikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai persyaratan penerima KUR, serta perlindungan bagi pekerja kapal tradisional melalui kerja sama dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kepulauan Selayar.
Untuk tahun 2026, Pemkab Kepulauan Selayar berkomitmen meningkatkan manfaat program bagi kepala desa dan perangkat desa dari dua menjadi empat program, memperluas perlindungan pekerja rentan melalui penganggaran APBDes Perubahan minimal 30 pekerja per desa, menambah Agen Perisai di sejumlah titik, serta memperkuat kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pemberi kerja kapal tradisional bekerja sama dengan UPP Selayar.
"Melalui berbagai inovasi dan komitmen tersebut, kita semua tentu berharap dapat terus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di daerah," tutup Andriany Gusram. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)