- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
- Wabup Selayar Serahkan Bantuan BAZNAS dan BPBD kepada Korban Kebakaran di Desa Kaburu
- Kajati Sulsel Kunjungi Selayar, Bupati Natsir Ali Harapkan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
- Bupati Natsir Ali Bangga, 5.000 Scooteris Berkumpul di Selayar
- Warga Balang Sembo Aktifkan Kerja Bakti Minggu Pagi, Perkuat Kebersamaan dan Antisipasi Banjir
Angin Segar CFD Selayar, Bangkitkan UMKM dengan Omzet Dua Hingga Tiga Kali Lipat

KEPULAUAN SELAYAR – Car Free Day (CFD) di Kabupaten Kepulauan Selayar tak hanya menjadi ruang berolahraga bagi masyarakat, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pariwisata Selayar, Nur Ihsan Chairuddin, menyebutkan berdasarkan pengakuan pelaku UMKM, perputaran uang selama CFD mencapai sekitar Rp64 juta per hari. “CFD bukan hanya sarana olahraga masyarakat, tetapi juga peluang ekonomi untuk membantu UMKM agar tetap bertahan dan berkembang,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya, Jumat (12/9/2025).

Baca Lainnya :
- Lantik Pejabat Struktural, Wabup Saiful Arif; Pahami tupoksi dan kerja keras0
- Kades Bonea Makmur : Listrik PLN Menyala, Kado Terindah Buat Warga Saya 0
- Dihelat Tiga Hari, Lomba STQH XXXI Resmi Ditutup, Dirangkaikan dengan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW0
- Bupati Basli Ali Ungkap Kesiapan Pemda Hadapi Pilkada 2024 di Mapolres Selayar0
- Buka Kegiatan Donor Darah, Wabup Apresiasi Mahasiswa KKN Tematik Unhas, PMI, dan Gerakan Pramuka0
Selain dihadiri insan media, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pelaku UMKM yang memberikan testimoni langsung terkait manfaat CFD. Saat ini, tercatat sekitar 95 UMKM terlibat secara rutin di arena CFD.
Para pelaku UMKM mengaku omzet mereka meningkat signifikan. “Sebelum ada CFD, omzet rata-rata hanya Rp200 ribu per hari. Sekarang bisa mencapai Rp500 ribu. Peningkatan ini sangat drastis dibanding hari biasanya, dan kami berterima kasih atas adanya CFD yang benar-benar membantu pedagang kecil,” ungkap Hendra, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Apkali) Selayar, yang diamini pelaku UMKM lainnya.
Terkait adanya iuran Rp25 ribu yang ramai diberitakan, Kadis Pariwisata menegaskan hal tersebut merupakan kesepakatan internal UMKM sejak sebelum launching CFD dan tidak ada kaitannya dengan dinas. Iuran itu sepenuhnya dikelola oleh UMKM.
Ketua Apkali Selayar, Hendra, menambahkan bahwa iuran tersebut merupakan hal wajar dalam sebuah event. “Di awal memang ada kesepakatan listrik gratis satu bulan, tapi CFD sudah berjalan beberapa bulan. Jadi kami berinisiatif patungan pasang listrik baru, untuk band akustik dan listrik agar suasana lebih hidup dan menarik pengunjung,” katanya.
Pelaku UMKM lainnya, Ruslan, juga membenarkan bahwa iuran tersebut murni kesepakatan pedagang. “Rinciannya Rp10 ribu untuk sewa band akustik, Rp10 ribu untuk kebutuhan listrik, dan Rp5 ribu untuk biaya kebersihan. Sampai minggu ini listrik masih gratis ditanggung pemda. Iuran itu baru kami sepakati jika nantinya sudah dilakukan pemasangan listrik baru,” terangnya.
Namun, Kadis Pariwisata meminta rencana pemasangan listrik baru tersebut ditunda. Ia menegaskan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut agar listrik yang selama ini digunakan bisa tetap disubsidi pemda tanpa biaya tambahan bagi UMKM.
Sebagai bentuk apresiasi, Nur Ihsan Chairuddin menyampaikan terima kasih atas masukan yang diberikan media maupun pelaku UMKM. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan CFD agar menjadi sarana kebangkitan ekonomi kreatif di Selayar.
“Semangat pelaku UMKM di CFD ini luar biasa. Kami akan terus berkoordinasi untuk meringankan beban biaya yang ada, sehingga CFD bisa semakin memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)