- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Air Laut Berubah Warna, Saiful Arif : Sebelum Uji Lab, Jangan Komsumsi Ikan

KEPULAUAN SELAYAR – Tidak sedikit warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan fenomena air laut yang tiba-tiba berubah warna menjadi hijau disertai bau busuk yang menyengat, sejak Selasa (17/1/2022).
Fenomena alam ini terjadi di Desa Parak Kecamatan Bontomanai, hingga ke pesisir Jalan Mursalim Daeng Mamangung Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng.
Pada Rabu (18/1/2023) warga kembali dihebohkan dengan ditemukannya ikan-ikan mati di pesisir pantai Jalan Mursalim Daeng Mamangung (Eks Jalan Metro). Meski sempat panik namun sebaian warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menangkap ikan yang masih terlihat mabuk dan mati.
Baca Lainnya :
- Saiful Arif Terpilih Aklamasi Pimpin DMI Kepulauan Selayar Periode 2022-20270
- BI Siap Dukung Festival Taka Bonerate0
- Wabup Kepulauan Selayar ; SPBE Hasilkan Efisiensi Birokrasi dan Tingkatkan Layanan Publik 0
- Saiful Arif : Pola Perencanaan Program Harus Fokus Mendukung Visi dan Program Prioritas Pemerintah0
- Saiful Arif Komitmen Pimpin PWRI Bukan Hanya Bermanfaat Bagi Pemerintah Tetapi Juga Kepada Masyarakat0
Kejadian aneh dan baru pertama kali terjadi ini di Kepulauan Selayar ini, tidak luput dari perhatian Pemerintah Daerah. Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H bersama sejumlah perangkat daerah turun ke lokasi kejadian.
"Sejak kemarin air laut berubah menjadi hijau, baunya juga sangat menyengat hidung, banyak ikan mati" ungkap salah seorang warga di Benteng Utara.
Sementara itu Wakil Bupati Saiful Arif mengimbau warga sekitar untuk sementara waktu tidak mengkomsumsi ikan yang diambil dari lokasi kejadian.
"Mohon jangan dikomsumsi dulu, sebelum ada kepastian dari uji laboratorium bahwa ikan tersebut aman dan tidak berbahaya, ini sebagai bentuk langkah antisipasi" ucapnya
Ia mengungkapkan, Pemda melalui dinas terkait telah mengambil sampel, baik air laut maupun ikannya untuk selanjutnya dilakukan uji laboratorium di Makassar.
"Sekali lagi kami berharap jangan langsung dikomsumsi, karena bisa saja ini adalah racun yang komsumsi ikan sehingga mati, atau bisa saja kadar air yang sudah tidak nyaman bagi ikan lalu mati, nah itu yang belum bisa kita pastikan, kita tunggu hasil uji lab" tandas Saiful Arif. (Humas)











.jpeg)