- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir, menghadiri Festival Seni dan Budaya Tradisional “Kelong Sino Ri Bungayya” yang digelar di Dusun Sariahang, Desa Bungayya, Kecamatan Bontomatene, Kamis (27/11).
Kehadiran Bupati dan Ketua TP PKK disambut secara adat oleh masyarakat setempat, sebuah tradisi penuh kehangatan yang menandai penghormatan kepada tamu kehormatan.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan barazanji khas masyarakat setempat, sebagai bentuk syukur dan doa sebelum pelaksanaan rangkaian festival.
Baca Lainnya :
- Rapsel Ali Serahkan Bantuan Operasional Untuk Pondok Pesantren Babubassalam Selayar0
- Buka Musrenbang RKPD, Bupati Sebut Pertumbuhan Ekonomi Selayar Lebih Tinggi dari Pemprov Sulsel0
- Kunker di Selayar, Rapsel Ali Siap Memperjuangkan Aspirasi Pelaku UMKM 0
- Drs. Suardi Buka Delineasi Batas Wilayah Administrasi Desa/Kelurahan Secara Kartometrik0
- Bupati Kepulauan Selayar Sidak RSUD Kh. Hayyung0
Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kepulauan Selayar atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa festival ini digelar sebagai upaya mengangkat kembali budaya dide, sebuah tradisi yang biasanya dilaksanakan saat pesta panen. Namun demikian, regenerasi pelaku budaya semakin berkurang sehingga diharapkan ada perhatian lebih dari dinas terkait untuk melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Natsir Ali memberikan apresiasi tinggi kepada panitia, pemerintah desa, para tokoh adat, serta masyarakat Bungayya yang telah berinisiatif menggelar Festival Seni dan Budaya Tradisional ini.
"Kelong Sino Ri Bungayya bukan hanya sebuah acara seni, tetapi merupakan cerminan jati diri dan kekayaan budaya masyarakat kita. Tradisi seperti ini adalah warisan leluhur yang tidak ternilai dan harus kita jaga bersama," ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal, termasuk tradisi dide yang kini mulai jarang ditemukan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meneruskan kearifan lokal kepada generasi muda. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian, dukungan, dan ruang bagi tumbuhnya kembali kesenian dan tradisi Selayar di setiap kecamatan dan desa," tambahnya.
Bupati berharap festival ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal serta mendorong regenerasi pelaku seni tradisional di Selayar.
Festival Kelong Sino Ri Bungayya berjalan penuh keakraban dan antusiasme, diisi dengan berbagai penampilan seni tradisional yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat Bungayya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya serta menjadi daya tarik wisata budaya di Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)