- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Wabup Saiful Arif Jadi Narasumber Konferensi Internasional Jaringan Cagar Biosfer Asia Tenggara

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Arif, mendapat kehormatan, menjadi salah satu Narasumber pada Konferensi Internasional The 15th Southeast Asian Biosphere Reserve Network (SeaBRnet) di Resort Patuno, Kecamatan Wangi - Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menjawab Pewarta, Kamis (2-5) pagi, Wabup menyampaikan, Pada Konfrensi ini dihadiri delegasi dari beberapa Negara se Asia Tenggara, antara lain Timur Leste, Thailand, Kamboja, Vietnam, Philipina dan Malaysia, dan hadir pula Negara Australia juga Jepang, sementra pihaknya didampingi Plt Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonetate, Raduan dan Nasaruddin (Bappeda)
Dalam kesempatan tersebut Wabup Saiful Arif memaparkan materi "Pengelolaan Cagar Biosfer Taka Bonerate - Kepulauan Selayar" dengan harapan, insiatif Lokal dan kreatifitas pengelolaan Cagar Biosfer di Selayar, dapat menjadi inspirasi bagi Unesco untuk dijadikan sebagai kebijakan dan program di tingkat lokal, regional, dan Nasional. Bahkan, mungkin dalam skala internasional.
Baca Lainnya :
- Saiful Arif Diganjar Penghargaan Wredatama Dihadapan Ribuan Ulama0
- Rayakan Idul Adha 1440 H, Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Gelar Open House0
- DWP Selayar Serahkan Bantuan Korban Gempa 7,4 SR0
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik Pejabat Funsional Penyetaraan, Ini Pesannya0
- BPJSTK Selayar Salurkan Santunan JKM untuk Ahli Waris Pegawai Non ASN Umpro0
Hal menarik dari 12 menit paparannya, Wabup Selayar Saiful Arif mendapat perhatian khusus dari panitia dan peserta dan tiga kali mendapat apluse, yakni saat ia menginfokan, Tinabo menjadi tempat bermainnya wisman dan wisnu dengan "bayi hiu" (baby shark), wacana "one day no fishing" (sehari tanpa menangkap ikan) yang terus didorong agar kearifan lokal ini, menjadi regulasi di tingkat desa, dan saat menyampaikan undangan untuk menghadiri Festival Taka Bonerate yang direncanakan tanggal 9 Oktober mendatang.
Lebih lanjut, disampaikan, dalam kurun waktu beberapa bulan ini ada dua kapal yang sempat berkunjung ke Pulau Tinabo yang memuat sekira 88 wisatawan mancanegara, dari Australia, New Zelan, United of Kingdom, serta United States dan Nedherlands.
Menurutnya Ini pertanda bahwa Taka Bonerate sebagai Cagar Biosfer Kepulauan Selayar makin diminati oleh wisatawan lokal dan juga oleh wisatawan, Karena itu, "Ayo ke Selayar" ajaknya, disambut apluse oleh panitia dan peserta.
Konfrensi Tingkat Regional ini, merupakan tindak lanjut konfrensi tingkat Nasional di Makassar, sekaligus persiapan konfrensi tingkat Dunia yang direncanakan di China awal tahun depan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan politik Provinsi Sulawesi Tenggara Laode Fasikin dan ditutup Bupati Wakatobi H. Haliana, S.E dan diikuti Komite Nasional MAB di Asia Tenggara, Stakeholders Utama MAB, perwakilan Kementrian terkait, Akademisi, NGO, serta beberapa Kepala UPT Kementrian LHK, Perwakilan Pemerintah Daerah, Pengelola Cagar Biosfer di masing-masing daerah.










.jpeg)