- Wabup Selayar Terima 102 Mahasiswa KKN IAI Al-Amanah Jeneponto, Diharapkan Ikut Sukseskan Program GEMERLAP
- Sekda Buka Sosialisasi Hakordia, Kajari Selayar Dorong Penguatan Integritas Daerah
- Sekda Selayar Launching Tiga Inovasi Aksi Perubahan untuk Perkuat Pelayanan Publik dan Akses Ekonomi
- Pemkab Selayar Umumkan Layanan Eazy Passport oleh Imigrasi Makassar, Pelayanan Dimulai 4 Desember 2025
- Pemkab Selayar Raih Juara 2 Lomba Pajak dan Retribusi Akseleratif dari Bank Indonesia
- Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Internet untuk Percepatan Transformasi Digital Selayar
- Pemkab Kepulauan Selayar dan BAKTI Komdigi RI Perkuat Pemerataan Akses Internet di Daerah Kepulauan
- Perbakin Selayar Mantapkan Dukungan untuk Program Gemerlap, Kapolres Serahkan Hadiah Lomba Tembak Hama Tupai
- Forkopimda Selayar Teken Deklarasi Tata Kelola Perikanan
- Gubernur Sulsel Tanam Pohon Kelapa di Kokolohe, Bupati Apresiasi Dukungan untuk Program GEMERLAP
Wabup Lepas Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Kepulauan Selayar di Pendopo eks Rumah Jabatan Bupati, Senin (13/6/2022).
Pelepasan ini dilakukan oleh Wakil Bupati H. Saiful Arif, S.H., ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten kepada ketua rombongan Salahuddin Bin Muhallik.
Pada musim haji Tahun 1443 H/ 2022 M ini, jumlah Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 57 orang, namun karena satu orang calon jemaah sakit karena kecelakaan sehingga total yang akan berangkat sebanyak 56 CJH.
Baca Lainnya :
- Disela Kunkernya, Wabup Kepulauan Selayar Ceramah Hikmah Maulid di Pasimasunggu0
- Lagi, Wabup Kunker 4 Kecamatan Kepulauan, Ini Agendanya0
- Wabup Saiful Arif Canangkan Program Padat Karya Dirjen Perhubungan Laut0
- Dalam Rangka HGN dan HUT PGRI ke-76, Wabup Selayar Buka Seminar Pendidikan0
- BI Siap Dukung Festival Taka Bonerate0
Seperti dilaporkan oleh Kepala Staf Urusan Haji Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. H. Aswar Badulu bahwa jumlah Jemaah Calon Haji Selayar yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah sebanyak 57 orang sudah termasuh Panitia Pemberangkatan Haji Daerah (PPHD) dan dua orang JCH dari Kota Makassar yang dimutasi ke kelompok Haji Kabupaten Kepulauan Selayar.
Aswar Badulu mengatakan, dari 57 JCH Selayar, satu orang calon jemaah dilaporkan sakit karena mengalami kecelakaan, sehingga keberangkatannya dibatalkan tahun ini.
"Satu calon jemaah haji kita kecelakaan dan harus dirujuk sehingga tidak bisa berangkat ke Tanah Suci Mekah. Jadi total yang jadi berangkat sebanyak 56 orang," kata Aswar Badulu.
Aswar Badulu mengemukakan, CJH Kabupaten Kepulauan Selayar akan bergabung dengan CJH dari Kabupaten Wajo, Makassar dan Kabupaten Bantaeng dengan total Calon Jemaah Haji sebanyak 393 orang.
"Para Calon Jemaah Haji akan kita berangkatkan ke Asrama Haji Sudiang Makassar pada 20 Juni mendatang, kemudian akan terbang ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada 22 Juni dengan pesawat Garuda 1105 tergabung pada kloter 5 gelombang kedua," jelas Aswar Badulu.
Sejauh ini kata Aswar Badulu, daftar tunggu Jemaah Calon Haji Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 2.909 orang, dengan lama daftar tunggu selama 27 tahun ke depan dengan kuota normal.
Sementara Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif berpesan kepada para Calon Jemaah Haji agar memantafkan dan meluruskan niat bahwa sesungguhnya ibadah haji yang dijalani dasar berangkanya memang karena Allah semata.
"Meski kuota haji sangat terbatas, tapi kita bersyukur karena Pemerintah Arab Saudi tahun ini sudah membuka kesempatan untuk menunaikan ibadah haji setelah dua tahun tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19," ucap Wakil Bupati, Saiful Arif.
Wabup juga meminta, agar para calon jemaah haji tetap menjaga kodisi fisik agar tetap sehat, serta menjunjung tinggi martabat bangsa dan negara dan mengharumkan nama daerah, baik dalam perjalanan maupun di Arab Saudi dengan tingkah laku yang sopan, berlapang dada, dan tidak mudah tersinggung.
Sebagai informasi, sebelum diberangkatkan, para Calon Jemaah Haji akan menjalani tes PCR untuk memastikan jemaah tidak terinfeksi virus Covid-19. Diberitakan sebelumnya, bahwa ada dua hal yang bisa membatalkan yang bisa membatalkan pemberangkatan jemaah, yaitu positif Covid-19 dan positif hamil.
Pada pelepasan calon jemaah haji dihadiri oleh sejumlah unsur forkopimda, Kepala Bagian Kesra Abdul Rahman Made serta sejumlah pimpinan OPD lainnya. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)