- Turnamen Domino Antarinstansi Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Selayar
- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
- Wabup Muhtar Hadiri Pelepasan Kontingen Jamnas XII 2026 Sulsel di Makassar, Beri Pesan Khusus Kontingen Garuda Selayar
- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
Wabup Lepas Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Kepulauan Selayar di Pendopo eks Rumah Jabatan Bupati, Senin (13/6/2022).
Pelepasan ini dilakukan oleh Wakil Bupati H. Saiful Arif, S.H., ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten kepada ketua rombongan Salahuddin Bin Muhallik.
Pada musim haji Tahun 1443 H/ 2022 M ini, jumlah Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 57 orang, namun karena satu orang calon jemaah sakit karena kecelakaan sehingga total yang akan berangkat sebanyak 56 CJH.
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Desa Buki0
- BPJS Ketenagakerjaan Selayar Tunjukkan Eksistensinya, Satu Warga Patilereng Terima Santunan JKM0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Sosialisasi Program dan Manfaat Taspen Group0
- Wabup dan BPR "Tanadoang" Bantu Baznas Beri Solusi 0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka PKP Angkatan XVII Tahun 20210
Seperti dilaporkan oleh Kepala Staf Urusan Haji Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. H. Aswar Badulu bahwa jumlah Jemaah Calon Haji Selayar yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah sebanyak 57 orang sudah termasuh Panitia Pemberangkatan Haji Daerah (PPHD) dan dua orang JCH dari Kota Makassar yang dimutasi ke kelompok Haji Kabupaten Kepulauan Selayar.
Aswar Badulu mengatakan, dari 57 JCH Selayar, satu orang calon jemaah dilaporkan sakit karena mengalami kecelakaan, sehingga keberangkatannya dibatalkan tahun ini.
"Satu calon jemaah haji kita kecelakaan dan harus dirujuk sehingga tidak bisa berangkat ke Tanah Suci Mekah. Jadi total yang jadi berangkat sebanyak 56 orang," kata Aswar Badulu.
Aswar Badulu mengemukakan, CJH Kabupaten Kepulauan Selayar akan bergabung dengan CJH dari Kabupaten Wajo, Makassar dan Kabupaten Bantaeng dengan total Calon Jemaah Haji sebanyak 393 orang.
"Para Calon Jemaah Haji akan kita berangkatkan ke Asrama Haji Sudiang Makassar pada 20 Juni mendatang, kemudian akan terbang ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada 22 Juni dengan pesawat Garuda 1105 tergabung pada kloter 5 gelombang kedua," jelas Aswar Badulu.
Sejauh ini kata Aswar Badulu, daftar tunggu Jemaah Calon Haji Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 2.909 orang, dengan lama daftar tunggu selama 27 tahun ke depan dengan kuota normal.
Sementara Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif berpesan kepada para Calon Jemaah Haji agar memantafkan dan meluruskan niat bahwa sesungguhnya ibadah haji yang dijalani dasar berangkanya memang karena Allah semata.
"Meski kuota haji sangat terbatas, tapi kita bersyukur karena Pemerintah Arab Saudi tahun ini sudah membuka kesempatan untuk menunaikan ibadah haji setelah dua tahun tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19," ucap Wakil Bupati, Saiful Arif.
Wabup juga meminta, agar para calon jemaah haji tetap menjaga kodisi fisik agar tetap sehat, serta menjunjung tinggi martabat bangsa dan negara dan mengharumkan nama daerah, baik dalam perjalanan maupun di Arab Saudi dengan tingkah laku yang sopan, berlapang dada, dan tidak mudah tersinggung.
Sebagai informasi, sebelum diberangkatkan, para Calon Jemaah Haji akan menjalani tes PCR untuk memastikan jemaah tidak terinfeksi virus Covid-19. Diberitakan sebelumnya, bahwa ada dua hal yang bisa membatalkan yang bisa membatalkan pemberangkatan jemaah, yaitu positif Covid-19 dan positif hamil.
Pada pelepasan calon jemaah haji dihadiri oleh sejumlah unsur forkopimda, Kepala Bagian Kesra Abdul Rahman Made serta sejumlah pimpinan OPD lainnya. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)