- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta
- Bupati Selayar Natsir Ali Temui Menteri PU, Perjuangkan Jalan, Irigasi, hingga Pengamanan Pantai
- Wabup Muhtar Buka Musrenbang RKPD 2027 Sekaligus Sosialisasikan Program GEMERLAP dan GEMETAR di Bontoharu
- Isra Mi raj 1447 H Pemkab Selayar, Tekankan Shalat Berjamaah Jadi Inspirasi Kepemimpinan
- TNI AL Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan Patilereng yang Sempat Hilang
- Isak Haru Warnai Pelepasan Kajari Selayar Dr. Asri Irwan ke Tugas Baru, Wabup Sebut Ia Sosok Tegas dan Humanis
- Wabup Muhtar Resmi Tutup Turnamen Kajari Cup I 2026, Dispora FC Tampil Sebagai Juara
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan MTQ XXXIV Tahun 2026
- Pemkab Selayar Dukung Penuh PS Kepulauan Selayar Berlaga di Liga 4 Sulsel
- Sekda Andi Abdurrahman Mendadak Kumpulkan Sopir, Perlengkapan, Pol PP, dan Humas
Wabup Lepas Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Kepulauan Selayar di Pendopo eks Rumah Jabatan Bupati, Senin (13/6/2022).
Pelepasan ini dilakukan oleh Wakil Bupati H. Saiful Arif, S.H., ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten kepada ketua rombongan Salahuddin Bin Muhallik.
Pada musim haji Tahun 1443 H/ 2022 M ini, jumlah Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 57 orang, namun karena satu orang calon jemaah sakit karena kecelakaan sehingga total yang akan berangkat sebanyak 56 CJH.
Baca Lainnya :
- Wabup Kep. Selayar Sambut Kunjungan Anggota DPR RI Ashabul Kahfi0
- Wabup Serahkan Tujuh Ranperda Kabupaten Kepulauan Selayar kepada Ketua DPRD 0
- Penggemar Domino Kini Miliki Wadah, Saiful Arif : Selayar Tawwa, Bukan Selayar Bisa Tonji0
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Desa Buki0
- Pemda Selayar Launching Pembiayaan Program Jamsostek Bagi Tenaga Kerja Informal0
Seperti dilaporkan oleh Kepala Staf Urusan Haji Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. H. Aswar Badulu bahwa jumlah Jemaah Calon Haji Selayar yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah sebanyak 57 orang sudah termasuh Panitia Pemberangkatan Haji Daerah (PPHD) dan dua orang JCH dari Kota Makassar yang dimutasi ke kelompok Haji Kabupaten Kepulauan Selayar.
Aswar Badulu mengatakan, dari 57 JCH Selayar, satu orang calon jemaah dilaporkan sakit karena mengalami kecelakaan, sehingga keberangkatannya dibatalkan tahun ini.
"Satu calon jemaah haji kita kecelakaan dan harus dirujuk sehingga tidak bisa berangkat ke Tanah Suci Mekah. Jadi total yang jadi berangkat sebanyak 56 orang," kata Aswar Badulu.
Aswar Badulu mengemukakan, CJH Kabupaten Kepulauan Selayar akan bergabung dengan CJH dari Kabupaten Wajo, Makassar dan Kabupaten Bantaeng dengan total Calon Jemaah Haji sebanyak 393 orang.
"Para Calon Jemaah Haji akan kita berangkatkan ke Asrama Haji Sudiang Makassar pada 20 Juni mendatang, kemudian akan terbang ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada 22 Juni dengan pesawat Garuda 1105 tergabung pada kloter 5 gelombang kedua," jelas Aswar Badulu.
Sejauh ini kata Aswar Badulu, daftar tunggu Jemaah Calon Haji Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 2.909 orang, dengan lama daftar tunggu selama 27 tahun ke depan dengan kuota normal.
Sementara Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif berpesan kepada para Calon Jemaah Haji agar memantafkan dan meluruskan niat bahwa sesungguhnya ibadah haji yang dijalani dasar berangkanya memang karena Allah semata.
"Meski kuota haji sangat terbatas, tapi kita bersyukur karena Pemerintah Arab Saudi tahun ini sudah membuka kesempatan untuk menunaikan ibadah haji setelah dua tahun tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19," ucap Wakil Bupati, Saiful Arif.
Wabup juga meminta, agar para calon jemaah haji tetap menjaga kodisi fisik agar tetap sehat, serta menjunjung tinggi martabat bangsa dan negara dan mengharumkan nama daerah, baik dalam perjalanan maupun di Arab Saudi dengan tingkah laku yang sopan, berlapang dada, dan tidak mudah tersinggung.
Sebagai informasi, sebelum diberangkatkan, para Calon Jemaah Haji akan menjalani tes PCR untuk memastikan jemaah tidak terinfeksi virus Covid-19. Diberitakan sebelumnya, bahwa ada dua hal yang bisa membatalkan yang bisa membatalkan pemberangkatan jemaah, yaitu positif Covid-19 dan positif hamil.
Pada pelepasan calon jemaah haji dihadiri oleh sejumlah unsur forkopimda, Kepala Bagian Kesra Abdul Rahman Made serta sejumlah pimpinan OPD lainnya. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)