- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
TP PKK Pokja 4 Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah di Desa Bontoborusu
.jpeg)
KEPULAUAN SELAYAR – Tim Penggerak (TP) PKK Pokja 4 Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pelatihan daur ulang sampah bagi peserta dari Desa Bontoborusu yang berjumlah 30 orang, berlangsung di Desa Bontoborusu, Senin (5/9/2022).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M, yang juga dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Muh. Asdar serta Camat Bontoharu Andi Batara Gauk.
“Pentingnya pengolahan sampah dilaksanakan mulai dari rumah tangga sampai pada pengolahan sampah mandiri agar tidak terjadi penumpukan dan permasalahan dimasyarakat,” ucap Musrifah Basli.
Baca Lainnya :
- Secara Virtual, Musrifah Basli Hadiri Pelantikan Pegurus TP PKK Pusat0
- Ketua TP PKK Selayar Hadiri Jambore Nasional di Ancol Jakarta0
- Peringati Hari Ibu 2020, TP PKK Selayar Gelar Rapid Tes Gratis untuk Kaum Perempuan0
- SMEP PKK 2022, Andi Dwiyanti Musrifah beri perhatian, kunjungi lima kecamatan kepulauan0
- Kunker Ketua TP PKK Selayar Akhiri Road Show SMEP di Kecamatan Takabonerate0
Musrifah Basli menitip pesan agar kiranya disetiap desa diupayakan ada bank sampah, serta pelatihan tersebut dengan menghasilkan produk yang telah dilatihkan dan lebih berkembang karena apa yang dilatihkan hari ini hanyalah dasar dan perkenalan.
Sementara ketua Pokja 4 Hastati Asdar dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan daur ulang sampah bertujuan untuk peningkatan kesadaran masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan serta melatih masyarakat untuk dapat mengolah sampah menjadi sesuatu yang berguna bahkan bernilai ekonomis.
“Kebersihan lingkungan menjadi perhatian karena menjadi salah satu pemicu terjadinya stunting olehnya itu hal ini harus menjadi perhatian bagi kita semua,” pungkas Hastati.
Sebagai informasi bahwa kegiatan ini dibagi menjadi dua bentuk kegiatan daur ulang yakni pembuatan keterampilan yang berbahan dasar plastik dan pembuatan kompos berbahan dasar limbah basah rumah tangga dan kotoran hewan ternak. (Diskominfo SP/Im)











.jpeg)