- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
TP PKK Pokja 4 Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah di Desa Bontoborusu
.jpeg)
KEPULAUAN SELAYAR – Tim Penggerak (TP) PKK Pokja 4 Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pelatihan daur ulang sampah bagi peserta dari Desa Bontoborusu yang berjumlah 30 orang, berlangsung di Desa Bontoborusu, Senin (5/9/2022).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M, yang juga dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Muh. Asdar serta Camat Bontoharu Andi Batara Gauk.
“Pentingnya pengolahan sampah dilaksanakan mulai dari rumah tangga sampai pada pengolahan sampah mandiri agar tidak terjadi penumpukan dan permasalahan dimasyarakat,” ucap Musrifah Basli.
Baca Lainnya :
- Ketua TP PKK Kecamatan Benteng dan Pasimasunggu Timur Dilantik, Berikut Arahan Musrifah Basli0
- PKK Pokja II Gelar Pelatihan Peningkatan Kualitas Kemasan Produk UP2K0
- Musrifah Basli : PKK Mustahil Berhasil Menjalankan Programnya Tanpa Dukungan Pemerintah Desa0
- TP. PKK Selayar Beri Pembekalan Terhadap Istri Camat, Kades dan Lurah0
- Musrifah Basli Dianugerahi Penghargaan pada HKG PKK Sulsel0
Musrifah Basli menitip pesan agar kiranya disetiap desa diupayakan ada bank sampah, serta pelatihan tersebut dengan menghasilkan produk yang telah dilatihkan dan lebih berkembang karena apa yang dilatihkan hari ini hanyalah dasar dan perkenalan.
Sementara ketua Pokja 4 Hastati Asdar dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan daur ulang sampah bertujuan untuk peningkatan kesadaran masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan serta melatih masyarakat untuk dapat mengolah sampah menjadi sesuatu yang berguna bahkan bernilai ekonomis.
“Kebersihan lingkungan menjadi perhatian karena menjadi salah satu pemicu terjadinya stunting olehnya itu hal ini harus menjadi perhatian bagi kita semua,” pungkas Hastati.
Sebagai informasi bahwa kegiatan ini dibagi menjadi dua bentuk kegiatan daur ulang yakni pembuatan keterampilan yang berbahan dasar plastik dan pembuatan kompos berbahan dasar limbah basah rumah tangga dan kotoran hewan ternak. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)