- Pemkab Selayar Ikuti Rakor Integrasi NIB dan NOP untuk Sinkronisasi Data Pertanahan
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
Tim PKM Benteng Jampea Screening Kesehatan Terhadap Siswa SDN Labuang Mangatti

KEPULAUAN SELAYAR - Sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan anak Sekolah Dasar (SD), tim dari UPTD Puskesmas (PKM) Benteng Jampea Kecamatan Pasimasunggu Kepulauan Selayar, melakukan screening kesehatan terhadap siswa UPT SDN Labuang Mangatti No. 40 Pasimasunggu, Kamis (10/8/2023).
Screening kesehatan itu, sudah termasuk screening kesehatan jiwa, pemberian POPM (obat cacing) pemeriksaan kebugaran, serta screening perilaku merokok.
Tim PKM Benteng Jampea menyambangi SDN Labuang Mangatti sekitar pukul 09.00 wita.
Baca Lainnya :
- Hari Guru Nasional, MBA Terima Penghargaan dari PGRI Sulsel0
- Selamat!, 77 Bidan PTT Terima SK CPNS 0
- Bupati Kepulauan Selayar Ikut Rakor Inspektur Daerah Seluruh Indonesia0
- Atlet Dayung Berduka, KONI Selayar Sampaikan Belasungkawa 0
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Gojang Utara 0
Dikonfirmasi, salah seorang dari tim PKM Benteng Jampea, Murniati, SKM menyebutkan bahwa khusus untuk screening merokok itu bagi siswa kelas V dan kelas VI. Sedangkan untuk pemberian obat cacing mulai dari kelas I sampai kelas VI, serta pemeriksaan kebugaran bagi siswa kelas V dan screening kesehatan untuk kelas I.
Murniati mengemukakan, secara umum tujuannya adalah mendeteksi dini kesehatan anak supaya bisa ditangani sedini mungkin bagi siswa mengalami masalah kesehatan.
"Tahun ini target sekolah ada 10 SD, lima SMP untuk pemberian tablet tambah darah dan 1 SMK," jelasnya,
Dirinya berharap, kedepannya siswa lebih sehat, dan aktif dalam proses belajar mengajar., tutup Murniati. (Humas Diskominfo SP/Im)










.jpeg)