- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Selamat ! Selayar Raih Penghargaan Bebas Malaria dari Pemerintah RI

SELAYAR - Untuk pertama kalinya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menerima sertifikat eliminasi malaria dari Pemerintah Republik Indonesia yang diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp. M(K), pada acara Pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah di Kabupaten Malaka Provinsi NTT, Jumat (4/10/2019).
Sertifikat penghargaan ini diterima oleh Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arif. Atas penghargaan tersebut Asisten Ekbangkes berharap dapat lebih menambah kepercayaan investor dan wisatawan untuk datang berkunjung ke Selayar, terlebih Selayar sudah tereliminasi dari malaria.
“Selama ini Kabupaten Kepulauan Selayar terdaftar di pusat sebagai daerah endemis malaria. Alhamdulillah tahun ini kita bisa keluar,” ucap Arfang Arif.
Baca Lainnya :
- Event Wonderful Sail To Indonesia, Ini Harapan Sekda Selayar 0
- Andi Caco Amras Tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat T.A. 20190
- Serahkan Bantuan Kesejahteraan Sosial, Ini Arahan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Jelang Pemilu 2019, Tim Terpadu Monitoring Kesiapan TPS 0
- Pengurus HWK Kecamatan Pasimasunggu Periode 2018-2022 Resmi Terbentuk0
Sementara Kadis Kesehatan Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes., yang dikonfirmasi terpisah mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholders yang ada di Selayar. Penghargaan itu kata dia atas upaya dan kerja keras pemerintah dan OPD serta masyarakat.
“Eliminasi itu maksudnya kita sudah terbebas penularan malaria dari dalam karena menurut survei bibit-bibitnya sudah tidak ada lagi di Selayar,” kata dr. Husaini.
Meski demikian, Kadis Kesehatan mengimbau agar tetap berhati-hati karena masih banyak endemis di sekelililng kita seperti Papua, Nusa tenggara.
“Jadi kalau ada pendatang harus jalan Surveilansnya. Misalnya ada pendatang masuk berobat di RSUD atau puskesmas harus diambil sampel darahnya. Ini yang harus kita antisipasi agar tidak menular,” jelasnya.
dr. Husaini menjelaskan bahwa sebelumnya tim penilai eliminasi malaria dari Komisi Penilaian Eliminasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, telah melakukan survey dan penilaian langsung ke Kabupaten Kepulauan Selayar dan diputuskan Kepulauan Selayar berhak menerima sertifikat ini. (HUMAS/IM)











.jpeg)