- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
Selamat ! Selayar Raih Penghargaan Bebas Malaria dari Pemerintah RI

SELAYAR - Untuk pertama kalinya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menerima sertifikat eliminasi malaria dari Pemerintah Republik Indonesia yang diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp. M(K), pada acara Pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah di Kabupaten Malaka Provinsi NTT, Jumat (4/10/2019).
Sertifikat penghargaan ini diterima oleh Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arif. Atas penghargaan tersebut Asisten Ekbangkes berharap dapat lebih menambah kepercayaan investor dan wisatawan untuk datang berkunjung ke Selayar, terlebih Selayar sudah tereliminasi dari malaria.
“Selama ini Kabupaten Kepulauan Selayar terdaftar di pusat sebagai daerah endemis malaria. Alhamdulillah tahun ini kita bisa keluar,” ucap Arfang Arif.
Baca Lainnya :
- Sambut Hari Raya Idul Adha 1438 H, Bupati Kep. Selayar Lepas Peserta Takbir Keliling, Ini Rutenya0
- Peringati Hari Statistik Nasional, BPS Selayar Gelar Ekspos Data0
- Ketua FKS Selayar Turun Verifikasi di Kecamatan Bontomatene0
- Jelang Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Nasional, Berikut Arahan Ketua FKS Selayar0
- BPOM Sosialisasi, Wabup Selayar Harap Masyarakat Termotivasi0
Sementara Kadis Kesehatan Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes., yang dikonfirmasi terpisah mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholders yang ada di Selayar. Penghargaan itu kata dia atas upaya dan kerja keras pemerintah dan OPD serta masyarakat.
“Eliminasi itu maksudnya kita sudah terbebas penularan malaria dari dalam karena menurut survei bibit-bibitnya sudah tidak ada lagi di Selayar,” kata dr. Husaini.
Meski demikian, Kadis Kesehatan mengimbau agar tetap berhati-hati karena masih banyak endemis di sekelililng kita seperti Papua, Nusa tenggara.
“Jadi kalau ada pendatang harus jalan Surveilansnya. Misalnya ada pendatang masuk berobat di RSUD atau puskesmas harus diambil sampel darahnya. Ini yang harus kita antisipasi agar tidak menular,” jelasnya.
dr. Husaini menjelaskan bahwa sebelumnya tim penilai eliminasi malaria dari Komisi Penilaian Eliminasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, telah melakukan survey dan penilaian langsung ke Kabupaten Kepulauan Selayar dan diputuskan Kepulauan Selayar berhak menerima sertifikat ini. (HUMAS/IM)










.jpeg)