- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
Sadar dan Sukarela, Empat Pelaku Illegal Fishing Serahkan Bahan Baku Bom Ikan kepada Sekjen KKP

KEPULAUAN SELAYAR - Kegiatan kampanye dan edukasi penanggulangan destructive fishing yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) RI di Desa Tarupa Kecamatan Takabonerate, Selasa (22/3/2022) sempat membuat kaget oleh sejumlah peserta yang hadir.
Pasalnya empat orang nelayan setempat dengan menenteng botol yang sudah diisi bahan baku bom ikan dipersilahkan naik ke panggung untuk menyerahkan bahan baku bom ikan tersebut kepada Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar yang hadir membuka kegiatan tersebut.
Keempat nelayan tersebut diketahui selama ini kerap menggunakan bom ikan dalam melakukan penangkapan ikan.
Baca Lainnya :
- Resmi, Sekda Selayar Buka Pencanangan Vaksin COVID-190
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kunker Danlatamal VI Makassar0
- Dua Hari Kunjungan Lapangan, Tim SMEP PKK Sulsel, Rapat Evaluasi dengan TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Silaturrahim dengan Masyarakat Desa Laiyolo Baru, MBA Sampaikan Ini0
- Kadis Perindagkum Paparkan Capaian Kinerjanya dari Tahun 2016-20190
Namun kehadiran tim dari KKP RI melalui Direktorat Jenderal PSDKP melakukan edukasi dan sosialisasi penanggulangan destructive fishing, keempat nelayan tersebut secara sadar dan sukarela menyerahkan bahan baku bom ikan kepada Sekjen KKP, sembari berjanji tidak lagi melakukan kegiata destructive fishing.
Bersama dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, keempat nelayan tersebut ikut mendeklarasikan diri untuk tidak menggunakan bom dan bius untuk menangkap ikan.
Dalam deklarasi itu juga berkomitmen untuk tidak menampung, mengedarkan, membeli dan menkomsumsi ikan yang ditangkap menggunakan bom dan bius, serta siap menjaga dan memelihara lingkungan perairan demi kepentingan bersama.
Meski demikian keempat nelayan itu menyampaikan sejumlah harapan besar kepada Sekjen KKP. Diantaranya Sekjen KKP diminta untuk dapat memberikan umpan balik kepada nelayan, khusunya nelayan Desa Tarupa.
Harapannya agar Sekjen KKP dapat memberikan alat tangkap ikan ramah lingkungan, sehingga mata pencaharian tidak hilang pasca tidak lagi melakukan kegiatan destructive fishing.
Menyikapi hal tersebut, Sekjen KKP Antam Novambar berjanji akan memberikan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan, yang sesuai dengan kondisi wilayah di perairan Desa Tarupa. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)