- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
PMI Sosialisasi Pentingnya Donor Darah

Keterangan Gambar : Foto by Kamaruddin
SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H. M.H., sekaligus Ketua PMI Kabupaten Kepulauan Selayar membuka secara resmi acara Sosialisasi Pentingnya Donor Darah oleh Palang Merah Indonesia di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (10/10/2019).
Acara tersebut mengusung tema "Setetes darah anda bukti cinta kepada sesama".
Hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan Setda, Drs. Suardi, Asisten Ekbang Setda, Ir. H. Arfan Arif, dan dr. Misna. M.kes., SP. PK.
Baca Lainnya :
- Tim Kabupaten Sehat Kabupaten Bandung Studi Banding ke Selayar0
- Lepas Tukik di Kampung Penyu, Ini Ungkapan Ross Turis Asal New Zealand0
- Gusrianti Melaju ke Final Lomba MTQ Sulsel, Cabang Qiraah Sab'ah 0
- Para Yacther Mancanegara Takjub Akan Keindahan Alam dan Keramahan Masyarakat Selayar0
- Selamat!, 77 Bidan PTT Terima SK CPNS 0
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H. M.H., menyampaikan dalam sambutannya bahwa darah merupakan bagian yang terpenting bagi kebutuhan manusia. Tanpa darah mustahil ada kehidupan. Darah juga merupakan kebutuhan manusia yang sangat mendesak. Darah tidak dapat ditunda dan bahkan darah tidak dapat tergantikan zat cair apapun.
"Setiap manusia saling membutuhkan darah untuk menjamin kelangsungan hidup seseorang terutama yang namanya pasien sangat membutuhkan darah demi kelangsungan hidup yang bersakutan dan tanpa darah maka manusia akan dikatakan kematian kemudian kebutuhan darah bisa menimpa siapapun," terang Zainuddin.
Lebih lanjut, Zainuddin menyampaikan bahwa setetes darah dari masing-masing kita adalah penyelamat kehidupan bagi orang lain dan betapa bahagianya orang jika kita ikut menjadi darah kita menjadi penolong sehingga orang lain bisa melanjutkan kehidupan.
Pelayanan darah tentu diperlukan pelayanan teknis dan secara finansial pelayanan teknis transfusi darah dikelola oleh PMI berdasarkan peraturan pemerintah Tahun 2011 tentang pelayanan darah dikatakan bahwa pelayanan darah merupakan upaya pelayanan kesehatan untuk memanfaatkan darah misalnya sebagai bahan dasar dan untuk membantu kemanusiaan.
"Marilah kita menjadi pendonor darah untuk kepentingan dan keselamatan sesama manusia," ujar Zainuddin menutup sambutannya. (HUMAS/KAMAR)










.jpeg)