- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Lepas Tukik di Kampung Penyu, Ini Ungkapan Ross Turis Asal New Zealand

Keterangan Gambar : Foto by Aenul
SELAYAR – Sedikitnya 34 orang turis mancanegara peserta International Yacth Rally melakukan kunjungan ke Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Senin (2/9/2019). Di Kampung Penyu mereka melakukan bersih-bersih pantai dan melepas tukik.
Selain Kampung Penyu para wisatawan asing ini juga berkunjung ke wisata budaya kearifan lokal yakni pembuatan parang secara tradisional dan pembuatan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia.
Umumnya mereka sangat mengagumi keindahan indonesia terkhusus ketika berkesempatan mengunjungi wisata bahari kampung penyu yang memiliki keindahan pantai yang terlihat masih alami. Yang lebih mengesankan lagi bahwa mereka bisa berinteraksi dengan tukik. Beberapa diantaranya mengadopsi tukik kemudian melepasnya ke pantai dengan memberi nama yang sama dengan nama pengadopsi tukik tersebut.
Baca Lainnya :
- Hadiri Penutupan Diklat Kesamaptaan Satpol PP, Wabup Kep. Selayar Terima Cindera mata0
- Bupati Kep. Selayar Hadiri pemusnahan Barang Bukti Bahan Peledak Jenis Bom Ikan0
- UPT TK SD Bontosikuyu Juarai Lomba Defile HUT Korpri 0
- Jelang Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Pemda Kepulauan Selayar Gelar Upacara Bendera 0
- Hari Kesadaran Nasional, Wabup Selayar Ajak ASN Introspeksi Diri 0
"saya sangat suka bisa melepaskan tukik, ini benar-benar kesempatan yang sangat bagus dan saya seorang vegetarian karena saya penyayang hewan seperti tukik," ungkap Ross wisatawan asal New Zealand.
Ungkapan yang sama disampaikan istri Ross, Polly bahwa pelepasan penyu bisa menjadi objek turis yang sangat menarik.
Tidak kalah mengesankan saat mereka berkunjung ke wisata budaya dengan melihat kearifan lokal pembuatan kerajinan parang dan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia. Mereka sangat terkesan dan takjub akan budaya kearifan lokal yang masih terjaga sampai sekarang di era modernisasi.
"Indonesia sangat menakjubkan karena indonesia memiliki banyak karya. Biasanya kalau saya ke supermarket hanya membeli makanan jadi, dan beda disini dengan melihat betapa sulitnya proses pembuatan kue tradisional," terang Ross. (YUS)










.jpeg)