- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
Lepas Tukik di Kampung Penyu, Ini Ungkapan Ross Turis Asal New Zealand

Keterangan Gambar : Foto by Aenul
SELAYAR – Sedikitnya 34 orang turis mancanegara peserta International Yacth Rally melakukan kunjungan ke Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Senin (2/9/2019). Di Kampung Penyu mereka melakukan bersih-bersih pantai dan melepas tukik.
Selain Kampung Penyu para wisatawan asing ini juga berkunjung ke wisata budaya kearifan lokal yakni pembuatan parang secara tradisional dan pembuatan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia.
Umumnya mereka sangat mengagumi keindahan indonesia terkhusus ketika berkesempatan mengunjungi wisata bahari kampung penyu yang memiliki keindahan pantai yang terlihat masih alami. Yang lebih mengesankan lagi bahwa mereka bisa berinteraksi dengan tukik. Beberapa diantaranya mengadopsi tukik kemudian melepasnya ke pantai dengan memberi nama yang sama dengan nama pengadopsi tukik tersebut.
Baca Lainnya :
- Alumni SMA Negeri I Selayar Gelar Turnamen Samputta Futsal Cup 2018 0
- Ramah Tamah : Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel Pamit ke Tempat Tugas Baru0
- Penyaluran Program Prioritas/Gratis Kabupaten Kepulauan Selayar TA. 2017, Ini Realisasinya 0
- Sekda Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Tim ENJ0
- Dishub Kep. Selayar Gelar Rapat Bahas Pengembangan Pelabuhan Pamatata dan Pattumbukan0
"saya sangat suka bisa melepaskan tukik, ini benar-benar kesempatan yang sangat bagus dan saya seorang vegetarian karena saya penyayang hewan seperti tukik," ungkap Ross wisatawan asal New Zealand.
Ungkapan yang sama disampaikan istri Ross, Polly bahwa pelepasan penyu bisa menjadi objek turis yang sangat menarik.
Tidak kalah mengesankan saat mereka berkunjung ke wisata budaya dengan melihat kearifan lokal pembuatan kerajinan parang dan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia. Mereka sangat terkesan dan takjub akan budaya kearifan lokal yang masih terjaga sampai sekarang di era modernisasi.
"Indonesia sangat menakjubkan karena indonesia memiliki banyak karya. Biasanya kalau saya ke supermarket hanya membeli makanan jadi, dan beda disini dengan melihat betapa sulitnya proses pembuatan kue tradisional," terang Ross. (YUS)










.jpeg)