- BPBD, Kodim dan Polres Selayar Terus Pantau Perkembangan Gempa, Peringatan Tsunami Berakhir
- Peringatan Tsunami Berakhir, Bupati Selayar Imbau Warga Tetap Tenang dan Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
- Bupati Selayar Respons Cepat Gempa M7,7, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Silaturahmi Kebangsaan, Dzikir dan Doa HUT ke-81 RI, Bupati Natsir Ali Ajak Jaga Kerukunan
- Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Digelar di Lapangan Gelora Bontomatene, Camat Rusmin Sampaikan Apresiasi
- Hadapi Perkembangan Zaman, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka
- Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Bupati Natsir Ali : Pramuka Harus Berperan Dukung Swasembada Pangan
- Ketua Kwarcab Selayar Pimpin Renungan dan Ulang Janji Pramuka
- Seru-Seruan Sambut HUT Kemerdekaan, Sekda Pandu Lomba Tebak Suara di Sekretariat Daerah
- Jelang HUT ke-81 RI, Tim Penilai Mulai Lakukan Penilaian Kebersihan Kantor OPD
Pembinaan Rohani Terhadap Jajaran PNS Pemkab Selayar, Ini Materi Wabup

SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menghadiri sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan pembinaan rohani terhadap jajaran PNS Pemkab Selayar, yang diselenggarakan Bagian Kesra Setda, di ruang Pola kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (06/09/2019).
Hadir pula Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Asisten Ekbangkes Ir. H. Arfang Arif sekaligus sebagai pemateri kedua, sejumlah pejabat eselon II, Kabag Kesra H. Abd. Rahman Made, para pimpinan OPD serta undangan lainnya.
Pembinaan rohani tersebut mengangkat tema Raihlah Kecerdasan Secara Majemuk Demi Sukses dan Selamat Dunia Akhirat.
Baca Lainnya :
- Kabar Gembira! Mudik ke Selayar, Mahasiswa dan Pelajar Gratis Hingga ke 5 Kecamatan Kepulauan 0
- Basli Ali Hadiri Rakor Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Makassar 0
- Karena Hujan, Sholat Id di Selayar Dialihkan ke Mesjid Agung Al-Umaraini Benteng 0
- Asisten Ekbang dan Kesejahteraan, Pantau Kafilah MTQ Selayar di Lutim 0
- Buka Sarasehan Temu Wicara Tokoh Umat Beragama, Begini Sambutan Sekda Selayar0
Dalam materinya Wabup mengatakan bahwa tiap manusia hidup secara normal pasti memiliki obsesi yang dalam kajian psikologi berjuang pada kepuasan ( statisfaction), baik dunia maupun akhirat. Bahkan sekitarnya manusia itu memiliki visi, maka visi yang tepat adalah sukses dan selamat dunia dan akhirat.
Lanjut Wabub, upaya meraih kepuasan terlibat dalam suatu proses yang pada umumnya ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan manusia itu sendiri. Dan tatkala kita berbicara kebutuhan manusia, maka dengan meminjam teori Abraham Harold Maslow The Basic Needs diungkapkan secara hirarki bahwa kebutuhan manusia itu meliputi kebutuhan psikologi, rasa aman, rasa memiliki, penghargaan, dan aktualisasi diri.
“Proses pemenuhan kebutuhan tersebut melibatkan pihak lain, karena manusia bukan hanya sebagai makhluk individu tetapi sekaligus sebagai makhluk sosial dan makhluk Allah ( hablulminannas dan habdulminalla). Proses tersebut tidak ada yang bebas nilai, karena terkait dengan kaidah atau norma-norma sosial yaitu hukum, agama, kesusilaan atau moral kesopanan,” terangnya.
Zainuddin tegaskan bahwa keseimbangan kecerdasan secara intelektual, emosional dan kecerdasan spiritual adalah modal utama dalam meraih sukses, dan selamat dunia akhirat.
Sementara pemateri kedua Asisten Ekbangkes Ir. H. Arfang Arif mengatakan terhadap segala urusan jangan terlepas dari akhlak yang baik, sehingga nantinya akan muncul iman. Olehnya itu katanya harus pandai menyingkronkan antara kecerdasa intelektual, emosional dan kecerdasan spiritual. “Ilmu yang kita miliki, harta semuanya akan kita pertanggungjawabkan di akhirat kelak,” jelas Arfang Arif. (HUMAS / K)










.jpeg)