- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
- Wabup Selayar Serahkan Bantuan BAZNAS dan BPBD kepada Korban Kebakaran di Desa Kaburu
- Kajati Sulsel Kunjungi Selayar, Bupati Natsir Ali Harapkan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
- Bupati Natsir Ali Bangga, 5.000 Scooteris Berkumpul di Selayar
Pelatihan VCO Metode Centrifugal Resmi Dibuka, Berikut Pesan H. Saiful Arif

KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkum) Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan PT. Agro Tama Aryan Sukses dan Koperasi Mutiara Nyiur Samudera melakukan pelatihan Virgin Coconut Oil (VCO) metode Centrifugal.
Pelatihan ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Seribu H. Saiful Arif, S.H., di Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bonea Jalan Pahlawan Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng, Senin (8/3/2021).
Peserta pelatihan tersebut diisi oleh para pelaku UMKM dari delapan desa yang dinilai punya potensi pengembangan VCO.
Baca Lainnya :
- Pemkab Selayar Raih Pinisi Sultan Award 2021 Terbaik I, Ini Kategorinya0
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Bantuan Dana Stimulus Bagi Pelaku UMKM0
- Lagi, Bupati Kepulauan Selayar Salurkan Bantuan Dana Stimulus di Kelurahan Benteng0
Hadir pula perwakilan dari PT. Agro Tama Aryan Sukses Hamoko, Pembina Koperasi Mutiara Nyiur Samudera Daeng Marowa, sejumlah Pimpinan OPD terkait dan Sejumlah Kades serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif dalam sambutannya mengatakan pengembangan VCO sangat berpotensi di Kabupaten Kepulauan Selayar. Terlebih Kelapa sebagai bahan baku VCO adalah merupakan ikon atau brendingnya Selayar. Dikemukakan, kelapa pernah menjadi pilar utama perekonomian masyarakat, sehingga Selayar sering disebut-sebut sebagai emas hijau.
"Sebutan emas hijau sangat beralasan. Bahkan jika dilihat dari aspek budaya kearifan lokal, kelapa kerap dijadikan mahar jika ada orang yang akan menikah," jelas Saiful Arif.
Terkait dengan pelatihan VCO metode metode Centrifugal ini, Saiful Arif berharap produk VCO selain menjaga kualitas, kuantitas tetapi juga perlu menjaga kontinuitas.
"Saya berharap peserta dapat mengakuti pelatihan itu dengan sepenuh hati, semoga dengan pelatihan ini akan menghidupkan kembali koperasi-koperasi yang ada di desa," tutup Saiful Arif. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)